slot preparation.lsrs.lu

Hampir Sebulan Terputus Akses, Relawan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Bantuan ke Bener Meriah dan Takengon

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:30 WIB

50342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE — Selama 25 hari pasca bencana hidrometeorologi akhir November lalu, sejumlah pegawai Bea Cukai Lhokseumawe tidak hanya menjalankan tugas kemanusiaan, tetapi juga mengalami dampak langsung sebagai korban tidak langsung bencana. Terputusnya akses darat menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah membuat mereka tidak dapat menjangkau orang tua, keluarga, kerabat, hingga para mitra kerja di wilayah tersebut. Setelah akses mulai terbuka secara terbatas, Tim Relawan Kemenkeu Peduli–Bea Cukai Lhokseumawe bersama Kanwil Bea Cukai Aceh akhirnya menyalurkan bantuan ke Bener Meriah dan Takengon (22/12/2025)

Penyaluran bantuan kali ini tidak hanya menjadi misi kemanusiaan, tetapi juga perjalanan emosional bagi para pegawai Bea Cukai Lhokseumawe. Selama lebih dari tiga pekan, sebagian pegawai tidak dapat menjangkau orang tua, keluarga, kerabat, hingga para pengguna jasa Bea Cukai Lhokseumawe di wilayah Bener Meriah dan Takengon akibat terputusnya jalur darat.

Perjalanan menuju lokasi tidak berlangsung mudah. Kondisi jalan yang masih berlumpur, rusak di sejumlah titik, serta penerapan sistem buka tutup menuntut kehati-hatian dan ketahanan fisik tim relawan. Beberapa ruas hanya dapat dilalui kendaraan tertentu, sementara proses perbaikan jalan masih berlangsung dengan alat berat di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini memiliki makna yang lebih dalam dibandingkan misi-misi sebelumnya.

“Selama kurang lebih 25 hari, banyak pegawai kami yang secara fisik dan emosional terputus dari orang tua, keluarga, kerabat, serta para stakeholder Bea Cukai di Bener Meriah dan Takengon. Ketika akses mulai terbuka, penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian institusi sekaligus ikhtiar kemanusiaan dari para pegawai,” ujar Vicky.

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil solidaritas dan kepedulian pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan, yang diarahkan untuk membantu warga bertahan di tengah fase tanggap darurat lanjutan dan awal pemulihan pasca bencana.

Menurutnya, keterbatasan akses selama hampir satu bulan turut berdampak pada distribusi logistik, aktivitas ekonomi, dan hubungan sosial masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran langsung relawan di lokasi menjadi pesan penting bahwa negara dan institusi tetap hadir, meski dengan segala keterbatasan.

“Perjalanan ini mengajarkan kami bahwa di balik tugas kedinasan, ada nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga. Apa yang kami salurkan mungkin tidak sebanding dengan kebutuhan di lapangan, tetapi setidaknya menjadi penguat bagi keluarga, masyarakat, dan para mitra kerja yang selama ini berkontribusi bersama Bea Cukai,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan sosial dan psikologis masyarakat di dua kabupaten tersebut yang sempat terisolasi akibat bencana.  (*)

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
HIMAKO Universitas Malikussaleh Sambut 150 Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Lewat Meuraka
Bea Cukai Lhokseumawe Serahkan NPPBKC kepada CV. Rencong Makmur Sejahtera
FKP 2026, Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Layanan dan Pengawasan
Mahasiswa HMI Geruduk DPRK Lhokseumawe, Lontarkan Tujuh Tuntutan Keras
Tuntut Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Tuntut Pembebasan Dua Mahasiswa Aceh, Aliansi Rakyat Pro Demokrasi Soroti Tindakan Polda Metro Jaya
Diduga Membobol Ruko, Seorang Pria di Cunda Lhokseumawe Dikepung dan Diamankan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru