BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:15 WIB

50306 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Sekretaris Umum BKPRMI Aceh, Ridha Yunawardi, mendorong percepatan pemulihan sektor pertanian pasca bencana melalui penerapan skema Cash for Work (CFW) atau padat karya, khususnya bagi petani yang sawahnya terdampak lumpur.

Ridha mengingatkan bahwa skema serupa pernah diterapkan pasca tsunami Aceh, di mana masyarakat membersihkan rumah mereka sendiri dan mendapatkan upah harian sekitar Rp50.000. Program tersebut dinilai efektif karena masyarakat memperoleh penghasilan sekaligus mempercepat proses pemulihan lingkungan.

“Model ini sangat relevan diterapkan kembali. Masyarakat dapat uang untuk memenuhi kebutuhan hidup, sementara sawah dan lingkungan mereka bisa segera dibersihkan,” ujar Ridha Yunawardi, Jumat (16/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, Pemerintah Aceh sejatinya telah menawarkan skema Cash for Work ini. Untuk sawah berlumpur kategori ringan hingga sedang, petani dapat membersihkan lahan masing-masing menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan kereta sorong.

Sementara itu, pemerintah dapat membantu proses lanjutan melalui pengerahan alat berat seperti ekskavator dan mobil dump truck untuk pengangkutan lumpur. Pada saat yang sama, sawah dengan kerusakan berat juga perlu direhabilitasi, bahkan dilakukan pencetakan sawah baru jika diperlukan.

“Persoalan sawah ini harus diselesaikan secepatnya. Mayoritas masyarakat Aceh adalah petani, dan wilayah dengan sawah terluas seperti Aceh Utara dan Aceh Timur saat ini justru mengalami kerusakan cukup parah,” jelasnya.

Menurut Ridha, jika pemulihan sawah tidak segera dilakukan, petani akan kehilangan sumber pendapatan utama yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi keluarga.

“Kalau sawah tidak bisa digarap, maka petani tidak punya penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan
Gubernur Aceh dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Lapangan Gas Tengkulo
Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan
Ratusan Warga Laksanakan Salat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
1. ASDP Bergerak Cepat! Tanggung Jawab Penuh Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Jadi Prioritas
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
FORBINA: Polemik IUP di Aceh Harus Disikapi Objektif, Fokus pada Pengawasan dan Manfaat bagi Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:30 WIB

6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:25 WIB

Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:15 WIB

Ratusan Warga Laksanakan Salat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:47 WIB

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:27 WIB

1. ASDP Bergerak Cepat! Tanggung Jawab Penuh Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Jadi Prioritas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:55 WIB

Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:19 WIB

FORBINA: Polemik IUP di Aceh Harus Disikapi Objektif, Fokus pada Pengawasan dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:57 WIB

Dukungan untuk Tarmizi Age Menguat, Nama Putra Aceh Ini Viral sebagai Kandidat Wakil Menteri Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Jun 2026 - 02:43 WIB