KEPEDULIAN BOS GAM, PENGUSAHA SPBU BANTU KORBAN BANJIR PIDIE JAYA DENGAN 5.000 BUNGKUS NASI DAN 3 EKOR SAPI

ADMIN

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:45 WIB

50320 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARANEWS | PIDIE – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, khususnya Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, menggugah kepedulian banyak pihak. Di tengah situasi musibah yang melanda tanah Rencong, Muhammad Ridha, pengusaha SPBU Paru di Pidie Jaya yang akrab disapa Bos Gam, Tergerak nalurinya memberikan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada Aceh yang terdampak.

Bos Gam menyalurkan berbagai kebutuhan mendesak untuk korban banjir, mulai dari bahan pokok sehari-hari hingga perlengkapan untuk ibadah. Bantuan yang diberikan di antaranya berupa beras, air mineral, minyak goreng, telur, mi instan, serta nasi bungkus siap saji. Tak hanya itu, ia juga memotong tiga ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak banjir di Pidie dan Pidie Jaya.

Pada malam pertama banjir, Bos Gam bersama tim relawan terjun langsung mengevakuasi warga di sejumlah gampong, seperti Adan, Jumphoh, Jurong Bale, dan Aron Kembang Tanjong. Di enam desa tersebut, bantuan masa panik disalurkan dari rumah ke rumah tanpa memandang akses yang sulit. Lorong-lorong sempit hingga gang buntu tetap dilalui demi memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang sedang di Landa musibah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain bantuan pangan, Bos Gam juga memfokuskan kepeduliannya pada pemenuhan kebutuhan ibadah dan sandang masyarakat. Ia menyalurkan sajadah, Al-Qur’an, mukena, serta kain sarung, terutama untuk ibu-ibu dan keluarga yang kehilangan perlengkapan ibadah akibat terendam banjir.

“Minimal, saudara-saudara kita bisa kembali beribadah dengan layak meski dalam kondisi sulit,” ujarnya.

Kepedulian Bos Gam semakin kuat karena Pidie Jaya merupakan kampung halaman sang istri. Di daerah ini, ia membagikan sedikitnya 5.000 bungkus nasi siap saji, yang disalurkan secara merata hingga ke pelosok lorong dan permukiman padat penduduk. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut mungkin tidak besar nilainya, namun diharapkan mampu meringankan beban warga yang sedang tertimpa musibah.

Pengusaha muda yang bernama asli Muhammad Ridha ini dikenal masyarakat dengan panggilan Bos Gam, sebuah sebutan akrab yang berarti “Dek Gam” dan telah melekat sebagai identitas sosialnya. Kepeduliannya terhadap kemanusiaan tidak berhenti di Pidie dan Pidie Jaya.

Setelah menerima kabar bahwa warga Aceh Tamiang mulai kembali ke rumah masing-masing meski masih dipenuhi lumpur pascabanjir, Bos Gam kembali tergerak. Ia kini tengah mempersiapkan bantuan lanjutan berupa sepatu karet, alas tidur, kelambu, air bersih, serta peralatan kebersihan seperti sapu dan alat pel untuk membantu warga membersihkan rumah mereka.

Dalam waktu dekat, Bos Gam berencana berangkat ke Aceh Tamiang bersama tim relawan dan menetap selama sekitar satu pekan guna membantu proses pemulihan masyarakat setempat. Ia juga tengah mencari lokasi dapur umum di kawasan Langsa untuk menyiapkan nasi siap saji, mengingat keterbatasan jarak jika makanan dimasak dari Pidie.

“Tidak ada kebahagiaan bagi kami jika saudara-saudara kita belum bisa bangkit seperti sediakala. Walau kecil, bantuan yang ikhlas insya Allah bermakna,” tutur Bos Gam.

Ia berharap seluruh persiapan penyaluran bantuan ke Aceh Tamiang dapat berjalan lancar dan mendapat kemudahan. Kepedulian ini menjadi cerminan solidaritas masyarakat Aceh yang terus terjaga di tengah ujian bencana hidrometeorologi.

Berita Terkait

Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Bea Cukai Banda Aceh Melalui Bea Cukai Peduli Resmikan Bantuan Sumur Bor untuk Dayah/Pesantren di Kabupaten Pidie Jaya
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
Universitas Serambi Mekkah Terjunkan 50 Mahasiswa Mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Beurawang, Pidie Jaya Aceh
BNPB Rampungkan Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Dirjen Sumber Daya Air Tinjau Penanganan Pascabencana di Krueng Meureudu, Pidie Jaya
Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya
Solidaritas Tanpa Batas: HMP–PAI UIN Ar-Raniry dan HMPS PAI UIN SMH Banten Bantu Korban Banjir Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:15 WIB

Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:45 WIB

Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:58 WIB

Pemkab Nagan Raya Kembali Raih Opini WTP ke-18 kali dari BPK-RI

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:45 WIB

Adi Maros Dorong Hilirisasi Gas South Andaman untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Maju

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:31 WIB

Kinerja Ekspor Produk Kopi Aceh: Transparansi Data Kepabeanan dan Tren Pergerakan Devisa Daerah

Senin, 1 Juni 2026 - 14:46 WIB

Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:53 WIB

Bahagia, Ketua IWOI Aceh Ciptakan Suasana Kebersamaan dan Kekeluargaan

Berita Terbaru