Kinerja Ekspor Produk Kopi Aceh: Transparansi Data Kepabeanan dan Tren Pergerakan Devisa Daerah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:31 WIB

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh mencatat pergerakan nilai devisa ekspor pada komoditas kopi yang dideclare Daerah Asal Barang Provinsi Aceh. Berdasarkan data kepabeanan periode Januari s.d. April 2026, akumulasi nilai devisa ekspor tercatat mencapai Rp440,99 miliar, mengalami penurunan dibanding periode yang sama pada tahun 2025 (Rp619,21 miliar) dan tahun 2024 (Rp925,67 miliar). Untuk Total Devisa Ekspor komoditas kopi dalam satu tahun penuh, pada tahun 2024 tercatat menembus Rp2,45 Triliun, sedangkan di tahun 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan yaitu total Rp1,21 Triliun.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh menyampaikan bahwa instansinya berkomitmen penuh untuk memberikan informasi secara periodik mengenai perkembangan ekspor dan impor suatu produk secara transparan kepada publik. “Melalui penyajian data yang readiness criteria ini, kami ingin memberikan gambaran utuh mengenai peta kekuatan komoditas daerah. Data kinerja ekspor kopi ini memberikan informasi faktual di lapangan, di mana secara agregat terjadi penyusutan volume pengiriman barang (netto), meskipun di saat yang bersamaan harga rata-rata kopi di pasar global justru sedang mengalami tren kenaikan,” ujarnya.

Dari hasil analisa terhadap data kepabeanan tahun 2024 dan 2025, penyusutan volume ini turut dipengaruhi oleh dinamika pelaku usaha. Terdapat beberapa perusahaan yang berkontribusi besar dalam ekspor kopi pada tahun 2024, namun tidak lagi tercatat melakukan kegiatan eksportasi pada tahun 2025. Sementara itu, mayoritas perusahaan yang masih konsisten melakukan ekspor juga rata-rata mengalami penurunan volume pengiriman. Selain dinamika pelaku usaha, catatan penting lainnya menunjukkan bahwa 99% kegiatan eksportasi kopi asal Provinsi Aceh tersebut dikirimkan melalui pelabuhan muat di luar wilayah Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menilik fenomena penyusutan volume di tengah tren harga pasar yang menguntungkan ini, sajian data kepabeanan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi objektif bagi seluruh pemangku kepentingan. Informasi ini dapat menjadi bahan evaluasi dan kroscek bersama secara lintas sektoral guna memotret dinamika riil rantai pasok komoditas di lapangan, sehingga langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ekspor kopi Aceh ke depannya dapat dirumuskan secara sinergis.

Melalui penyajian data yang transparan serta pemetaan potensi ekonomi yang akurat, Kanwil DJBC Aceh berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas ekonomi wilayah sekaligus memperkuat langkah nyata dalam mengakselerasi pencapaian predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Hijau, Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Bibit Produktif di Nagan Raya dan Aceh Barat
6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan
Gubernur Aceh dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Lapangan Gas Tengkulo
Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan
Ratusan Warga Laksanakan Salat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
1. ASDP Bergerak Cepat! Tanggung Jawab Penuh Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Jadi Prioritas
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:29 WIB

Nobar Piala Dunia di Gedung 38 Setia Jadi Wadah Silaturahmi Warga dan Polisi

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIB

Ketika Masyarakat dan Polres Agara Bersatu, Narkoba Kehilangan Tempat Bersembunyi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:49 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Iptu Hengki Harianto Intensifkan. Pemberantasan Sabu di Bumi Sepakat Segenep Agara

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:40 WIB

Kapolres Aceh Tenggara dan Ketua Bhayangkari Tinjau Pasca Operasi Bibir Sumbing, Pastikan Senyum Harapan Terus Mekar

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:52 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:53 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:38 WIB

Keluarga Korban Josua Marpaung Tak Terima Vonis Ringan Pengadilan Militer Terkait Penganiayaan di Lawe Sigalagala

Berita Terbaru