Aceh Jajaki Kerja Sama Pembangunan 1.000 Rumah untuk Korban Bencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:14 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Upaya pemulihan pascabencana di Aceh terus berlanjut seiring dengan rencana pembangunan hunian tetap bagi korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November lalu. Pemerintah Provinsi Aceh menjalin kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia guna merealisasikan pembangunan hunian layak sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pada Senin, 22 Desember 2025, pimpinan Provinsi Aceh melakukan kunjungan ke Tzu Chi Center di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, guna membahas langkah lanjutan dalam program pembangunan 1.000 unit rumah di beberapa kabupaten terdampak bencana. Kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran relawan dan pengurus Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, memperlihatkan semangat kolaborasi kemanusiaan yang kuat antara dua pihak.

Pembangunan hunian tetap ini menjadi bagian dari program besar yang diinisiasi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang sebelumnya telah menyatakan komitmen membangun 2.500 rumah bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.000 unit akan dialokasikan untuk Provinsi Aceh, yang hingga saat ini masih menampung ribuan warga di lokasi pengungsian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang atas kebutuhan hunian permanen, khususnya bagi keluarga penyintas yang telah kehilangan rumah akibat derasnya banjir dan longsor. Lewat pembangunan rumah permanen tersebut, masyarakat diharapkan memiliki tempat tinggal yang aman, layak, dan tahan terhadap potensi bencana di masa depan.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Provinsi Aceh menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja nyata Tzu Chi dalam mendampingi masyarakat di masa-masa sulit. Dukungan konkret dalam bentuk pembangunan rumah dinilai sebagai wujud solidaritas yang tidak hanya meringankan beban warga terdampak, tetapi juga menunjukkan kekuatan kerja sama lintas lembaga dalam penanganan bencana.

Selain membahas pembangunan fisik, pertemuan juga menjadi ruang silaturahmi untuk mempererat hubungan baik antara Aceh dan Tzu Chi yang selama ini telah terjalin. Berbagai kerja sama kemanusiaan yang dilakukan di masa lalu menjadi fondasi kuat untuk melanjutkan sinergi dalam membantu masyarakat.

Program pembangunan 1.000 unit rumah ini akan menjadi bagian dari keseluruhan upaya rehabilitasi yang terstruktur dan berkelanjutan, seiring dengan pendataan warga terdampak serta penyiapan lahan di sejumlah daerah yang akan menjadi lokasi hunian tetap. Pemerintah daerah bersama Tzu Chi akan terus berkoordinasi untuk memastikan proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berjalan tepat sasaran, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk gotong royong kemanusiaan yang muncul di tengah masa pemulihan yang berat. Di luar bangunan fisik yang akan berdiri, harapan besar lahir bersamaan dengan setiap pondasi rumah yang dibangun — harapan akan kehidupan baru yang lebih baik bagi para penyintas bencana di Aceh.

Berita Terkait

Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Catatkan Kinerja Positif Tahun 2025
Tidak Pernah Duduk Bersama Fakultas dan Ormawa USK, MWA Perwakilan Mahasiswa Dinilai Mengabaikan Aspirasi Mahasiswa dalam Pemilihan Rektor
Prodi Akuntansi FE USM Gelar PKM Pendampingan Penyusunan Laporan BUMG Gampong Lampaseh Kota
Ketua SAPA: Banjir dan Longsor Aceh Harus Jadi Momentum Pembenahan Tata Kelola Lingkungan, DPRA Didesak Bentuk Pansus Lingkungan
Menkeu RI Kunjungi Kanwil DJBC Aceh
Perpecahan Guncang IMAPPESBAR: Faji Amin Dinilai Tidak Kompeten, Muncul Gerakan Mosi Tidak Percaya terhadap PLT Agim Jipima
Pemprov Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor untuk Ketiga Kalinya
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:30 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Pergantian Pasukan dalam Kegiatan Bakti Sosial di Kampung Pining

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:38 WIB

Sosok Humanis Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Alibasyah Hadir dengan Doa dan Kepedulian

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:37 WIB

Dana Darurat Rp24 M Mandek, Pemko Subulussalam Dikecam: Jangan Jual Kemiskinan & Bencana!

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:59 WIB

Sebanyak 519 Keluarga Terdampak Bencana di Gayo Lues Terima Dana Tunggu Hunian

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:16 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Aksi Kemanusiaan dalam Pemulihan Fasilitas Umum Pascabencana di Kecamatan Pining

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:28 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 01:29 WIB

BWS Sumatera I Kerahkan Alat Berat untuk Pemulihan Pascabanjir di Aceh

Senin, 5 Januari 2026 - 01:27 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan untuk Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Sejumlah Aktifis Temukan Bantuan Menumpuk di Gudang BPBD Agara

Jumat, 16 Jan 2026 - 21:39 WIB