HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:53 WIB

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau langsung progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten Bireuen. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana sehingga petani dapat segera memulai aktivitas turun sawah sesuai target yang telah ditetapkan.

Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Gampong Bayu, Kecamatan Peusangan, serta Gampong Barat Lanyan, Gampong Kambuk, Pante Ranub, Bugak Krueng, dan Pulo Iboeh di Kecamatan Jangka.

Dalam peninjauan tersebut, Mulyadi melihat langsung berbagai pekerjaan rehabilitasi yang sedang dilaksanakan, di antaranya stripping atau pengupasan lahan, perbaikan saluran irigasi, pembangunan sumur bor, rehabilitasi saluran, serta pembersihan sedimentasi yang menghambat aliran air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program rehabilitasi ini mencakup total luas lahan sekitar 1.019 hektare. Pelaksanaannya menggunakan sistem swakelola Tipe 2 dengan melibatkan TNI sebagai pelaksana kegiatan.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kadistanbun Bireuen turut didampingi Pasiter Kodim 0111/Bireuen, Babinsa, serta mitra TNI yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi.

Mulyadi menegaskan bahwa percepatan pekerjaan menjadi perhatian utama agar seluruh tahapan rehabilitasi dapat diselesaikan tepat waktu. Hal ini penting untuk mendukung kesiapan lahan dan jaringan irigasi sehingga petani dapat segera melaksanakan kegiatan turun sawah.

“Pekerjaan ini perlu dipercepat agar target awal November 2026 petani sudah dapat turun sawah bisa tercapai. Kesiapan lahan dan saluran air sangat menentukan kelancaran kegiatan pertanian,” menjadi penekanan dalam peninjauan tersebut.

Selain memantau progres fisik pekerjaan, Mulyadi juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para petani di Gampong Kambuk, Kecamatan Jangka, untuk menyerap aspirasi dan mengetahui berbagai kebutuhan serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Dialog tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pelaksanaan rehabilitasi benar-benar menjawab kebutuhan petani, khususnya terkait ketersediaan air, kondisi saluran irigasi, dan kesiapan lahan untuk musim tanam berikutnya.

Percepatan rehabilitasi juga berkaitan dengan rencana penutupan pintu air pada Januari 2027 untuk pelaksanaan perbaikan irigasi dan jaringan Pante Lhong II. Oleh karena itu, pekerjaan rehabilitasi perlu diselesaikan sesuai jadwal agar tidak mengganggu rencana tanam dan aktivitas pertanian masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap rehabilitasi sawah dapat meningkatkan kesiapan lahan, memperlancar distribusi air irigasi, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat petani diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga lahan pertanian yang direhabilitasi dapat segera dimanfaatkan secara optimal.

Berita Terkait

Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga
Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani
Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh
Kapolres Bireuen Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Umbau Pengendara Tertib Utamakan Keselamatan
Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol
Dinas Pertanian Bireuen Tinjau Hasil Normalisasi Irigasi Pante Lhong II oleh BWS Sumatera I Aceh, Dukung Percepatan Musim Tanam
Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas
Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Warga Resah, Buaya Ganas Mulai Mengintai di Aliran Sungai Tamiang

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Aktivitas Santri Lumpuh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:43 WIB

110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Dibabat untuk Sawit: Ketika Papan Larangan Dicabut dan Hukum Diuji

Senin, 28 September 2026 - 19:27 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan di Aceh Tamiang Tak Bisa Dibiarkan, Hukum Harus Bongkar Siapa Bekingnya

Senin, 28 September 2026 - 18:59 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Diduga untuk Sawit, Satu Ekskavator Diamankan

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Jumat, 25 September 2026 - 01:38 WIB

Pemilik Mobil yang Terparkir di Jembatan Kuning Ditemukan Meninggal di Sungai

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Pasokan Ayam MBG di Aceh Tamiang Belum Berizin, Standar Higienis Dipertanyakan

Berita Terbaru