Jaringan Aneuk Syuhada (JASA) Soroti APBA “Siluman” di Tengah Bencana Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:57 WIB

50665 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen —Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabupaten Bireuen melontarkan kritik keras dan terbuka terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026. Kritik tersebut disampaikan menyusul disahkannya berbagai kebijakan anggaran yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, terutama di saat Aceh masih bergelut dengan dampak bencana.

Ketua JASA Bireuen, Tgk Muliadi, SH, menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap para wakil rakyat yang dinilai gagal menjalankan mandat moral dan politik yang diberikan masyarakat.
“Anggota DPRA dari daerah pemilihan tidak lagi mencerminkan suara rakyat, yang terlihat justru pembiaran terhadap anggaran-anggaran siluman yang tidak sensitif dan menyakiti hati masyarakat korban bencana,” tegas Tgk Muliadi, Minggu (1/2/2026).
Lebih lanjut, Tgk Muliadi mengaku kecewa secara pribadi terhadap anggota DPR-Aceh yang selama ini dianggap sebagai kebanggaan masyarakat khususnya dari Partai Aceh. Yakni Ceulangiek. Ia menuturkan bahwa harapan besar pernah disematkan kepada yang bersangkutan saat terpilih menjadi wakil rakyat.
“Dulu kami berharap, dengan terpilihnya Rusyidi Mukjhtar sapaan akrab Ceulangiek akan lahir suara tandingan di panggung parlemen, suara yang berani membela rakyat dan korban bencana. Namun setelah duduk sebagai anggota DPRA, yang kami lihat justru kebungkaman. Tidak bisa diandalkan,” ujar Tgk Muliadi dengan nada kecewa.

Menurutnya, di saat ribuan warga kehilangan rumah, penghidupan, dan masa depan akibat bencana, para elite justru sibuk mengamankan anggaran yang sarat kepentingan dan jauh dari nurani publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

JASA menilai belanja tersebut sebagai pemborosan brutal yang tidak memiliki urgensi nyata bagi rakyat.
“Rakyat butuh rumah, bantuan, dan pemulihan ekonomi. Yang mereka dapat justru pencitraan. Ini bukan sekedar salah prioritas, tapi bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan publik,” ujar Tgk Muliadi kepada media
Kritik paling pedas diarahkan pada anggaran rehabilitasi rumah dinas DPR-Aceh yang mencapai Rp,50 miliar. Di saat rumah-rumah warga rusak parah dan belum tersentuh bantuan dengan layak, negara justru mengucurkan dana besar demi kenyamanan elite politik.
“Rumah rakyat hancur, dapur tidak mengepul, tapi yang direhab justru rumah dinas pejabat. Ini ironi kejam dan tamparan keras bagi nurani publik Aceh,” katanya.

Tgk Muliadi menegaskan, kebijakan APBA tersebut menunjukkan semakin jauhnya arah pembangunan dari cita-cita keadilan sosial. Anggaran dinilai lebih menguntungkan segelintir elite, sementara korban bencana dibiarkan bertahan sendiri.
Atas kondisi itu, JASA Bireuen mendesak evaluasi menyeluruh terhadap APBA serta meminta anggota DPRA dari daerah pemilihan terkait bertanggung jawab secara moral dan politik atas anggaran yang telah mereka setujui.
“Jika wakil rakyat terus menutup mata dan telinga, jangan salahkan rakyat bila kepercayaan runtuh. Wakil rakyat seharusnya berdiri di barisan rakyat, bukan bersembunyi di balik angka-angka anggaran,” tutup Tgk Muliadi.

Berita Terkait

Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru
Pasacsarjana Umuslim Yudisium 147 lulusan Angkatan V
JASA Bireuen Dukung Penuh Pergub JKA 2026: Bukti Keberpihakan Pemerintah Aceh kepada Rakyat
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Pendampingan Industri Hasil Tembakau Lewat Customs Visit Customer di Bireuen
Iswahyudi Terima SK DPP PAN, Konsolidasi Politik PAN Bireuen Diperkuat Jelang Agenda Strategis Daerah
350 Hektare Sawah di Gandapura Terselamatkan dari Ancaman Gagal Panen, Respons Cepat Pemerintah Jadi Kunci
Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh
Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:39 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:08 WIB

Hery Yanda Ketua Komisi 1 DPRK Nagan Raya.Dukung Penuh Investasi Rp200 Triliun, Minta Oknum Luar Tak Giring Opini Negatif Kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:52 WIB

Fraksi Partai GOLKAR Apresiasi Bupati TRK, ajak Masyarakat Dukung Investasi Rp 200 Triliun

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

*Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026, BRN: Jawaban atas Kerinduan Masyarakat*

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:05 WIB

Luar Biasa Bupati Nagan Raya TRK. Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun. RAPI Nagan Raya Berikan Apresiasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:02 WIB

Luar Biasa Bupati Nagan Raya TRK. Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun DPC APDESI Aceh Berikan Apresiasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:08 WIB

DPD APDESI Aceh Apresiasi Bupati Nagan Raya TRK Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Berita Terbaru

ACEH TENGAH

IKA SMA Negeri 1 Takengon Bekali Alumni 2026 Kuliah S-1 ke Turki

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:42 WIB