slot preparation.lsrs.lu

Bea Cukai dan DPRK Lhokseumawe Satukan Langkah, Merajut Sinergi Ekonomi dan Pengawasan demi Daerah yang Tumbuh dan Terlindungi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:12 WIB

50397 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe — Bea Cukai Lhokseumawe menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRK Lhokseumawe, Selasa (3/2/2026), di Ruang Rapat Komisi B Gedung DPRK Lhokseumawe. RDP ini dilaksanakan berdasarkan undangan DPRK Lhokseumawe dalam rangka pengawasan dan penguatan sinergi di bidang perekonomian dan keuangan.

Kepala Bea Cukai Lhokseumawe Agus Siswadi hadir bersama Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Vicky Fadian, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Sofyan, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan M. Syahputra, serta jajaran staf. Rombongan diterima langsung oleh Pimpinan Komisi B Julianti dan Masykurdin El Ahmady, didampingi anggota Komisi B Hery Herman Saputra dan Haniful Ikbal, serta Ketua Komisi C Said Fachri.

Dalam pemaparannya, Agus Siswadi menjelaskan tugas dan fungsi Bea Cukai Lhokseumawe, wilayah kerja, serta layanan yang diberikan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Ia juga menyampaikan capaian kinerja tahun 2025, termasuk realisasi penerimaan negara yang melampaui target serta kegiatan penindakan yang dilakukan Bea Cukai dalam rangka melindungi masyarakat dan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agus, Bea Cukai tidak hanya berperan dalam pengawasan dan penerimaan negara, tetapi juga sebagai fasilitator perdagangan dan pendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pembinaan UMKM agar mampu berorientasi ekspor.

Sementara itu, Pimpinan Komisi B dan C DPRK Lhokseumawe menyampaikan bahwa RDP ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menggali peran strategis Bea Cukai dalam mendukung pembangunan ekonomi Kota Lhokseumawe. DPRK berharap Bea Cukai dapat terus berkontribusi dalam mendorong UMKM lokal naik kelas dan membuka akses pasar internasional.

Rapat berlangsung dalam suasana dialog yang terbuka. Sejumlah anggota DPRK mengajukan pertanyaan terkait mekanisme ekspor, pendampingan UMKM, serta langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

Pada kesempatan yang sama, Bea Cukai Lhokseumawe juga meminta dukungan DPRK dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal serta penguatan pengawasan terhadap masuknya narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) melalui wilayah pesisir Aceh.

RDP ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan melindungi masyarakat Lhokseumawe.

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
HIMAKO Universitas Malikussaleh Sambut 150 Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Lewat Meuraka
Bea Cukai Lhokseumawe Serahkan NPPBKC kepada CV. Rencong Makmur Sejahtera
FKP 2026, Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Layanan dan Pengawasan
Mahasiswa HMI Geruduk DPRK Lhokseumawe, Lontarkan Tujuh Tuntutan Keras
Tuntut Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Tuntut Pembebasan Dua Mahasiswa Aceh, Aliansi Rakyat Pro Demokrasi Soroti Tindakan Polda Metro Jaya
Diduga Membobol Ruko, Seorang Pria di Cunda Lhokseumawe Dikepung dan Diamankan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru