slot preparation.lsrs.lu

Jalan Gampong Pulo Kambing & Limau Purut Berlubang, Siapa Harus Bertanggung Jawab

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 14 Juli 2024 - 23:39 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Selatan – Pulo Kambing merupakan salah satu Gampong yang ada di Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, provinsi Aceh, Indonesia.

Di Gampong Pulo Kambing sendiri terdapat jalan yang rusak kondisinya sangat memperihatinkan. Ruas jalan tersebut akses masyarakat yang menghubungkan Kecamatan Kluet Utara dan Kecamatan Kluet Tengah di kabupaten Aceh Selatan. Kondisi jalan tersebut tidak hanya terjadi di Gampong Pulo Kambing akan tetapi terjadi juga di Gampong tetangga Gampong Limau Purut terlihat jalan yang berlubang yang panjang sekitar 2 kilometer.

Terlebih pada musim hujan tiba jalan yang berlubang tersebut di genangi air hujan sehingga menyebabkan jalan yang berlubang tidak terlihat apalagi pada saat malam hari tiba masyarakat yang melintasinya tidak tahu karena di tutupi oleh air hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak jarang masyarakat yang melintasinya hampir jatuh melewati jalan tersebut.

Masyarakat setempat mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang yang ada di Gampong Pulo Kambing dan Gampong Limau Purut, seakan pemerintah Aceh Selatan seakan tutup mata dan tutup telinga tidak menghiraukan kondisi permasalahan jalan yang berlubang, karena sudah lama sekali jalan Gampong Pulo Kambing dan jalan Gampong Limau Purut di biarkan begitu saja.

Salah satu masyarakat turut menyoroti jalan yang berlubang tersebut.

” beberapa akibat yang akan terjadi kalau aspal atau jalan rusak.
Misalnya membuat jalan yang rusak khusus nya kendaraan kita sendiri, ban kendaraan kita bocor, ataupun bagian lainnya, sehingga kita perlu biaya dan untuk memperbaikinya.

Terus jalan rusak tersebut banyak jadi penyebab masyarakat kecelakaan gara – gara ngerem mendadak karena menghindari lubang jadi untuk itu diperlukan perbaikan. Ujar Nur Aslamiah ( 10/07/2024)

” Harapan saya aspal ataupun jalan yang sudah rusak dan berlubang itu agar diperbaiki dan dipelihara secara berkala, misalnya penggantian lapisan aspal yang sudah lama rusak aspal sudah retak atau lubang kecil akan menjadi masalah semakin besar kalau tidak diperbaiki secepatnya, terus hal itupun perlu ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat sendiri.” Imbuhnya

Regulasi pemerintah kabupaten Aceh Selatan harus memperhatikan keluhan masyarakat khususnya kecamatan Kluet Utara dimana banyak jalan yang berlubang yang harus di perhatikan karena jalan yang berlubang tersebut menyebabkan masyarakat tidak nyaman apabila masyarakat melintasinya bahkan apabila jalan tersebut tergenang oleh air hujan yang turun membuat jalan berlubang ketika malam hari banyak masyarakat hampir kecelakaan di buatnya karena jalan berlubang di Gampong Pulo Kambing dan Gampong Limau Purut Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan.

” Suara yang kami berikan percuma saja, kami hanya meminta jalan ini harus di perbaiki saja cuma itu saja, apakah ini balasannya setelah suara kami sudah kami berikan seakan lupa begitu saja.” Ujar aktifis muda, Mawi perihal jalan yang berlubang bahkan kami sering menimbun dengan pasir untuk menutupi jalan yang rusak itu.”

Mungkin di daerah ini suara memilih calon bupati kemarin sedikit memilih Beliau oleh karena itu, di daerah ini di biarkan begitu saja.” Imbuhnya lagi

Oleh Syahrul Amin, S. Sos

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Dua Pelajar Tewas dalam Tabrakan di Jalan Nasional Tapaktuan-Subulussalam
HAMAS Dukung Perjuangan Masyarakat Trumon, T. Ridwansyah Kecam Keras Tindakan BKSDA
Excavator Hitachi Disita di Lokasi Dugaan Perambahan Kawasan SM Rawa Singkil Aceh Selatan
Masyarakat Kecamatan Samadua Tegaskan Sikap Tolak Aktivitas Perusahaan Tambang, Desak Pemerintah Batalkan Rekomendasi dan Izin
Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua
Tambang Emas Ilegal Aceh Selatan Menggila, Puluhan Alat Berat Diduga Beroperasi di Bawah Bayang-Bayang Setoran
Perempuan di Aceh Selatan Alami Patah Kaki Akibat Diinjak Gajah Liar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:28 WIB

Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh

Berita Terbaru