HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Adi Maros Dorong Hilirisasi Gas South Andaman untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Maju

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:45 WIB

50196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Wakil Ketua Umum Kadin Aceh Bidang BUMN dan BUMD, Adi Maros, S.H., mendukung langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), yang memperjuangkan agar gas dari Wilayah Kerja (WK) South Andaman diolah melalui fasilitas darat di Arun, Aceh.

Menurut Adi Maros, pengelolaan gas South Andaman harus dilihat sebagai peluang strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi Aceh melalui hilirisasi industri, peningkatan investasi, dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

“South Andaman merupakan salah satu penemuan gas terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini. Karena itu, pengelolaannya harus mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi Aceh sebagai daerah yang memiliki infrastruktur energi dan sejarah panjang dalam industri migas nasional,” ujar Adi Maros.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun dan berbagai fasilitas pendukung yang telah tersedia menjadi alasan kuat mengapa pengolahan gas di Aceh perlu dipertimbangkan secara serius. Selain mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi, langkah tersebut juga dapat menghidupkan kembali ekosistem industri yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi Aceh.

Menurutnya, kebijakan hilirisasi yang saat ini menjadi prioritas pemerintah pusat harus memberikan ruang yang lebih besar bagi daerah penghasil untuk menikmati manfaat ekonomi dari sumber daya alam yang dimiliki.

“Sudah saatnya Aceh tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil sumber daya alam, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan industri yang mampu menciptakan kesejahteraan dan daya saing ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Adi Maros menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Aceh, Kementerian ESDM, investor, BUMN, BUMD, dan pelaku usaha daerah sangat penting untuk memastikan proyek South Andaman berjalan optimal serta memberikan dampak ekonomi yang luas.

Ia juga berharap pengembangan proyek tersebut dapat membuka peluang keterlibatan dunia usaha lokal sehingga manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan oleh investor besar, tetapi juga oleh pengusaha dan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

“Kita membutuhkan model pembangunan yang berkeadilan. Ketika sumber daya alam Aceh dikelola, maka masyarakat Aceh harus menjadi bagian utama dari manfaat yang dihasilkan. Inilah semangat yang perlu terus diperjuangkan bersama,” tegasnya.

Sebagai representasi dunia usaha, Kadin Aceh memandang pengembangan South Andaman sebagai momentum penting untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah, memperkuat investasi, dan menjadikan Aceh sebagai salah satu pusat industri energi yang strategis di Indonesia.

“Jika dikelola dengan tepat, South Andaman bukan hanya proyek migas, tetapi dapat menjadi warisan pembangunan yang akan menggerakkan ekonomi Aceh selama puluhan tahun ke depan,” tutup Adi Maros.

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Keluarga Temukan Bekas Luka Tembak, Kematian Bharada Valdo di Markas Polairud Memicu Tuntutan Investigasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Darah di Markas Polairud: Tragedi Kematian Bharada Valdo yang Menyisakan Tanda Tanya Besar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:32 WIB

57.000 Orang Utan Kehilangan Habitat Akibat Karhutla, Kematian Massal Tak Tercatat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Aturan Pidana Baru, Sinergi Aparat Penegak Hukum di Tengah Tantangan Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Berita Terbaru

KABAR DUKA

Irjen Polisi Purnawirawan Napoleon Bonaparte Tutup Usia

Minggu, 18 Okt 2026 - 22:13 WIB