slot preparation.lsrs.lu

Listrik Padam Berhari-hari, HMI FISIP USK Desak PLN Bertanggung Jawab atas Pemadaman Listrik Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 01:08 WIB

50654 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh, 1 Oktober 2025 – Dalam beberapa hari terakhir, sebagian besar wilayah Aceh mengalami pemadaman listrik berkepanjangan. Sejak sekitar 29 September 2025, listrik di Aceh padam bergantian dan belum sepenuhnya pulih hingga 1 Oktober 2025. Beberapa daerah tercatat mengalami pemadaman selama lebih dari 12 jam dalam satu hari.

Menurut keterangan resmi PLN Aceh, gangguan terjadi karena gagal sinkronisasi pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan 3, yang menyebabkan sistem kelistrikan tidak dapat segera kembali normal. Meskipun tim teknis PLN telah dikerahkan untuk pemulihan secara bertahap, hingga saat ini belum ada kepastian kapan listrik akan normal sepenuhnya.

Menanggapi situasi ini, Himpunan Mahasiswa Islam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (HMI FISIP USK) mengecam keras kelalaian PLN dalam menjaga pasokan listrik. Rakyat Aceh, khususnya pelajar, pedagang kecil, rumah sakit, dan warga umum, terpaksa menanggung kerugian nyata akibat listrik tak kunjung menyala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum HMI FISIP USK : Nabil Alam Mubarak mendesak PLN untuk segera memberikan pernyataan terbuka dan penjelasan detail atas penyebab utama gangguan. Lebih dari itu, PLN harus mengeluarkan kompensasi atau solusi praktis bagi warga yang terdampak. Penyelesaian secara teknis harus dipercepat agar tidak kembali terulang.

Kami juga mendesak pemerintah pusat dan Pemprov Aceh untuk mengevaluasi kinerja PLN dan memastikan agar tenaga listrik menjadi hak dasar rakyat yang adil dan merata. Sudah saatnya setelah 80 tahun Indonesia merdeka, Aceh tidak lagi “gelap” karena listrik, tetapi terang oleh pelayanan yang bisa dipercaya. (*)

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
HIMAKO Universitas Malikussaleh Sambut 150 Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Lewat Meuraka
Bea Cukai Lhokseumawe Serahkan NPPBKC kepada CV. Rencong Makmur Sejahtera
FKP 2026, Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Layanan dan Pengawasan
Mahasiswa HMI Geruduk DPRK Lhokseumawe, Lontarkan Tujuh Tuntutan Keras
Tuntut Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Tuntut Pembebasan Dua Mahasiswa Aceh, Aliansi Rakyat Pro Demokrasi Soroti Tindakan Polda Metro Jaya
Diduga Membobol Ruko, Seorang Pria di Cunda Lhokseumawe Dikepung dan Diamankan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru