slot preparation.lsrs.lu

Menjaga Gerbang Barat Nusantara: Sinergi Laut Tiga Institusi Amankan Perairan Sabang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 22:45 WIB

50761 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang — Wilayah perairan di ujung barat Indonesia kembali menjadi titik fokus pengamanan lintas instansi. Selama lima hari, mulai Kamis, 24 Juli hingga Sabtu, 26 Juli 2025, sinergi tiga institusi—Bea Cukai Sabang, Satpolairud Polres Sabang, dan Korpolairud Baharkam Polri—terjalin dalam Operasi Patroli Laut Bersama. Langkah ini bukan hanya simbol koordinasi antar-lembaga, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga integritas maritim Indonesia, terutama di kawasan strategis dan rawan pelanggaran hukum seperti perairan Sabang.

Upacara pembukaan patroli gabungan tersebut digelar Kamis pagi (24/7) dengan penuh khidmat di pelabuhan Sabang. Kepala Kantor Bea Cukai Sabang, Kiagus Nurzaman Muhammad, S.E., M.E., berdiri sejajar dengan para perwira tinggi dari dua lembaga lainnya—AKBP Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han), M.Mar., Komandan Kapal Patroli Wisanggeni-8005 milik Korpolairud Baharkam Polri, serta Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST., MM., M.Mar., M.Tr.Sou., M.Han. Apel juga turut dihadiri oleh Kepala BNN Kota Sabang, Dahlia Sungkar, S.E., menandai keterlibatan penuh lintas sektor dalam pengamanan maritim.

Dalam sambutannya, Kiagus Nurzaman menyampaikan bahwa kawasan perairan Sabang memegang peran penting sebagai jalur keluar masuk aktivitas pelayaran dan perdagangan lintas negara. Posisi geografisnya yang strategis, sekaligus rentan, menjadikan Sabang sebagai salah satu titik paling krusial dalam pengawasan laut. “Wilayah ini rawan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum, seperti penyelundupan barang, perdagangan ilegal, hingga peredaran narkotika. Oleh karena itu, pengawasan laut memerlukan sinergi antarlembaga yang solid dan berkelanjutan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Patroli laut yang dilakukan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan operasi pengawasan aktif yang menyasar lalu lintas kapal di wilayah perairan Sabang dan sekitarnya. Kapal Patroli Wisanggeni-8005 menjadi ujung tombak pengamatan, dibantu armada laut dari Bea Cukai dan Satpolairud yang melakukan penyisiran dan pemantauan sepanjang jalur pelayaran.

Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, menegaskan bahwa kehadiran aparat di laut menjadi wujud nyata negara dalam menegakkan hukum hingga ke wilayah terluar. “Sabang bukan sekadar ikon geografis. Ia adalah garda terdepan. Maka kehadiran aparat gabungan di sini adalah mandat konstitusional untuk menjaga batas, menegakkan hukum, dan memberi rasa aman kepada masyarakat pesisir,” katanya.

Sementara itu, Komandan KP Wisanggeni-8005, AKBP Nyoto Saptono, menekankan pentingnya komunikasi taktis dalam operasi bersama. Ia menyebut koordinasi tak hanya berhenti pada tataran teknis di lapangan, tetapi juga merambah pada pertukaran informasi intelijen serta penguatan sistem deteksi dini terhadap potensi ancaman di laut.

Patroli laut ini juga sejalan dengan peran Bea Cukai sebagai community protector, yang dalam beberapa tahun terakhir memperkuat pendekatan kolaboratif dengan aparat penegak hukum lainnya. “Pengawasan laut tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi ini bukan hanya penting, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam menghadapi dinamika kejahatan lintas batas yang semakin kompleks,” tegas Kiagus Nurzaman.

Sabang, yang selama ini dikenal sebagai kota pariwisata dan pelabuhan bebas, ternyata juga menyimpan kerentanan. Letaknya yang dekat dengan jalur pelayaran internasional dan minimnya pengawasan permanen di titik-titik terpencil membuat wilayah ini kerap dijadikan jalur alternatif oleh jaringan penyelundupan.

Dengan pelaksanaan patroli gabungan selama lima hari tersebut, ketiga institusi berharap terbangun standar pengawasan maritim yang lebih kuat, adaptif, dan responsif terhadap ancaman lintas batas. Upaya ini juga sekaligus menunjukkan kepada publik dan dunia bahwa Indonesia tidak pernah lengah dalam menjaga wilayah lautnya—termasuk di titik paling barat dari garis khatulistiwa. (RED)

Berita Terkait

Temui Nelayan di Sabang, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi hingga ke Pemerintah Pusat
Penyelam Asal Malaysia Hilang di Perairan Sabang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Tegas Soal Penerapan Syariat, Rizieq Shihab Beri Syarat Kondisi Pejabat Disebut Kafir
Informasi Shalat Idul Adha di Kota Sabang, Siap Sambut Momentum Idul Qurban
Bea Cukai, Polres Sabang, dan BNNK Bersama Perkuat Pengawasan Barang Penumpang di Pelabuhan Balohan Sabang
Berikut Daftar Khatib se Kota Sabang
Kunjungan Perdana ke Sabang, Kakanwil DJBC Aceh Tekankan Integritas dan Kolaborasi
Kemenag Kota Sabang Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Gayo Lues

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:28 WIB

Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh

Berita Terbaru