JASA Bireuen Ingatkan: “Stop Provokasi, Masyarakat Yang Sedang Dilanda Musibah Besar”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:19 WIB

50323 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen — Ketua JASA Bireuen, Tgk Muliadi SH, mengingatkan seluruh pihak agar lebih bijaksana dalam menyampaikan informasi di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri setelah banjir besar melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat selama hampir dua bulan terakhir.

Menurutnya, fase pascabencana saat ini merupakan masa yang sangat rawan munculnya polemik, mulai dari kekurangan pangan, kebutuhan rumah yang belum siap, hingga berbagai persoalan sosial lain yang muncul akibat kerusakan luas. Karena itu, ia meminta para tokoh gampong, aparatur desa, dan semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif maupun menimbulkan
keresahan di tengah masyarakat.

Tgk Muliadi menegaskan, bencana kali ini bukan bencana kecil yang bisa ditangani seketika. Kerusakan infrastrukur, kebutuhan bantuan logistik, dan perbaikan rumah warga membutuhkan waktu serta perencanaan matang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bencana besar, kerusakan menyeluruh. Proses pemulihan tidak segampang membalik telapak tangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa baik keuchik maupun bupati membutuhkan dukungan anggaran yang memadai untuk bergerak. Banyak program pemulihan sangat bergantung pada alokasi dana dari pemerintah pusat.
“Sekeras dan sehebat apa pun bupati dan keuchik bekerja, kalau anggarannya belum mencukupi, tetap sulit. Semua sangat tergantung pusat,” ujarnya.

Peringatan Terkait Isu Bantuan Logistik
Salah satu bentuk provokasi berbahaya, kata Tgk Muliadi, adalah mengajak warga datang dan menuntut bantuan ke BPBD dengan dalih bahwa “bantuan banyak dan semua masyarakat punya hak”.

Menurutnya, informasi seperti itu sangat berpotensi memicu kekacauan, kekecewaan, bahkan pertengkaran antarwarga.
“Ini bahaya. Bantuan itu terbatas dan diprioritaskan hanya untuk gampong yang benar-benar terdampak. Tidak semua desa punya jatah yang sama,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa distribusi bantuan sudah mengikuti standar, data, dan hasil verifikasi lapangan.

Tgk Muliadi berharap seluruh pemangku kebijakan—termasuk aparatur gampong, tokoh masyarakat, relawan, dan lembaga kemanusiaanbisa menjaga komunikasi publik secara baik dan tidak memanfaatkan keadaan untuk kepentingan pribadi, politik, atau kelompok.
“Saya mengajak para pihak jangan jadi provokator. Fokus kita adalah membantu korban, bukan membuat masalah baru,” katanya.
Ia menegaskan bahwa ketenangan masyarakat sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses bantuan dan pemulihan.

Berita Terkait

350 Hektare Sawah di Gandapura Terselamatkan dari Ancaman Gagal Panen, Respons Cepat Pemerintah Jadi Kunci
Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh
Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh
Salurkan Bantuan, Bea Cukai Lhokseumawe ke Gampong Teupin Raya
Dek Gam Tunjuk Wapres Persiraja Nahkodai PAN Bireuen
Rehab Rumah Ketua DPR Aceh Rp4,6 Miliar Dipersoalkan, JASA Bireuen: Tamparan Keras bagi Rakyat Miskin
Konflik Elite Menguat, JASA Makmur Bireuen Desak Mualem Copot Ketua DPRA
JASA Pandrah Minta Mualem Evaluasi dan Segera Ganti Ketua DPRA

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:16 WIB

Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:26 WIB

Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Raih Poin Tertinggi, Habibi Aceh Masuk Grand final AKSI Indonesia 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:32 WIB

Bupati Tarmizi: Habibi Menjadi Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:55 WIB

MUQ Aceh Selatan MoU Prodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir STAIN TDM

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:13 WIB

BPC HIPMI Abdya dan Perusahaan Muda Jaya Mandiri Syariah Berbagi Takjil untuk Ratusan Anak Yatim

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:33 WIB

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Syahriadi Nahkodai PGRI Bener Meriah Periode 2025–2030

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:41 WIB