Guncangan Beruntun Tiga Kali Gempa Melanda Gayo Lues, Warga Panik Berhamburan Keluar Gedung

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:06 WIB

50193 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, diguncang tiga kali gempa bumi secara beruntun pada Rabu (22/7/2026) siang, memicu kepanikan luas di tengah masyarakat dan menambah daftar panjang peristiwa kegempaan yang kerap melanda kawasan tengah Aceh. Gempa yang terjadi secara berurutan dalam rentang waktu singkat ini tidak saja dirasakan di Gayo Lues, namun juga mengguncang kawasan Aceh Tengah, Bener Meriah, hingga sejumlah wilayah lain di dataran tinggi Gayo.

Peristiwa itu bermula ketika lindu pertama bermagnitudo 3,7 mengguncang pada pukul 11.16 WIB, dengan pusat gempa berada 30 km Timur Laut Gayo Lues di kedalaman 10 kilometer. Getaran awal yang relatif dangkal ini segera terasa kuat di permukiman warga dan gedung-gedung publik, bahkan di Takengon—ibu kota Aceh Tengah—sejumlah warga yang tengah beraktivitas di dalam ruangan langsung berlarian keluar, menjauhi bangunan untuk menghindari ancaman runtuhan.

Tidak berselang lama, gempa kedua terjadi hanya dalam jeda waktu dua menit, tepatnya pukul 11.18 WIB. Kali ini kekuatan gempa tercatat meningkat menjadi magnitudo 4,8 dengan pusat gempa 21 km Timur Laut Gayo Lues dan kedalaman yang masih sama, yakni 10 km. Guncangan kedua ini semakin memperparah kepanikan, terutama bagi warga yang masih berada di luar gedung dan memantau kemungkinan gempa susulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guncangan terbesar justru terjadi saat BMKG memutakhirkan informasi tentang gempa ketiga di lokasi berdekatan, dengan magnitudo 5,6 pada pusat 41 km Timur Laut Gayo Lues, juga di kedalaman 10 km. Gempa yang terjadi secara bertubi-tubi dengan selang waktu sangat sempit ini membuat masyarakat semakin gelisah, terlebih mereka masih teringat sejarah gempa-gempa besar yang pernah memporak-porandakan wilayah ini beberapa tahun silam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam keterangannya menegaskan bahwa gempa bermagnitudo 5,6 tersebut tidak berpotensi tsunami, karena pusat gempa berada di darat dan kedalaman tergolong dangkal. Namun, peringatan tetap dikeluarkan agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang kerap menyertai rangkaian kejadian serupa di zona patahan aktif wilayah Gayo Lues dan sekitarnya.

Sejumlah warga, terutama di kawasan yang berdekatan dengan episentrum, mengaku merasakan getaran yang cukup kuat sehingga menyebabkan benda-benda di dalam rumah bergoyang dan beberapa peralatan jatuh. Meski demikian, hingga berita ini disusun, belum ada temuan atau laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa dari BPBD maupun aparat setempat.

Warga di kawasan rawan gempa diimbau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, tidak mudah terpancing isu atau informasi yang belum jelas sumbernya, serta selalu memantau perkembangan situasi melalui kanal resmi BMKG. Para pengguna jalan dan pekerja yang beraktivitas di gedung bertingkat atau wilayah lereng perbukitan juga diingatkan agar memperhatikan jalur evakuasi dan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan guncangan susulan.

Gayo Lues dan kawasan tengah Aceh memang dikenal sebagai wilayah yang berada pada jalur sesar aktif, sehingga potensi kegempaan selalu menjadi ancaman yang tak bisa diabaikan. Peristiwa gempa bumi beruntun ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat, akan vitalnya mitigasi bencana, kesiapan infrastruktur, serta edukasi berkelanjutan mengenai penanggulangan risiko kebencanaan. Ketangguhan masyarakat dan infrastruktur dalam menghadapi rangkaian gempa seperti hari ini menjadi ukuran seberapa siap daerah dalam menghadapi ancaman alam yang datang tanpa peringatan. (*)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
Asisten I Gayo Lues dr. Nevirizal Mundur Dari Jabatannya, Ini Alasannya
Kronologi Penggerebekan Oknum Kepala Desa Kendawi di Blangtenggulun: Berawal dari Ibu-Ibu Merujak, Satpol PP Amankan Dua Pelaku Selingkuh
Penggerebekan Oknum Kepala Desa di Gayo Lues Picu Kecaman, Warga Tuntut Penegakan Hukum Tegas
Jerigen BBM Subsidi di Rumah Anak Pejabat: Potret Masalah Telanjang di Gayo Lues
Viral Video Oknum Kepala Desa Diduga Digerebek Warga Bersama Seorang Perempuan di Blangtenggulun Gayo Lues
Video Viral Kritik Keras Warganet Terhadap Aksi Flexing Anak Pejabat di Tengah Derita Pascabencana Gayo Lues
Upaya Disiplin Personel, Propam Polres Gayo Lues Gelar Pemeriksaan Gaktibplin dan Tes Urine

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43 WIB

Tarmizi Age: Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Cukong, Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:23 WIB

USM Gelar FGD Peningkatan Tata Kelola Universitas untuk Capai IKU dan Wujudkan Kampus Berdampak

Berita Terbaru