Gunung Marapi Erupsi Setinggi 1 Km, PVMBG Imbau Warga Waspada Lahar Dingin dan Abu Vulkanik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 16:49 WIB

50384 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam / Tanah Datar – Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali erupsi. Letusan terjadi pada Sabtu (20/9/2025) pukul 16.24 WIB dengan kolom abu setinggi 1.000 meter atau 1 kilometer di atas puncak gunung.

Kepala PVMBG Hadi Wijaya menyebut erupsi tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang satu pekan terakhir. Ia mengatakan Gunung Marapi menunjukkan peningkatan aktivitas signifikan, sehingga tetap berada pada status Level II (Waspada).

“Gunung Marapi dalam satu minggu terakhir mengalami erupsi. Dan Sabtu kemarin merupakan yang tertinggi. Maka statusnya tetap di Level II atau Waspada,” ujar Hadi dalam siaran Pro3 RRI, Minggu (21/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erupsi gunung yang terjadi saat musim hujan ini juga meningkatkan risiko banjir lahar dingin. Hadi mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi agar siaga dan tidak beraktivitas di daerah rawan terdampak.

“Kami khawatir terjadinya lahar dingin. Jadi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai harus ekstra waspada, apalagi saat hujan deras,” katanya.

PVMBG juga meminta masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah. Berdasarkan pengamatan seismik, aktivitas vulkanik terus meningkat dengan catatan 21 kali gempa harmonik serta tremor low frequency yang mengindikasikan pergerakan material ke permukaan.

“Data seismik menunjukkan aktivitas permukaan sudah mulai bergerak. Karena itu, penting untuk mematuhi semua rekomendasi PVMBG,” tegas Hadi.

Selain ancaman lahar dan letusan, Hadi mengingatkan bahwa abu vulkanik dari erupsi Marapi juga berbahaya. Abu panas dan kerikil bisa melukai jika mengenai tubuh secara langsung, serta dapat menyebabkan gangguan kesehatan pernapasan.

“Abu tidak hanya mengganggu jarak pandang, tapi juga berisiko menyebabkan gangguan pernapasan (ISPA). Kami imbau warga menggunakan masker bila terjadi hujan abu,” ujarnya.

Kondisi ini telah dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Hadi memastikan tim pemantauan akan terus siaga 24 jam untuk memantau pergerakan tremor maupun potensi erupsi lanjutan.

PVMBG juga meminta seluruh pihak untuk tetap tenang, tidak panik, namun disiplin mengikuti arahan resmi. Bagi warga yang berada di sekitar kaki Gunung Marapi, kewaspadaan ekstra perlu dilakukan demi keselamatan bersama.

Gunung Marapi merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, Marapi kerap mengalami letusan kecil hingga sedang, namun tetap menyimpan potensi bahaya besar jika tidak direspons dengan baik.

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Desa Lumban Tua Aceh Tenggara, Tidak Ada Korban Jiwa
Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan
Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah di Desa Batu Bulan I Aceh Tenggara, 39 Jiwa Terdampak
Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Membumbung
Kebakaran Hebat Landa Desa Kute Bakti, 13 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Warga Agusen, Damkar Serta Relawan Bangun Kembali  Jembatan Gantung 
Uji Nyali di Atas Kabel, Kepala Dinas Damkar Gayo Lues Pastikan Jembatan Sementara Rampung 2 Hari
Dua Oknum Pejabat Sempat Diamankan Terkait Judol, Bupati Gayo Lues Diminta Berikan Penjelasan 

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru