slot preparation.lsrs.lu

Khanduri Turun Sawah Paya Supat, Kadistanbun Bangga Sawah Tadah Hujan Kini Dua Kali Panen

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 03:51 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Suasana penuh kebersamaan dan antusiasme mewarnai pelaksanaan Khanduri Turun Sawah di Gampong Paya Supat, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (31/10/2026). Masyarakat yang hadir tumpah ruah menjadi bukti tingginya semangat dan kepedulian warga terhadap sektor pertanian.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Bireuen, Mulyadi, SE., MM., Camat Gandapura Birul Walidin, S.STP, M.Ec.Dev, Analis Lahan dan Irigasi Pertanian Muhammad Kasem, SP., rombongan Dinas Pertanian, Ketua Apdesi Gandapura, BPP Gandapura serta para penyuluh pertanian.

Dalam kesempatan itu, Mulyadi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap masyarakat Paya Supat yang mampu mengembangkan pertanian meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, khususnya dalam hal pengairan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Segala bantuan yang diberikan pemerintah merupakan bagian dari tanggung jawab kami terhadap petani. Saya sangat bangga melihat semangat masyarakat dan petani Paya Supat. Hebat masyarakat Paya Supat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen selalu terbuka bagi petani. Masyarakat dipersilakan menyampaikan aspirasi, keluhan maupun kebutuhan terkait pertanian agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Jangan sungkan datang ke Dinas Pertanian. Pintu kami terbuka untuk petani. Kalau ada persoalan di sawah, kebutuhan alat pertanian, masalah pengairan atau kendala lainnya, silakan sampaikan. Kita bicarakan bersama dan kita cari jalan keluarnya sesuai kemampuan serta program yang tersedia,” pesannya.

Menurut Mulyadi, komunikasi antara petani, pemerintah gampong, penyuluh dan Dinas Pertanian sangat penting agar kebutuhan di lapangan dapat diketahui dan ditindaklanjuti.

*Dari Sawah Tadah Hujan Menjadi Produktif Dua Kali Tanam*

Keuchik Gampong Paya Supat, Muhammad Husen, menyampaikan bahwa Gampong Paya Supat memiliki luas areal persawahan sekitar 50 hektare. Sebelum 2019, sebagian besar lahan masih berstatus tadah hujan dan sangat bergantung pada curah hujan.

Namun, berkat dukungan dana desa, partisipasi masyarakat dan bantuan Dinas Pertanian, kini lahan tersebut berkembang menjadi sawah produktif yang mampu ditanami dua kali dalam setahun.

Salah satu pendukung keberhasilan tersebut adalah keberadaan sekitar 20 unit sumur bor yang menggunakan tenaga listrik. Sumur bor dibangun melalui dana desa dengan tambahan dukungan dari Dinas Pertanian.

Meskipun mayoritas petani masih mengandalkan sumur bor untuk pengairan, mereka mampu mengoptimalkan lahan sehingga tetap dapat melaksanakan dua kali musim tanam setiap tahun.

Pada tahun 2026, Gampong Paya Supat telah mendapatkan sejumlah bantuan dari Dinas Pertanian, meliputi traktor, Jalan Usaha Tani (JUT) rabat beton dan sumur bor.

*14 Hektare Disiapkan untuk Rencana Penerapan Teknik Penanaman Baru*

Dari total 50 hektare lahan persawahan, sebanyak 14 hektare direncanakan untuk penerapan teknik penanaman PM AAS pada musim tanam yang akan datang. Sementara itu, 36 hektare lainnya direncanakan tetap menggunakan pola penanaman normal.

Rencana tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas dan hasil pertanian di Gampong Paya Supat.

Kadistanbun Bireuen berharap semangat, kekompakan dan gotong royong masyarakat terus dipertahankan. Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh bantuan pemerintah, tetapi juga kemauan dan kesungguhan petani dalam mengelola lahan.

Khanduri Turun Sawah ini bukan sekadar tradisi menyambut musim tanam, melainkan juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara petani, pemerintah gampong dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan pertanian serta menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Bireuen.

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing
Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98
Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia
Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam
Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga
Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani
Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Selasa, 3 November 2026 - 01:12 WIB

Kapolsek Bambel Kunjungi Warga Peduli Pengangguran di Lawe Sumur

Selasa, 3 November 2026 - 01:07 WIB

Kapolsek Bambel Gelar Subuh Keliling, Serap Aspirasi dan Informasi dari Warga

Senin, 2 November 2026 - 23:48 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Darul Hasanah Gelar Patroli Dialogis dan Edukasi Warga di Rambung Jaya

Berita Terbaru