Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

REDAKSI AGARA

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Nadira Yana Hasmi Siswi SMA Negeri 1 Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, meraih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026.

Prestasi tersebut diraih Nadira setelah bersaing dengan 272 peserta dari 23 kabupaten/kota dalam OBA tingkat provinsi yang berlangsung pada 29 Agustus 2026. Ia menempati posisi kedua pada kategori SMA/SMK Negeri/Swasta Non-Boarding School.

Pada seleksi tingkat kabupaten yang berlangsung 9 Mei 2026, Nadira bersaing dengan sekitar 30 peserta dari lima sekolah. Hasil seleksi diumumkan pada 18 Juli 2026. Namanya menjadi salah satu yang berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMA Negeri 1 Kutacane, Zenul Bakri, S.Pd., M.Si., mengatakan keberhasilan Nadira merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara bertahap.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dan bangga. Prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan dan seleksi yang dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat sekolah hingga provinsi,” ujar Zenul saat di konfirmasi via Telepon pada Selasa, 1 September 2026.

Menurut Zenul, prestasi Nadira membuktikan bahwa siswa dari SMA Negeri 1 Kutacane memiliki kemampuan untuk bersaing dalam berbagai kompetisi hingga tingkat yang lebih tinggi.

“Kami akan terus memberikan dukungan agar ia dapat mempersiapkan diri dengan baik menghadapi tingkat nasional dan membawa nama baik sekolah serta Aceh Tenggara,” katanya.

Pesan Ibu: Lakukan yang Terbaik

Di balik keberhasilan Nadira, ada dukungan keluarga. Miesta, ibu Nadira, mengaku sangat senang sekaligus terharu ketika mengetahui putrinya meraih Juara 2 tingkat Provinsi Aceh.

“Senang sekali dan sangat terharu. Sebagai seorang ibu, tentu saya merasa bangga melihat perjuangan dan hasil yang diraih Nadira,” ungkap Miesta.

Sejak proses seleksi, Miesta tidak membebani putrinya dengan target kemenangan. Ia justru mengingatkan Nadira untuk menikmati proses dan memberikan kemampuan terbaik.

“Saya selalu memberikan motivasi dan semangat kepada Nadira. Saya sampaikan, lakukan yang terbaik. Menang atau kalah itu urusan belakangan. Yang terpenting adalah berusaha dengan sungguh-sungguh dan memberikan yang terbaik,” katanya.

Miesta juga mengapresiasi dukungan SMA Negeri 1 Kutacane. Menurut dia, sekolah memberikan fasilitas dan bimbingan yang dibutuhkan Nadira selama mengikuti rangkaian OBA.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 1 Kutacane serta guru Bahasa Arab, Ustazah Indah Purnamasari, S.Pd.I., yang membimbing Nadira.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala SMA Negeri 1 Kutacane yang sangat mensupport Nadira. Terima kasih yang sangat mendalam juga khususnya kepada guru atau Ustazah Indah Purnamasari, S.Pd.I., atas bimbingan dan ilmu yang diberikan hingga anak saya Nadira dapat menjadi juara,” tuturnya.

Namun, ada satu pesan Miesta yang membuat pencapaian Nadira terasa lebih personal.

“Jadilah kebanggaan ayahmu, anakku Nadira, walau di manapun kau berada,” ucapnya.

Pesan itu ditujukan kepada Nadira yang kini menjalani perjuangan tanpa kehadiran sang ayah, almarhum Hasmi Zuhrianto. Semasa hidupnya, Hasmi pernah menjabat sebagai Camat Bukit Tusam pada periode 2019–2024.

Bagi Miesta, keberhasilan Nadira bukanlah garis akhir. Prestasi itu justru menjadi awal dari perjuangan berikutnya.
Nadira kini bersiap mewakili Aceh pada Olimpiade Bahasa Arab ke-9 tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 10–13 November 2026.
Miesta berharap putrinya tetap rendah hati, terus belajar dan tidak berhenti berjuang.

“Semoga Nadira terus berjuang, menjadi anak yang membanggakan dan membawa nama baik keluarga di mana pun berada.”

(Red)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan
HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory
Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran
Oknum Kades Lumban Sitio Tio Agara Pilih Bungkam Terkait Dugaan Korupsi Ratusan Juta dana Desa.
Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian
Bupati Aceh Tenggara H M Salim Pakhry diminta Limpahkan Hasil Audit Inspektorat Kute Lawe Kongker Hilir kekejaksaan dugaan Korupsi Ratusan juta
Dr Denny Febrian Roza S.STP MSI Raih Serambi Award 2026, Atas Kepedulian Anak Yatim di Aceh Tenggara

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:08 WIB

Tragedi Pejompongan: Jejak Kekerasan dan Dilema Penghapusan Video

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru