Maulina Khartanti Sosok Perempuan Yang Dilantik Menjadi Reje Kampung Simpang Antara

J.PORANG

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:25 WIB

50881 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah. Baranewsaceh.co
Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abu Bakar, melantik sekaligus mengambil sumpah sebanyak 135 Reje Kampung terpilih hasil pemilihan Reje Kampung Serentak, yang di laksanakan pada tanggal 6 juni 2026 lalu.

Dari sekian banyak Reje kampung yang di lantik, terdapat salah seorang reje kampung perempuan yang bearasal dari desa Simpang Antara kecamatan Wih Pesam, kabuaten Bener Meriah.

Namanya Maulina Khartanti. Anak pertama dari pasangan almarhum Parno dan Jumiati yang merupakan penduduk desa Simpang Antara. Begitu juga dengan Maulina Khartanti. Lahir di desa Simpang Antara pada tanggal 13 November 1988. Saat ini Ia sudah berusia 38 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maulina Khartanti merupakan Alumni dari SMA Negeri binaan Bener Meriah. Kesehariannya selalu di sibukkan dengan profesinya sebagai ibu rumah tangga. Sedangkan suami tercinta adalah Edy Pratama, salah seorang petani kopi yang beralamat di desa setempat. Saat ini pasangan yang sudah berkenalan sejak masih duduk di bangku SMP, telah di karuniai tiga orang putra putri.

Saat di hubingi media ini via saluran telepon selulernya. Kamis ( 02/7/2026). Ia mengaku, tidak punya rencana untuk maju menjadi salah satu kandidat reje kampung di desa Simpang Antara, karena Ia sadar betul rival yang akan di hadapinya dalam pemilihan nanti bukanlah orang lain, melainkan adek kandingnya sendiri.

Proses demokrasi berubah, karena sampai batas akhir pendaftaran.belum ada satu kandidatpun yang bersedia maju untuk menjadi calon reje kampung di kampung Simpang Antara. Tentu dalam hal ini, aturan demokrasi tidak membenarkan, seorang kandidat harus bertarung melawan tong kosong.

Sadar akan hal tersebut, Maulina Khartanti kemudian memberanikan diri untuk maju dan mencalonkan diri, sebagai salah satu kandidat Reje dkampung di desa Simpang Antara.. Hasilnya berkat dukungan masyarakat dan kaum perempuan desa setempat. Maulina Khartanti berhasil unggul atas rivalnya, yang bukan orang lain, melainkan adek kandungnya sendiri, dengan perolehan suara 116 suara berbanding 111 suara. Dengan demikian Maulina Khartati unggul dalam pemilihan reje kampung di Simpang Antara.

Kepada media ini. Maulina Khartanti mengaku terkejut atas hasil pemilihan, karena sebagian besar masyarakat Simpang Antara memilih dirinya sebagai reje kampung. Namun Ia merasa optimis dengan semua itu. Karena Ia yakin dan mampu memimpin kampung Simpang Antara.

Ketika di tanya, apakah ada perasaan canggung ketika seorang perempuan di lantik menjadi seorang reje kampung ?. Dengan nada penuh bersahaja. Maulina Khartanti mengakui bahwa,” inllah saatnya perempuan tampil untuk berbuat” ketusnya.

Pasca dilantik dan diambil sumpah sebagai reje kampung Simpang Antara. Maulina Khartanti, mengaku, sejumlah tugas berat sudah menantinya. Adapun yang menjadi skala prioritas yang harus di kerjakan ialah perbaikan sarana dan prasarana air bersih. Selain itu kita akan melajutkan beberapa program kerja dari reje kampung terdahulu. Intinya kita akan berupaya untuk mensejahterakan masyarakat Simpang Antara. Jelasnya.

Menutup perbincangannya dengan media ini. Maulina Khartanti berharap dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat kampung Simpang Antara. Untuk kelangsungan pemerintahan desa, yang di pimpinnya. (Dani).

Berita Terkait

Banjir Belum Usai, Kelangkaan BBM Makin Menjerat Warga Gayo Lues: Sorotan Tajam pada Etika Pejabat
Operasi Besar Ditres Siber Polda Jabar Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Berbasis Aplikasi
BBM Kurang Atau Banyak Kendaraan Baru Hingga Harus Membeli Pertalit Hitam
Menembus Batas dari Gayo Lues: Syafira Sabet Perunggu Panjat Tebing O2SN Aceh
SMP Negeri 1 Bukit Gelar Prosesi Adat Penyerahan Murid Ku Tengku Guru
Pemberontakan Kegamangan Eksistensialis Manusia
Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan
Bener Meriah Raih 11 Medali Emas, 10 Medali Perak Dan 7 Medali Perunggu

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43 WIB

Tarmizi Age: Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Cukong, Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:23 WIB

USM Gelar FGD Peningkatan Tata Kelola Universitas untuk Capai IKU dan Wujudkan Kampus Berdampak

Berita Terbaru