Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAQUA) Unimal berkolaborasi dengan KITA BISA, bergerak untuk membantu korban pascabanjir yang terdampak di Aceh Utara, khususnya di Kecamatan Sawang
Pasca Banjir 1 bulan 3 hari yang melanda Aceh Utara di Kecamatan Sawang terutama di 3 titik desa yaitu desa riseh teungoh, riseh baroh, paya rabo lhok telah meninggalkan banyak kerugian dan penderitaan bagi warga setempat. Banyak rumah yang telah hilang dan terendam lumpur sehingga susah untuk warga menempati rumahnya, sawah maupun ladang yang rusak, serta akses jalan yang terputus.
Dalam upaya membantu korban pasca banjir, HIMAQUA Unimal berkolaborasi dengan KITA BISA melakukan distribusi bantuan secara tepat di tangan masyarakat yang berada pada 3 titik desa yang terdampak pasca banjir. Bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan, air bersih, obat obatan, dan bahan pokok lainnya. Kegiatan pemulihan juga diarahkan pada aspek psikososial terutama kepada anak anak yang terdampak pasca bencana,
Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAQUA) Unimal melakukan kegiatan trauma healing melalui pendekatan edukatif dan partisipatif seperti permainan dan aktivitas belajar ringan, untuk membantu anak anak memulihkan rasa aman dan beraktivitas secara normal dipilih karena anak anak merupakan kelompok rentan yang kerap terdampak secara psikologis dalam situasi bencana.
Kegiatan dilakukan sederhana dan menyesuaikan dengan kondisi lapangan
“Kami berharap bantuan dan melakukan kegiatan trauma healing kepada anak anak masyarakat yang terdampak ini, dapat meringankan beban dan pikiran warga yang terdampak dan membantu mereka kembali bangkit untuk pulih ,” ujar Ketua HIMAQUA, Muhammad Deni Setiawan




































