Bea Cukai Kawal Persiapan Rute Pelayaran Internasional Krueng Geukueh–Penang Target Akhir Oktober 2025

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 17:01 WIB

50469 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, 12 September 2025 – Persiapan pembukaan rute pelayaran internasional Krueng Geukueh – Penang (Malaysia) memasuki tahap krusial. Pemerintah Aceh melalui Sekretariat Daerah menggelar rapat pembahasan kelengkapan sarana dan prasarana di Kantor PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Lhokseumawe, Kawasan Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, bersama Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal dan dihadiri oleh unsur dari Customs, Immigration, Quarantine, and Security (CIQS) dan stakeholder strategis lainnya. Turut hadir perwakilan Kanwil Bea Cukai Aceh, Kanwil Imigrasi Aceh dan Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Karantina Aceh, KKP Lhokseumawe, KSOP Lhokseumawe, PT Pelindo Multi Terminal, dan PT Pembangunan Aceh (PEMA).

Dalam pembukaannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Zulkifli menargetkan pelayaran perdana beroperasi pada akhir Oktober 2025, sehingga kelengkapan sarana dan prasarana CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, Security) harus segera dituntaskan. Beberapa kebutuhan mendesak di antaranya adalah pengadaan X-Ray, thermal scanner, pagar pengaman, garbarata, serta penataan gedung terminal penumpang dan Tempat Penimbunan Semantara barang EKspor/Impor segera dituntaskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kanwil Bea Cukai Aceh yang diwakili oleh Bara Suliawantoro, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan menekankan komitmen Bea Cukai dalam menjaga integritas pelayanan dan pengawasan. Ia juga mendorong percepatan pengajuan penetapan kawasan pabean dan TPS, sekaligus mengajak stakeholder terkait untuk memetakan komoditas ekspor Aceh yang akan diberangkatkan melalui jalur baru ini.

Sementara itu Bea Cukai Lhokseumawe yang diwakili oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian menegaskan pentingnya penetapan kawasan pabean dan Tempat Penimbunan Sementara (TPS) sebelum pelayaran perdana berlangsung. “Hal ini bukan hanya amanat undang-undang, tetapi juga untuk mencegah potensi sanksi administratif maupun pidana terhadap pihak yang melakukan kegiatan bongkar muat barang impor dan ekspor tanpa penetapan kawasan pabean,” ujarnya.

Vicky juga mengimbau agar pengelola pelabuhan, kapal, serta gudang atau lapangan yang akan dijadikan TPS, segera menyiapkan akses kepabeanan untuk pemberitahuan dokumen ekspor-impor, termasuk manifest yang wajib disampaikan secara elektronik.

Pembukaan jalur laut Krueng Geukueh–Penang dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas logistik Aceh, menurunkan ketergantungan ekspor melalui pelabuhan luar daerah, sekaligus membuka peluang perdagangan baru bagi pelaku usaha termasuk UMKM. Dengan jarak hanya sekitar 205 mil laut, jalur laut Krueng Geukueh–Penang diharapkan menjadi pintu gerbang baru Aceh ke pasar regional dan internasional.

Berita Terkait

PPNS Bea Cukai Lhokseumawe Hadiri Sosialisasi KUHAP Baru di Polres Lhokseumawe
Peduli Lingkungan dan Perkuat Kebersamaan, Bea Cukai Lhokseumawe Gelar Jalan Sehat di Kawasan Waduk
Bea Cukai Lhokseumawe dan Satpol PP-WH Gelar Operasi Bersama Gempur Rokok Ilegal di Tiga Kecamatan
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Pelajar Lewat _Customs Goes to School
Gempur Rokok Ilegal di Lhokseumawe: Kolaborasi Edukasi Perkuat Sinergi Pengawasan.
Kantin Tanpa Kasir, Cara Bea Cukai Lhokseumawe dan DWP Tanamkan Budaya Jujur
Dorong Service Excellence, Bea Cukai Lhokseumawe Tingkatkan Kompetensi Frontliner
Bea Cukai Lhokseumawe Tingkatkan Profesionalisme Melalui Latihan Penggunaan Senjata Api Dinas

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:41 WIB

Limbah Hilang Setelah Disorot: Dugaan Indikasi Penghilangan Jejak PT Rosin Makin Kuat, Aparat Harus Bergerak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:32 WIB

Asap dan Limbah PT Hopson Aceh Industri Dinilai Ancam Lingkungan dan Kehidupan Warga Pinang Rugup

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:41 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Senin, 25 Mei 2026 - 15:40 WIB

Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Pemkab Gayo Lues Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Gayo

Senin, 25 Mei 2026 - 01:15 WIB

PT Hopson Kembali Diduga Beroperasi, Aparat Dinilai Tak Bernyali Menegakkan Keputusan Pembekuan

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:01 WIB

PT Hopson Tertangkap Lagi Beraksi, Hukum dan Negara Diuji di Siang Bolong Gayo Lues

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:56 WIB

Jalan Berlumpur, Mobil Terpeleset: Pining-Gayo Lues, Ruas Vital yang Telantar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:35 WIB

Tasmi’ Al-Qur’an SD Negeri 5 Blangkejeren Jadi Ruang Menanamkan Nilai Qurani Sejak Dini

Berita Terbaru