Bupati Gayo Lues Dorong Pemberdayaan Pasca-Pelatihan Melalui Kemitraan Lokal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 02:04 WIB

50502 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus mendorong model pembangunan berbasis pemberdayaan dan kemitraan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam arahannya, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si, menginstruksikan agar peserta pelatihan yang sebelumnya difasilitasi oleh pemerintah daerah dapat langsung diberdayakan melalui kemitraan produktif dengan unit usaha lokal, seperti Dapur MBG dan Koperasi Merah-Putih.

Langkah itu menurutnya penting untuk memastikan pelatihan tidak berhenti pada perolehan pengetahuan semata, tetapi berlanjut menjadi aktivitas ekonomi nyata yang berdampak pada penguatan kesejahteraan masyarakat.

“Setelah ikut pelatihan diarahkan bekerja sama dengan Dapur MBG misalnya, atau para penderes bekerja sama dengan Koperasi Merah-Putih, lalu nanti dari koperasi kita jual hasilnya ke pabrik. Jadi semua berdaya,” ujar Suhaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai pendekatan ini dapat menciptakan ekosistem pembangunan yang harmonis dan saling menguatkan. Dalam pola tersebut, peserta pelatihan tidak hanya menjadi individu terlatih, namun juga bagian dari jaringan produksi dan distribusi lokal yang terintegrasi dengan kebutuhan pasar.

Bupati menambahkan, sistem kemitraan seperti ini juga dipercaya mampu mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, sekaligus menunjukkan bahwa program-program nasional yang disalurkan di daerah memiliki dampak nyata dan terukur terhadap kehidupan masyarakat.

“Pemerintah hadir bukan hanya memberi pelatihan, tapi memastikan ada langkah lanjut. Kita ingin masyarakat bisa mandiri, punya penghasilan, dan menjadi bagian dari sistem ekonomi yang produktif,” katanya.

Lebih dari itu, Suhaidi berharap pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan juga mengambil peran aktif dalam mengorganisasi kegiatan pemberdayaan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menyusun dan menjalankan program hingga tataran implementasi di lapangan.

Program pemberdayaan pasca-pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk memperkuat ekonomi kerakyatan yang berbasis pada potensi lokal serta kemampuan masyarakat dalam mengelola hasil bumi, khususnya komoditas unggulan seperti kopi dan produk turunan lainnya.

Melalui pendekatan yang terstruktur ini, Pemerintah Gayo Lues berharap terbentuk sebuah ekosistem ekonomi baru yang tumbuh dari bawah, mengakar kuat di masyarakat, dan mampu berjalan secara mandiri untuk mendorong kemajuan daerah secara adil dan berkelanjutan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Tujuh Warga Gayo Lues Jalani Hukuman Cambuk atas Pelanggaran Qanun Syariat Islam
Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:25 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:36 WIB

BEM UI Bantah Demo Tanpa Pemberitahuan, Klaim Surat ke Polisi Sudah Dikirim

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:48 WIB

Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis Makin Meluas

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:20 WIB

Aksi Ribuan Mahasiswa Indonesia di Jakarta Disorot Media Asing, Protes soal Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

KPK Bongkar Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Audit Muara Enim, Lima Orang Ditahan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:25 WIB

Demi Mengejar WTP, Bupati Muara Enim Diduga Suap Audit BPK, KPK Tetapkan Lima Tersangka

Berita Terbaru