slot preparation.lsrs.lu

Rakor Bersama BNPB, Bupati TRK Harap Masyarakat Bisa Tempati Huntara Sebelum Ramadan

Redaksi

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:13 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh : Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, bersama sejumlah kepala daerah wilayah Barat Selatan Aceh yang terdampak banjir, mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi pascabencana dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Rapat tersebut berlangsung di Aula Teuku Umar Setdakab Aceh Barat, Meulaboh pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Rapat koordinasi ini secara khusus membahas pelaksanaan penanganan darurat bencana hidrometeorologi akibat siklon senyar serta persiapan penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Barat Selatan Aceh, termasuk Kabupaten Nagan Raya yang mengalami dampak cukup signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, Bupati TRK menyampaikan pentingnya dukungan penuh pemerintah pusat melalui BNPB, khususnya untuk percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak banjir di Beutong Ateuh Banggalang.

“Kami sangat berharap dukungan penuh pemerintah pusat melalui BNPB agar pembangunan Huntara dapat dipercepat, terutama bagi masyarakat Beutong Ateuh Banggalang, sehingga warga dapat menempatinya sebelum memasuki bulan suci Ramadan,” ujar Bupati TRK di hadapan Kepala BNPB.

Menurut TRK, percepatan pembangunan Huntara merupakan kebutuhan mendesak guna menjaga stabilitas sosial, kesehatan, serta kondisi psikologis masyarakat terdampak, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Selain hunian, Bupati Nagan Raya juga menyampaikan kondisi infrastruktur dasar yang masih memerlukan penanganan segera.

“Di Beutong Ateuh, kita masih membutuhkan pasokan air bersih. Listrik juga belum sepenuhnya normal, namun pihak PLN telah menempatkan genset berkapasitas besar di lokasi untuk membantu kebutuhan listrik masyarakat,” jelasnya.

Bupati TRK turut menyoroti kebutuhan mendesak di wilayah Darul Makmur, khususnya terkait akses penghubung antardesa.

“Untuk masyarakat Darul Makmur, kita membutuhkan jembatan gantung, karena panjang jembatan yang putus di Desa Alue Waki lebih dari 50 meter, sehingga tidak dapat ditangani dengan jembatan bailey,” ungkap Bupati TRK.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyambut baik masukan dan permintaan para kepala daerah.

Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mengoptimalkan langkah-langkah percepatan penanganan bencana, baik pada tahap tanggap darurat maupun pemulihan pascabencana.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah konkret penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat terdampak. ( Red )

Berita Terkait

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan
Sinergi Lintas Disiplin: Dosen UTU Terapkan Vertiminaponik dan Digitalisasi Posyandu di Gampong Pasi Pinang
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen
Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif
Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas, Pemkab Nagan Raya Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Empat Pelaku Penyedia Prostitusi Online di Kuta Padang Meulaboh Ditahan, Dijerat Pasal 33 Qanun Jinayat
Keluarga Pasien Keluhkan IPAL, Radiologi, dan Air Bersih RSUMAK Gayo Lues, Direktur Tak Beri Tanggapan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru