Menjawab situasi kekeringan KTNA Peudada sebut Pemerintah Terus hadir untuk Petani Peudada

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:23 WIB

50272 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peudada – Kontak Tani Nelayan Andalan Wilayah Peudada mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen, khususnya Dinas Pertanian dan Perkebunan, dalam mendukung sektor pertanian di Kecamatan Peudada di tengah tantangan musim kemarau.

Ketua KTNA Aiyuraddin (Pak Red) menyampaikan bahwa perhatian pemerintah terhadap petani tidak hanya sebatas wacana. Berbagai program telah direalisasikan, di antaranya pembangunan 11 unit Irigasi Perpompaan (IRPOM) di Kecamatan Peudada serta usulan penambahan 5 unit IRPOM untuk memperluas cakupan layanan irigasi ke wilayah yang masih mengalami keterbatasan air.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pemeliharaan jaringan irigasi agar aliran air menuju areal persawahan tetap berfungsi dengan baik. Saat ini juga sedang berlangsung pekerjaan peningkatan jaringan Irigasi Aneuk Gajah Rhet, yang diharapkan mampu meningkatkan pelayanan air irigasi bagi lahan pertanian di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berbagai program ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Pembangunan IRPOM, pemeliharaan saluran irigasi, hingga peningkatan jaringan Irigasi Aneuk Gajah Rhet menunjukkan adanya komitmen yang terus dilakukan untuk membantu petani,” ujar Ketua KTNA

Ayuraddin (Pak Red) juga mengakui bahwa perhatian pemerintah terhadap petani di Peudada terus terlihat melalui berbagai program yang telah dilaksanakan.

“Kami sebagai petani merasakan adanya perhatian pemerintah. Sudah ada 11 unit IRPOM yang hampir selesai dibangun, juga ada usulan 5 unit tambahan, saluran irigasi juga terus dipelihara, dan sekarang sedang dikerjakan peningkatan Irigasi Aneuk Gajah Rhet. Kami berharap seluruh program ini dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh petani,” ujar Pak Red.

Pak Red juga mengatakan akan terus memantau kinerja pemeritah dalam pembangunan sektor pertanian terkhusus wilayah peudada, sehingga peningkatan dan kesejahteraan petani di peudada bisa terus tumbuh berkembang.

Menurutnya, usulan pembangunan sumur bor merupakan masukan yang baik sebagai pelengkap di lokasi-lokasi tertentu yang belum terjangkau sumber air. Namun, ia berharap masyarakat juga melihat berbagai upaya nyata yang telah dilakukan pemerintah.

Pak Red mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah dan mengawal berbagai usulan pembangunan pertanian agar dapat direalisasikan. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Peudada semakin meningkat dan ketahanan pangan daerah dapat terjaga.

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Perintahkan Wapres Gibran Audit 32 Ribu korban BB
Diduga Minta Uang dan Kaitkan dengan Pemberitaan, Oknum Wartawan di Bireuen Disorot
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
TMI Bireuen Turun Tangan Klarifikasi Polemik Program CSB, OPLAH dan IRPOM: Kelompok Tani Bantah Sejumlah Pemberitaan
PB HIMABIR: Program Cetak Sawah, Penantian Lama Dari Petani Bireuen
Polres Bireuen Gagalkan Peredaran 10,6 Kg Sabu, 2 Tersangka Ditangkap di Muara Batu Aceh Utara
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru