Aktivis Lingkungan dan Masyarakat Adat Yoyon Pardianto Didorong Maju Pilkada Aceh Selatan, Ini Alasannya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:01 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Persoalan hutan, masyarakat adat hingga optimalisasi alokasi dana desa untuk kesejahteraan rakyat merupakan hal serius di Aceh Selatan yang semestinya diperhatikan oleh pemerintahan daerah berjuluk negeri pala itu.

Koordinator Gerakan Pemuda Negeri Pala (GerPALA), Fadhli Irman mengatakan tercatat pada tahun 2022, kabupaten Aceh Selatan kehilangan tutupan hutan mencapai 1.704 Ha. Persoalan itu sangat serius dan semestinya harus menjadi Pemerintahan Aceh Selatan ke depan.

Belum lagi, lanjut Irman, banyaknya perusahaan di Aceh Selatan yang tidak memenuhi tanggung jawabnya dan tidak beroperasi sesuai dokumen analisis dampak lingkungan (AMDAL). Bahkan, persoalan potensi konflik masyarakat adat dengan pihak perusahaan yang relatif tinggi, baik itu mengenai Persoalan tapak batas kepemilikan tanah hingga pencemaran lingkungan yang terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melihat kondisi itu, maka diperlukan sosok pemimpin Aceh Selatan yang konsisten untuk membela hak-hak masyarakat termasuk masyarakat adat dan juga menjaga kelestarian alam di bumi pala Aceh Selatan. Jangan sampai belum apa-apa banner sosialisasinya saja dipaku di pohon-pohon, ini jelas merusak lingkungan,” ungkap Fadhli Irman.

Tak hanya itu, GerPALA juga menilai pengelolaan alokasi anggaran dana desa selama ini juga belum maksimal dilakukan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat di gampong-gampong. “Untuk itu, pemimpin ke depan harus komit dalam memfasilitasi penggunaan dana desa agar dapat dimaksimalkan penggunaannya untuk kemaslahatan masyarakat di gampong-gampong bukan justru diintervensi dan dicampuri terlalu jauh untuk hal-hal yang justru sifatnya tidak berdampak kepada kepentingan masyarakat desa/gampong,” jelasnya.

Irman menyebutkan, melihat rekam jejak dan komitmen terhadap persoalan diatas maka salah satu aktivis yang konsisten terhadap persoalan itu adalah Yoyon Pardianto, S.Sos yang merupakan mantan Presiden Mahasiswa UNIDA yang aktif di Jaringan Komunikasi Masyarakat Adat (JKMA) dan juga koordinator Green Forum of Aceh (G-FoN Aceh) yang fokus terkait persoalan lingkungan hidup.

“Jika bicara secara komitmen terkait persoalan lingkungan dan masyarakat adat maka kami menilai sosok Yoyon Pardianto sangat ideal memimpin Aceh Selatan. Kami yakin beliau akan fokus dalam menjaga lingkungan, mendorong kesejahteraan masyarakat di gampong-gampong serta siap menghadirkan kebijakan mengembalikan kejayaan nilam dan pala di bumi Aceh Selatan. Untuk itu, kami mendorong saudara Yoyon Pardianto maju pada Pilkada Aceh Selatan 2024 ini demi mengembalikan marwah kejayaan negeri pala,” pungkasnya.

Berita Terkait

Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) Resmi Terima SK dari Pemkab Aceh Selatan, Siap Bangkit dan Perkuat Peran Mahasiswa
Tonicko Anggara: Menang API Award Bukan Jaminan Pariwisata Berkualitas
Produktivitas Pariwisata Dipertanyakan, Aktivis Desak Bupati Evaluasi Kadis Pariwisata Aceh Selatan
Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan Apresiasi Ketegasan Bupati Mirwan MS Utamakan Pelayanan Kesehatan Rakyat
H. Mirwan Lantik Sekda Definitif Aceh Selatan; Tonicko Anggara: Semoga Mampu Menerjemahkan Visi Aceh Selatan Maju dan Produktif dengan Realisasi Konkret
Sekda Aceh Selatan Dilantik Besok, Tim MANIS Titip Harapan Penguatan Birokrasi untuk Optimalkan Realisasi Visi dan Misi
Disfungsi Birokrasi Pendidikan Aceh Selatan: Aktivis Tuding Kadisdik dan Kacabdin Gagal Total, Krisis Ini Tak Lagi Bisa Ditoleransi
Kepala BPMP Aceh Kunjungi Disdikbud Aceh Selatan, Siap Bersinergi Terapkan Program Prioritas Pendidikan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:49 WIB

Oknum Pj Pengulu Kute Penampaan (AD) Agara Diduga Manipulasi Dana Ketahanan pangan Rp 140 Juta, Pembelian Tanah sendiri.

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Perkuat Kinerja Organisasi Menuju Polri Presisi

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:01 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan Diri

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:29 WIB

Nobar Piala Dunia di Gedung 38 Setia Jadi Wadah Silaturahmi Warga dan Polisi

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIB

Ketika Masyarakat dan Polres Agara Bersatu, Narkoba Kehilangan Tempat Bersembunyi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:49 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Iptu Hengki Harianto Intensifkan. Pemberantasan Sabu di Bumi Sepakat Segenep Agara

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:40 WIB

Kapolres Aceh Tenggara dan Ketua Bhayangkari Tinjau Pasca Operasi Bibir Sumbing, Pastikan Senyum Harapan Terus Mekar

Berita Terbaru