HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Desa Lumban Tua Aceh Tenggara, Tidak Ada Korban Jiwa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:33 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di Desa Lumban Tua, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (18/7/2026) pagi. Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Aceh Tenggara, api mulai melalap rumah warga sekitar pukul 10.30 WIB. Petugas Damkar BPBD yang menerima informasi dari masyarakat segera bergerak ke lokasi, dibantu tim Reaksi Cepat dan warga setempat untuk proses pemadaman.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan serta hasil asesmen awal tim BPBD, api berasal dari rumah semi permanen milik Albet Siregar. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah di sebelahnya yang merupakan milik Amanda Mangunson, karena letak kedua rumah berdempetan dan berbagi satu dinding pembatas. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif, dengan pengerahan lima unit armada pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dikuasai petugas pada pukul 10.45 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan satu unit rumah mengalami rusak berat dan satu unit lainnya rusak ringan. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Total dua kepala keluarga, dengan 14 jiwa, terdampak langsung oleh kebakaran ini. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh aparat yang berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya tindak lanjut yang telah dilakukan antara lain pemadaman api, kajian cepat oleh petugas BPBD, pendataan kerugian, serta monitoring untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Proses pendataan dan dokumentasi juga terus dilakukan oleh petugas di lapangan. Kondisi mutakhir, situasi di lokasi telah dinyatakan kondusif, sementara pihak BPBD terus melakukan koordinasi terkait penanganan pascakebakaran.

BPBD Aceh Tenggara mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada kawasan pemukiman padat dan bangunan berdempetan. Langkah antisipasi dan pelaporan cepat diharapkan mampu meminimalkan kerugian dalam peristiwa serupa di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan PJU Polres Laksanakan Sholat Jumat Keliling
Perkuat Implementasi Program Prioritas Kapolri, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sosialisasi Commander Wish Bersama Waka Polres
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Serap Aspirasi Lewat Reses III 2026, Wakil Ketua DPR Aceh H. Ali Basrah Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Banjir di Bambel
Asap Karhutla Jadi Peringatan Bersama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Kebakaran
Tiga Desa di Aceh Tenggara Gagal Ikut Pilkades Serentak, Persiapan Panitia Dipertanyakan
Ancaman Asap Tebal di Atmosfer, BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada dan Kritik Lambatnya Penanganan Pemerintah
Respons Cepat Informasi Warga, Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Amankan Lima Pria dalam Pengungkapan Peredaran Sabu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru