Pemkab Gayo Lues Perkuat Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 02:13 WIB

50469 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat, sebagai bagian dari upaya nasional pengendalian laju inflasi. Komitmen tersebut tercermin dalam keikutsertaan aktif Pemerintah Kabupaten dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa (4/11/2025).

Rapat koordinasi rutin ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang memaparkan perkembangan inflasi nasional serta menyampaikan arahan kepada seluruh kepala daerah guna memastikan pelaksanaan strategi pengendalian harga di daerah berjalan efektif.

Dalam paparannya, Mendagri menyampaikan bahwa tingkat inflasi nasional secara tahunan (year-on-year/YoY) pada Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86 persen. Angka ini meningkat 0,28 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut, menurutnya, masih berada dalam rentang target nasional, namun perlu diwaspadai agar tidak terus mengalami tren peningkatan di bulan-bulan mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendagri menjelaskan bahwa kenaikan inflasi saat ini sebagian besar dipicu oleh komponen perawatan pribadi dan jasa lainnya, dengan emas perhiasan menjadi kontributor utama inflasi sebesar 0,21 persen.

“Kenaikan harga emas ini menjadi penyumbang utama inflasi, dan trennya saat ini meningkat cukup tinggi,” ujarnya dalam forum tersebut.

Lonjakan harga emas, lanjut Tito, merupakan dampak dari dinamika ekonomi global, terutama melemahnya kepercayaan terhadap dolar AS yang mendorong sejumlah negara untuk mengalihkan sebagian besar cadangan devisanya ke dalam bentuk emas. Kondisi ini turut mempengaruhi kestabilan harga emas di pasar domestik.

Selain emas, inflasi juga terdorong oleh naiknya harga komoditas pangan, antara lain cabai merah yang menyumbang 0,06 persen, telur ayam ras 0,04 persen, daging ayam ras 0,02 persen, dan wortel sebesar 0,01 persen. Komoditas-komoditas ini menjadi perhatian khusus karena bersentuhan langsung dengan konsumsi harian masyarakat.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyatakan akan terus memperkuat koordinasi antarinstansi guna mengendalikan lonjakan harga pangan dan menjaga ketersediaan pasokan di tingkat lokal. Pemerintah juga mengupayakan intervensi pasar melalui operasi pasar murah serta mendorong sinergi dengan stakeholder terkait, termasuk petani lokal dan pelaku distribusi.

Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar setiap daerah memiliki strategi yang adaptif dalam mengendalikan inflasi, di antaranya dengan memperkuat cadangan pangan daerah, menjaga kelancaran distribusi, dan memantau harga secara berkala.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues meyakini bahwa pengendalian harga dan perlindungan daya beli masyarakat adalah bagian dari misi besar menjaga stabilitas sosial ekonomi di tengah tantangan global yang dinamis. Melalui kebijakan yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah daerah optimistis inflasi dapat tetap terkendali dan pertumbuhan ekonomi lokal tetap berjalan stabil. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa
Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi
Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru