slot preparation.lsrs.lu

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Nilai Budaya Organisasi Melalui Program CAKRA DONYA

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 17:31 WIB

50416 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe (06/11/2025) – Bea Cukai Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai budaya organisasi Kementerian Keuangan. Melalui kegiatan bertajuk “Internalisasi Budaya Organisasi Kementerian Keuangan dan Pengenalan CAKRA DONYA”, para pegawai diajak menumbuhkan semangat kebersamaan dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 6 November 2025 di Aula Samudera Pasee, Lhokseumawe.

Acara internalisasi ini dipandu langsung oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian. Dalam penyampaiannya, Vicky menegaskan pentingnya memahami serta menerapkan nilai-nilai budaya organisasi dalam setiap aspek pekerjaan. “Budaya organisasi bukan sekadar slogan, melainkan arah perilaku dan sikap dalam bekerja serta melayani masyarakat,” ujarnya di hadapan seluruh pegawai.

Momentum ini juga menjadi ajang pengenalan program CAKRA DONYA yang merupakan akronim dari “Cerminkan Budaya Kolaboratif, Dukung Ekspor Melalui Sinergi Nyata”. Program tersebut merupakan inovasi Bea Cukai Lhokseumawe dalam menginternalisasikan nilai-nilai budaya Kemenkeu melalui pendekatan lokal yang berakar pada filosofi Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CAKRA bermakna roda penggerak, melambangkan semangat yang terus berputar untuk perubahan positif dan peningkatan kualitas diri maupun organisasi. Sementara DONYA, yang dalam bahasa Aceh berarti dunia, menggambarkan budaya organisasi yang nyata dan berdaya guna. Filosofi ini mengandung makna bahwa setiap pegawai Bea Cukai Lhokseumawe adalah bagian dari roda perubahan yang hidup — bergerak menuju organisasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan.

Melalui program ini, Bea Cukai Lhokseumawe juga menekankan pentingnya komunikasi efektif dan sinergi antar pegawai. Internalisasi CAKRA DONYA diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, serta menumbuhkan budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan. (RED)

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
HIMAKO Universitas Malikussaleh Sambut 150 Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Lewat Meuraka
Bea Cukai Lhokseumawe Serahkan NPPBKC kepada CV. Rencong Makmur Sejahtera
FKP 2026, Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Layanan dan Pengawasan
Mahasiswa HMI Geruduk DPRK Lhokseumawe, Lontarkan Tujuh Tuntutan Keras
Tuntut Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Tuntut Pembebasan Dua Mahasiswa Aceh, Aliansi Rakyat Pro Demokrasi Soroti Tindakan Polda Metro Jaya
Diduga Membobol Ruko, Seorang Pria di Cunda Lhokseumawe Dikepung dan Diamankan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru