GAYO LUES. Baranewsaceh.co — Sejumlah fasilitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Muhammad Ali Kasim (RSUMAK) Kabupaten Gayo Lues dikeluhkan keluarga pasien. Persoalan tersebut diduga mencakup tidak optimalnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), terkendalanya layanan radiologi, hingga ketersediaan air bersih.
Keluhan itu disampaikan Mus (42), keluarga salah seorang pasien rawat inap. Ia mengaku kecewa karena saat membutuhkan pemeriksaan rontgen, fasilitas tersebut disebut belum dapat digunakan. Selain itu, air bersih di kamar mandi pasien juga dilaporkan kerap mati dan terkadang keruh.
“Sudah jatuh tertimpa tangga. Saat membutuhkan pemeriksaan rontgen, alatnya tidak bisa digunakan dan kami disuruh menunggu tanpa kepastian. Air bersih di kamar mandi juga sering mati dan keruh,” ujar Mus, Rabu (28/10/2026).
Selain keluhan tersebut, IPAL RSUMAK juga disebut-sebut tidak berfungsi selama kurang lebih dua bulan terakhir. Jika kondisi itu benar terjadi, diperlukan penjelasan manajemen mengenai bagaimana pengelolaan limbah cair rumah sakit tetap dilakukan sesuai ketentuan lingkungan hidup.
Untuk memperoleh klarifikasi, wartawan BARANEWS telah menghubungi Direktur RSUMAK, dr. Sri Agusti, M.Ked., Sp.KJ., melalui pesan WhatsApp pada Jumat (30/10/2026), sekitar pukul 10.30 WIB.
Dalam pesan tersebut, wartawan memperkenalkan diri dan meminta penjelasan terkait keluhan keluarga pasien, termasuk kondisi IPAL, layanan radiologi, serta ketersediaan air bersih.
Namun, pesan konfirmasi tersebut terlihat telah dibaca, tetapi belum ada jawaban hingga berita ini diterbitkan.
Tidak adanya tanggapan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan besar mengenai kondisi fasilitas dan langkah penanganan di RSUMAK Gayo Lues. BARANEWS tetap membuka ruang bagi Direktur maupun manajemen RSUMAK untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab demi menjaga keberimbangan pemberitaan, agar keluhan masyarakat terjawab jelas apa sebenarnya yang terjadi. (J.Porang)








































