Kapal BC 60001 Tiba di Langsa Membawa 19 Ton Bantuan dan 51 Tenaga Medis serta Relawan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 03:41 WIB

50251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa, 6 Desember 2025 — Upaya penanganan bencana banjir di Aceh kembali diperkuat dengan kedatangan Kapal BC 60001 yang sandar dengan selamat di Pelabuhan Kuala Langsa pada pukul 01.30 WIB dini hari. Kapal tersebut berangkat dari Belawan pada 5 Desember 2025 pukul 19.30 WIB, membawa bantuan logistik dalam jumlah besar serta puluhan tenaga medis dan relawan untuk memperkuat layanan kemanusiaan di wilayah terdampak.

Kapal BC 60001 mengangkut tim medis dari RS Putri Bidadari yang berjumlah 12 orang, terdiri dari 5 dokter dan 7 tenaga kesehatan. Selain itu turut dibawa relawan Sapu Jagad Bea Cukai Tanjung Balai Karimun yang berjumlah 9 orang, serta 27 relawan Poltekkes Medan yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di puskesmas wilayah terdampak. Secara keseluruhan, terdapat 51 penumpang dalam pelayaran ini yang seluruhnya siap diterjunkan untuk membantu penanganan bencana di Langsa dan sekitarnya.

Setibanya di Pelabuhan Langsa, proses pembongkaran logistik dimulai pada pukul 08.00 WIB. Bantuan yang dibawa mencapai 19 ton dan terdiri dari beras seberat 5 ton, air mineral sebanyak 8,4 ton, mi instan sebanyak 2 ton, serta obat-obatan seberat 600 kilogram. Selain itu, kapal juga membawa 3 ton barang lain seperti pakaian, popok bayi, makanan kaleng, genset, dan lampu darurat untuk mendukung kebutuhan korban di masa tanggap darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menjelaskan bahwa seluruh bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada para korban banjir yang membutuhkan dukungan logistik dan layanan kesehatan. Ia juga mengarahkan agar seluruh tenaga kesehatan yang tiba hari ini di Langsa dapat segera mulai memberikan pelayanan dan bantuan medis kepada para korban.

Sementara itu, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Bara Suliawantoro, menjelaskan bahwa rencana awal proses penjemputan Kapal BC 60001 oleh BC 30001 melalui mekanisme ship-to-ship di perairan Langsa tidak perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan kondisi cuaca yang sangat mendukung dan situasi air pasang yang memungkinkan BC 60001 langsung masuk dan sandar di Pelabuhan Langsa tanpa hambatan.

Kedatangan BC 60001 dengan muatan bantuan besar serta kehadiran tenaga kesehatan dan relawan menjadi penguatan penting bagi penanganan bencana di Kota Langsa yang masih berada dalam masa pemulihan pasca banjir. Bea Cukai Aceh menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak agar setiap bantuan dapat tiba cepat dan tepat sasaran bagi para korban yang membutuhkan.

Berita Terkait

Bea Cukai Langsa Terima Audiensi Persatuan Wartawan Langsa (PERWAL) “Kepala Bea Cukai Langsa Tekankan Pentingnya Peran Strategis Media dalam Mendukung Pemberantasan Peredaran Barang Ilegal”
Sinergi Aparat dan Bea Cukai Langsa, Sosialisasi Gencar Tekan Peredaran Rokok Ilegal
Penguatan Integritas melalui Jam Pimpinan, Kakanwil DJBC Aceh Kunjungi Bea Cukai Langsa
Kunjungan Kerja Kakanwil DJBC Aceh Perkuat Sinergi dan Pengembangan UMKM di Wilayah Langsa
Bea Cukai Langsa Laksanakan Pemusnahan Rokok Ilegal Senilai RP 1,29 Miliar
Polres Langsa Ungkap 2 Kilogram Sabu, Selamatkan 16 Ribu Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
Bea Cukai Langsa Selenggarakan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal
Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Sabtu, 11 April 2026 - 00:46 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 00:44 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru