King dan Queen FTV, Qausar dan Masayu Bawa Pulang Si Kembar Pulang ke Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 9 Februari 2024 - 15:01 WIB

50463 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Artis Nasional King dan Queen FTV Qausar Harta Yudana dan Masayu Clara bawa si kembar pulang ke Aceh sekaligus Tueng Dara Baro sebagai bentuk kencintaan terhadap adat dan budaya Aceh, Jum’at (09/02/2024).

Setelah tertunda hampir satu tahun lebih akhirnya King dan Queen FTV Qausar Harta Yudana dan Masayu Clara bisa melaksanakan tradisi adat dan budaya Aceh yang di sebut Tueng Dara Baro dalam hal ini yang paling special bisa melaksanakanya dengan kehadiran si kembar (Lam & Vee) buah hati mereka.

Masayu Clara menyampaikan sangat senang bisa datang ke Aceh apalagi ini kali pertamanya dia datang ke Aceh, bertemu dengan keluarga yang ada di Aceh antusias keramahan warga Aceh sangat luar biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Qausar sebagai caleg DPR RI dari partai PSI dapil 1 mengatakan kami baru saja roadshownya keliling kota kampanye dan Banda Aceh sebagai penghujung kampanye.

“Kebetulan beberapa hari lagi sudah menjadi minggu tenang pas banget kita sekalian melaksanakan acara adat tueng dara baro sebagai do’a menuju kesenayan aamiin,”, Ujarnya.

Tueng Dara Baro, salah satu rangkaian perkawinan atau dalam bahasa Indonesia, disebut nerima pengantin perempuan. Prosesi ini dilakukan setelah Intat Linto Baro atau mengantar pengantin laki-laki ke kediaman mempelai wanita.

 

Proses antar pengantin, keluarga mempelai wanita mereka wajib membawa seserahan balasan, seperti kue benulang, semah matuan dan temetek dan semua seserahan juga di tutup dengan kain kasab.

Ketika sudah sampai didepan rumah pengantin pria, rombongan di sambut dan dijemput oleh keluarga linto, keluarga mempelai pria membawa cerana sirih dan payung khas aceh. Kemudian dara baro di peusijuek dan dituntun menuju pelaminan, lalu kedua keluarga pengantin melakukan makan bersama, Setelah makan bersama kedua mempelai di peusijuek oleh para ibu.

Peusijuek adalah ritual untuk memohon keselamatan, ketentraman dan kebahagiaan dalam kehidupan rumah tangga.

Qausar mengatakan kami merasa kalau belum melakukan Tueng Dara Baro seperti ada yang kurang walaupun sudah mempunyai anak. karena saudara- saudara sudah pada nunggu di aceh, acara ini kan acara yang sangat sakral ada pesiejuk kalau belum di terima secara adat terasa seperti belum sah, setelah melaksanakannya kami merasa bahagia dan sangat senang.

Qausar menyampaikan ini adalah salah satu bukti kecintaan kami terhadap adat budaya Aceh, kami berharapan tradisi adat ini selalu di lestarikan kalau bisa sampai ke manca negara, kita kawatir seiring berkembangnya jaman sedikit demi sedikit adat dan budaya itu bisa tertinggal jika tidak kita lestarikan, kami sangat senang bisa melaksanakan Tueng Dara Baro.

Qausar mengatakan Pemilihan tanggal 8 karena bertepatan dengan isra miraj yang mana menadakan peristiwa yang sangat bersejarah dalam kehidupan manusia dipermukaan bumi ini, peristiwa perjalanan Rasulullah SAW.

Berita Terkait

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi
Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal
Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang
Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 02:32 WIB

Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru