Hadiri Peresmian Pura Lokha Wira Widya, Ini yang Disampaikan Ketua PH PHDI Provinsi Jabar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 29 Januari 2024 - 17:59 WIB

50577 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Ketua PH PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen (Purn) I Made Riawan, S.Psi, M.I.P memberikan sambutan pada peresmian Pura Lokha Wira Widya, Di Pusdikif – Pussenif Cipatat, Senin (29 Januari 2024).

Tempat ibadah berupa Pura yang diresmikan ini diperuntukan kepada umat hindu yang bertugas di jajaran Pusdikif dan Pussenif dan Umat Hindu yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Peresmian ditandai dengan Penerimaan oleh Koordinator Acara dalam hal ini adalah Dandenma Pusdikif, Letkol Inf Ida Wayan Keniten dilanjutkan dengan Pemotongan Pita di depan pintu/gapura utama pura serta Penjelasan tentang pembangunan pura dari Koordinator dilanjutkan masuk menuju ke Pelataran Pendopo Pura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian acara dilanjutkan dengan beberapa sambutan yaitu dari Ketua PH PHDI Provinsi Jawa Barat dan sambutan dari Komandan Pussenif dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Komandan Pussenif serta pembacaan do’a oleh Pinandita I Gusti Made Arya.

Ketua PH PHDI Provinsi Jawa Barat dalam sambutannya menyampaikan, Umat hindu di jajaran Pusdikif & Pussenif bersyukur atas terwujudnya Impian, untuk memiliki tempat ibadah yang layak bagi Umat Hindu.

“Dengan penuh rasa syukur, telah diresmikan oleh Danpussenif tempat ibadah ini sebagai tempat yang suci dengan penuh Anugerah,” ujarnya melalui keterangannya, Senin (29/1).

Lanjutnya, tempat ini bukan hanya sebagai bangunan, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan, kecintaan dan kerukunan umat beragama yang berada di lingkungan Pussenif dan Pusdikif secara khusus, namun secara umum untuk umat hindu yang berada di wilayah kabupaten Bandung Barat dan Provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, mari kita umat hindu di jajaran Pussenif dan Pusdikif berjanji dan bertekad untuk menjaga ketertiban, kebersihan dan kerapihan tempat ibadah ini.

“Mari kita jadikan tempat ini sebagai tempat yang memancarkan cahaya kebaikan, kedamaian, dan kasih sayang kepada sesama. Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan kepada Komandan Pussenif dan jajarannya, serta kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan tempat ibadah ini, baik berupa sumbangan materi, tenaga, maupun do’a,” imbuhnya.

Kemudian Komandan Pussenif dalam sambutannya menyampaikan selaku pribadi dan Komandan Pussenif, Saya ucapkan terimakasih kepada Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, S.Psi, M.I.P beserta semua pihak yang mendorong pembangunan Pura Lokha Wira Widya ini.

“Pura ini adalah salah satu bukti adanya toleransi antar umat beragama sehingga atas kerjasama dan saling tolong menolong pura ini dapat berdiri dengan megah di hadapan kita.

Pembangunan pura ini bertujuan untuk menyediakan tempat ibadah bagi umat hindu dalam melaksanakan ibadah, sedangkan fungsi pura ini adalah sebagai tempat untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta seluruh manifestasinya dan juga sebagai tempat memuja roh suci leluhur dengan berbagai macam tingkatannya.

Pura ini dapat digunakan oleh umat hindu yang berasal dari organik Pusdikif Pussenif dan Siswa yang sedang melaksanakan pendidikan serta warga yang beragama hindu di sekitar Desa Cipatat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada pencipta-nya.

Umat hindu dapat membentuk karakter dan moral serta spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing oleh karena itu akan berdampak kepada keselarasan, keseimbangan, keserasian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Kegiatan peresmian Pura Lokha Wira Widya di Pusdikif Pussenif Cipatat Bandung, dihadiri oleh Komandan Pussenif, Letjen TNI Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S, M.A dan Wakil Komandan Pussenif, Mayjend TNI Totok Nurwanto, S.IP, M.Si, beserta Pejabat Utama Jajaran Pussenif serta Komandan Pusdikif, Brigjen TNI Indra Heri, S.E beserta Pejabat Utama Jajaran Pusdikif. Hadir pula Ibu Ketua Persit & Wakil Ketua KCK PCBS Pussenif beserta Pengurus Persit, Ketua Persit Cabang VI Pusdikif PCBS Pussenif beserta pengurus Persit di Jajarannya, Dandim 0609/Cimahi, Kapolres Cimahi, Danramil 0905/Cipatat, Kapolsek Cipatat, Camat Cipatat, Kades Cipatat, Umat Hindu Pusdikif/Pussenif dan Pengurus PHDI Provinsi Jawa Barat. (Red).

Berita Terkait

Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
Jelang HUT Ke-81 RI, Drumband SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon Intensif Berlatih
Tujuh Kantor Pemerintah di Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Pemotongan Dana Desa
PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya
Listrik Gayo Lues Berulang Kali Padam, Alarm Keras atas Rapuhnya Infrastruktur Kelistrikan
Satresnarkoba Polres Bener Meriah Amankan Sorang Pria Dengan 29 Paket Sabu dan 70 Gram Ganja

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru