SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemandangan ini memunculkan keprihatinan mendalam. Di sisi kiri dan kanan jalan terlihat kain putih terpasang pada tiang bambu, pohon, bahkan beberapa pagar rumah yang menghadap langsung ke jalan provinsi tersebut. Ukuran bendera pun bervariasi, mulai dari sapu tangan putih hingga kain sepanjang satu meter. Pemasangan ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor dalam beberapa pekan terakhir, yang menyebabkan ratusan rumah terendam, mata pencaharian warga lumpuh, dan akses ke layanan dasar menjadi terganggu.
Sejumlah warga yang ditemui mengatakan, pemasangan bendera putih ini merupakan bentuk ungkapan bahwa mereka sudah tidak bisa lagi bertahan dengan kondisi yang ada. Banyak di antara mereka yang kehilangan rumah, lahan pertanian, serta kendaraan yang terbawa arus air. Di beberapa titik, jalan nasional bahkan sempat terputus akibat genangan banjir dan material longsoran. Bantuan dari pemerintah, menurut pengakuan sejumlah warga, masih minim dan belum menyentuh keseluruhan korban. Hingga pertengahan Desember ini, sebagian besar bantuan yang diterima hanya berasal dari inisiatif komunitas lokal dan relawan kemanusiaan.
Warga di beberapa desa seperti Paya Bedi, Alur Manis, dan Sungai Liput mengatakan bahwa mereka sudah hampir dua minggu bertahan di tempat pengungsian seadanya dengan persediaan makanan yang mulai menipis. Anak-anak sakit karena cuaca yang tidak menentu dan kurangnya sanitasi bersih. Sejumlah orang tua kehilangan pekerjaan karena usaha pertanian dan peternakan yang mereka jalankan turut terdampak banjir. Sebagian pengungsi mulai tinggal di tenda darurat, menggunakan terpal yang disumbangkan sukarelawan, atau memilih mengungsi ke rumah kerabat di daerah yang lebih tinggi.
Bendera putih itu juga terpantau terpasang di beberapa pos ronda, warung, dan kendaraan yang diparkir di pinggir jalan, menunjukkan luasnya sebaran penderitaan masyarakat di kawasan tersebut. Para sopir truk yang melewati wilayah ini pun turut menyampaikan simpatinya, beberapa di antaranya rela berhenti sejenak untuk memberi makanan ringan dan air minum kepada anak-anak di posko pengungsian.
Para tokoh masyarakat lokal menyebut bahwa pemasangan bendera putih merupakan salah satu bentuk komunikasi sosial yang diharapkan bisa menyentuh hati para pemangku kebijakan untuk hadir dan segera memberikan solusi yang konkret. Bukan hanya evakuasi sementara, melainkan juga pendampingan jangka panjang untuk membangkitkan kembali kehidupan warga pascabencana. Mereka menilai bahwa selama ini respons terhadap bencana bersifat reaktif dan belum menyentuh akar persoalan seperti kerusakan lingkungan, pembangunan yang tidak ramah ekosistem, dan lemahnya edukasi tanggap darurat kepada masyarakat.
Di tengah sorotan pada bendera putih yang menyelimuti jalan lintas Sumatera ini, muncul juga perdebatan tentang bagaimana seharusnya pemerintah dan semua elemen masyarakat bergerak bersama menghadapi eskalasi bencana yang kian sering terjadi seiring perubahan iklim. Aceh Tamiang dan Langsa adalah dua wilayah yang secara geografis berada dalam zona rawan banjir dan longsor, terlebih di musim penghujan. Namun, sebagian warga mempertanyakan kesiapan infrastruktur dan mitigasi bencana yang seharusnya dijalankan secara teratur.
Sampai berita ini diturunkan, cuaca ekstrem masih terus terjadi di beberapa wilayah Aceh bagian timur, termasuk Aceh Tamiang dan Langsa. BPBD setempat menyampaikan bahwa status siaga darurat masih berlaku hingga akhir pekan ini. Namun, masyarakat berharap lebih dari sekadar status. Mereka mendambakan tindakan nyata, pemulihan segera, dan jaminan kehidupan yang lebih baik setelah semua yang hilang akibat bencana. Bendera putih kini bukan hanya simbol kekalahan, tetapi juga panggilan agar suara mereka didengar di tengah gemuruh hujan dan desingan angin yang belum juga reda.
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:36 WIB
Temuan 995 Senjata Api dan Narkoba di Sekolah Kebayoran Lama, Polisi Lakukan PenyelidikanJumat, 7 Agustus 2026 - 09:51 WIB
Kejaksaan Agung Jadwalkan Pemeriksaan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka TPPUJumat, 7 Agustus 2026 - 02:34 WIB
Wapres Tinjau Progres Rehabilitasi Pascabencana di Gayo Lues, Lima Jembatan Diusulkan untuk Pembangunan PermanenJumat, 7 Agustus 2026 - 02:30 WIB
Wakil Presiden Tinjau Langsung Progres Pemulihan Pascabencana di Gayo LuesJumat, 7 Agustus 2026 - 02:22 WIB
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues, Pemerintah Percepat Perbaikan InfrastrukturKamis, 6 Agustus 2026 - 12:14 WIB
Lebih dari 100 Siswa di Jayapura Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Pemerintah Pastikan Penanganan IntensifKamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB
Sidang Dugaan Korupsi Seleksi Perangkat Desa di Pati Ungkap Praktik Permintaan Uang Ratusan JutaKamis, 6 Agustus 2026 - 12:00 WIB
Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Roy Suryo karena Dinilai Cacat FormilBerita Terbaru
ACEH TENGAH
IMP Desak Pihak Berwajib, Untuk Usut Tuntas Atas Dugaan Dua Pasangan Bermesraan Di Hotel Renggali
Sabtu, 8 Agu 2026 - 20:26 WIB
GAYO LUES
DPC ASWIN Gayo Lues Bahas Konsolidasi Organisasi, Legalitas, dan Profesionalisme Jurnalis
Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:49 WIB
HUKUM & KRIMINAL
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja
Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:08 WIB
BANDA ACEH
Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:15 WIB
ACEH TIMUR
Sabtu, 8 Agu 2026 - 16:49 WIB

8 Agustus 2026 | 6:22 am WIB

7 Agustus 2026 | 11:36 am WIB

7 Agustus 2026 | 9:51 am WIB

7 Agustus 2026 | 2:34 am WIB

7 Agustus 2026 | 2:30 am WIB

5 Agustus 2026 | 8:45 am WIB

30 Juli 2026 | 6:20 pm WIB

30 Juli 2026 | 7:58 am WIB

25 Juli 2026 | 2:40 am WIB

8 Agustus 2026 | 7:49 pm WIB

7 Agustus 2026 | 5:17 pm WIB

7 Agustus 2026 | 2:38 am WIB

7 Agustus 2026 | 2:34 am WIB

7 Agustus 2026 | 2:30 am WIB

8 Agustus 2026 | 6:15 pm WIB

7 Agustus 2026 | 5:33 am WIB

6 Agustus 2026 | 10:59 pm WIB

6 Agustus 2026 | 11:52 am WIB

5 Agustus 2026 | 10:17 pm WIB

31 Juli 2026 | 11:34 am WIB

5 Juli 2026 | 11:50 am WIB

6 Agustus 2026 | 12:17 am WIB

5 Agustus 2026 | 8:13 am WIB

28 Juli 2026 | 8:00 pm WIB

26 Juli 2026 | 10:38 pm WIB
