HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Dua Dekade Persahabatan Abdul Mu’ti dan Malik Musa: Sinergi Dakwah dan Pendidikan untuk Aceh Berkemajuan

HS

- Redaksi

Selasa, 1 Juli 2025 - 16:06 WIB

50303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Dekade Persahabatan Abdul Mu’ti dan Malik Musa: Sinergi Dakwah dan Pendidikan untuk Aceh Berkemajuan

BANDA ACEH – Persahabatan yang dibangun di atas semangat dakwah dan pendidikan telah menjadi landasan kokoh bagi dua tokoh penting Muhammadiyah, yakni Prof. Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Dikdasmen, dan A. Malik Musa, S.H., M.Hum, Ketua PWM Aceh. Keduanya telah menjalin kolaborasi erat selama lebih dari dua dekade.

Kedekatan yang terjalin tidak hanya dalam ranah organisasi, tetapi juga meluas ke kerja-kerja nyata membangun pendidikan Islam yang moderat dan berkemajuan di Aceh. Dukungan Prof. Mu’ti terhadap inisiatif pendidikan yang digagas PWM Aceh menjadi energi besar bagi perkembangan sekolah-sekolah Muhammadiyah di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam setiap lawatannya ke Aceh, Prof. Mu’ti kerap menyampaikan apresiasi atas kerja keras PWM Aceh di bawah kepemimpinan Malik Musa. Ia menyebut Aceh sebagai daerah yang memiliki peran penting dalam peta pendidikan Muhammadiyah nasional, terutama dalam menjangkau daerah-daerah terpencil.

Sementara itu, Malik Musa menyampaikan bahwa peran Prof. Mu’ti dalam mendampingi, membimbing, dan memberi arahan telah menjadi kekuatan moral tersendiri bagi Muhammadiyah Aceh. Ia menyebut bahwa sinergi ini adalah kunci suksesnya program-program pendidikan dan pengkaderan yang berkelanjutan.

Pertemuan terakhir mereka di Banda Aceh berlangsung penuh kehangatan dan refleksi perjuangan bersama dalam dunia pendidikan. Keduanya menyampaikan harapan agar generasi muda Muhammadiyah terus melanjutkan estafet dakwah dan keilmuan dengan penuh integritas dan tanggung jawab sosial.

Prof. Mu’ti juga menekankan pentingnya pendidikan karakter yang seimbang antara ilmu pengetahuan, nilai Islam, dan kepekaan sosial. Ia menyebut Aceh sebagai contoh bagaimana Muhammadiyah mampu hadir menjawab kebutuhan masyarakat melalui jaringan amal usaha pendidikan.

Malik Musa menambahkan bahwa sinergi antara pusat dan wilayah adalah aset strategis yang harus terus dijaga. Menurutnya, Muhammadiyah bukan hanya organisasi, tetapi juga gerakan peradaban yang harus menyentuh semua lini kehidupan masyarakat, terutama pendidikan.

Persahabatan Abdul Mu’ti dan Malik Musa adalah cermin bahwa kolaborasi lintas waktu dan ruang dalam organisasi keumatan mampu melahirkan dampak besar bagi masa depan. Semangat mereka telah menginspirasi banyak kader muda untuk mengambil peran dalam membangun Aceh yang berilmu, Islami, dan berkemajuan.

Berita Terkait

Nagan Raya Raih Juara Harapan I Paviliun Kuliner Terbaik di ACF 2026
Kemenkum Aceh Resmi Tetapkan Kepengurusan Baru DPP Partai Nusantara Aceh Periode 2026-2031
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Aceh Siaga Menghadapi Ancaman Banjir dan Longsor
Masa Depan Dana Otsus Aceh Terancam, Pemerintah dan DPRA Didesak Ambil Langkah Strategis
Penanganan Bencana Aceh Dinilai Berlarut, Pemerintah Didesak Berikan Solusi Nyata
HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Polda Aceh Teguhkan Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Langkah Pertama di Kampus Biru, 910 Mahasiswa Baru USM Ikuti PKKMB 2026
Kapolda Aceh Ungkap Strategi Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana, 265 Titik Sumur Bor Dibangun untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 03:23 WIB

Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Rabu, 16 September 2026 - 03:09 WIB

Kepercayaan Menteri Nusron Wahid Terseret Kasus Korupsi Pengurusan HGB di Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 03:04 WIB

Kongkalingkong Izin HGB: KPK Ciduk Presdir Summarecon, Pejabat ATR/BPN, hingga Politisi

Selasa, 15 September 2026 - 20:31 WIB

Kejagung Sita 38 Aset Properti Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bernilai Rp846 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 20:13 WIB

KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar dalam Kasus Suap HGB Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 - 19:33 WIB

Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Ganti Rugi Roy Suryo Sebesar Rp5 Juta

Berita Terbaru