slot preparation.lsrs.lu

JASA Bireuen Ingatkan: “Stop Provokasi, Masyarakat Yang Sedang Dilanda Musibah Besar”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:19 WIB

50389 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen — Ketua JASA Bireuen, Tgk Muliadi SH, mengingatkan seluruh pihak agar lebih bijaksana dalam menyampaikan informasi di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri setelah banjir besar melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat selama hampir dua bulan terakhir.

Menurutnya, fase pascabencana saat ini merupakan masa yang sangat rawan munculnya polemik, mulai dari kekurangan pangan, kebutuhan rumah yang belum siap, hingga berbagai persoalan sosial lain yang muncul akibat kerusakan luas. Karena itu, ia meminta para tokoh gampong, aparatur desa, dan semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif maupun menimbulkan
keresahan di tengah masyarakat.

Tgk Muliadi menegaskan, bencana kali ini bukan bencana kecil yang bisa ditangani seketika. Kerusakan infrastrukur, kebutuhan bantuan logistik, dan perbaikan rumah warga membutuhkan waktu serta perencanaan matang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bencana besar, kerusakan menyeluruh. Proses pemulihan tidak segampang membalik telapak tangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa baik keuchik maupun bupati membutuhkan dukungan anggaran yang memadai untuk bergerak. Banyak program pemulihan sangat bergantung pada alokasi dana dari pemerintah pusat.
“Sekeras dan sehebat apa pun bupati dan keuchik bekerja, kalau anggarannya belum mencukupi, tetap sulit. Semua sangat tergantung pusat,” ujarnya.

Peringatan Terkait Isu Bantuan Logistik
Salah satu bentuk provokasi berbahaya, kata Tgk Muliadi, adalah mengajak warga datang dan menuntut bantuan ke BPBD dengan dalih bahwa “bantuan banyak dan semua masyarakat punya hak”.

Menurutnya, informasi seperti itu sangat berpotensi memicu kekacauan, kekecewaan, bahkan pertengkaran antarwarga.
“Ini bahaya. Bantuan itu terbatas dan diprioritaskan hanya untuk gampong yang benar-benar terdampak. Tidak semua desa punya jatah yang sama,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa distribusi bantuan sudah mengikuti standar, data, dan hasil verifikasi lapangan.

Tgk Muliadi berharap seluruh pemangku kebijakan—termasuk aparatur gampong, tokoh masyarakat, relawan, dan lembaga kemanusiaanbisa menjaga komunikasi publik secara baik dan tidak memanfaatkan keadaan untuk kepentingan pribadi, politik, atau kelompok.
“Saya mengajak para pihak jangan jadi provokator. Fokus kita adalah membantu korban, bukan membuat masalah baru,” katanya.
Ia menegaskan bahwa ketenangan masyarakat sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses bantuan dan pemulihan.

Berita Terkait

Khanduri Turun Sawah Paya Supat, Kadistanbun Bangga Sawah Tadah Hujan Kini Dua Kali Panen
Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing
Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98
Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia
Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam
Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga
Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru