slot preparation.lsrs.lu

Penyelam Asal Malaysia Hilang di Perairan Sabang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 22:24 WIB

50227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SABANG — Seorang wisatawan asal Malaysia, Ho Wee Han (49), dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di kawasan wisata Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Aceh, Jumat (11/9/2026). Korban terakhir terlihat di perairan Shark Plateau, yang terletak di sebelah Pulau Seulako, saat mengikuti aktivitas diving bersama rombongan.

Ho Wee Han diketahui tiba di Sabang pada Selasa (8/9) dan berencana kembali ke Malaysia pada Senin (14/9). Korban sempat menginap di Rubiah Resort sebelum melanjutkan perjalanan dan berpindah ke Iboih Dive Center. Pada hari kejadian, Ho Wee Han bersama tiga penyelam lainnya turun ke Shark Plateau dengan pendampingan pemandu selam dari Iboih Dive Center, Ulayya Firmansyah. Rombongan berangkat menggunakan kapal dan tiba di lokasi penyelaman dalam waktu sekitar 10 menit.

Menurut keterangan Ulayya, penyelaman dilakukan hingga kedalaman 44,5 meter dalam waktu sekitar dua menit. Pada saat berada di dasar laut, seluruh anggota grup masih terpantau. Sekitar dua hingga tiga menit kemudian, salah satu anggota, Ho Wee Han, tidak lagi terlihat di antara rombongan. Awalnya, Ulayya menduga korban naik ke permukaan atau mengikuti penyelam lain yang ada di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menyadari kehilangan satu anggota grup, Ulayya membawa rombongan naik ke kedalaman 20 meter dan meminta rekannya memastikan keberadaan korban di sekitar area selam. Seluruh peserta penyelaman berada di bawah air sekitar 19 menit, dan setelah naik ke permukaan, mereka menunggu Ho Wee Han selama kurang lebih 30 menit. Namun, korban tak juga muncul.

Upaya pencarian langsung dilakukan oleh Ulayya bersama rombongan penyelam lain di titik terakhir korban terlihat. Setelah hasilnya nihil, pencarian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polri, Basarnas, Panglima Laot Iboih, pemandu selam, serta masyarakat lokal. Tim terus menyisir perairan di sekitar lokasi penyelaman dan memperluas area pencarian sesuai prediksi kemungkinan pergerakan arus bawah laut yang dapat membawa korban ke arah berbeda.

Hingga saat ini, upaya pencarian masih berlangsung dengan harapan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat. Aparat meminta siapa saja yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban untuk segera melapor agar proses evakuasi bisa dilakukan secepat mungkin. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat kawasan Sabang merupakan destinasi wisata penyelaman yang cukup diminati wisatawan domestik dan mancanegara. Upaya pencarian dan pengamanan ditingkatkan demi menjamin keselamatan para pengunjung di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Temui Nelayan di Sabang, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi hingga ke Pemerintah Pusat
Tegas Soal Penerapan Syariat, Rizieq Shihab Beri Syarat Kondisi Pejabat Disebut Kafir
Informasi Shalat Idul Adha di Kota Sabang, Siap Sambut Momentum Idul Qurban
Bea Cukai, Polres Sabang, dan BNNK Bersama Perkuat Pengawasan Barang Penumpang di Pelabuhan Balohan Sabang
Berikut Daftar Khatib se Kota Sabang
Kunjungan Perdana ke Sabang, Kakanwil DJBC Aceh Tekankan Integritas dan Kolaborasi
Kemenag Kota Sabang Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Gayo Lues
BPKS Sabang Jadi Lokus Studi Lapangan PKA II LAN RI, Soroti Kepemimpinan Adaptif dan Tata Kelola Berintegritas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Keluarga Pasien Keluhkan IPAL, Radiologi, dan Air Bersih RSUMAK Gayo Lues, Direktur Tak Beri Tanggapan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:44 WIB

Saksi Pelapor Ungkap Detail Pemeriksaan Ijazah Jokowi di Polda Metro Jaya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:40 WIB

600 Ton Beras Subsidi Disulap Jadi Premium di Jakarta Timur, Mentan Sidak dan Ancam Pecat Oknum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:33 WIB

Hakim Putuskan Sidang Dugaan Pemerasan Febrie Adriansyah Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:26 WIB

Penampakan 10 Tersangka Lab Sabu 1,2 Ton Saat Digiring ke Bareskrim Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:21 WIB

Kolaborasi Lintas Negara Bongkar Laboratorium Narkotika Skala Besar di Aceh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:13 WIB

KPK Geledah Kantor Bea Cukai Kudus dan Kantor PT Djarum Terkait Dugaan Korupsi Kepabeanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Wacana Redefinisi Korupsi Menguat, Pemerintah Pertimbangkan Under Invoicing Masuk Tindak Pidana

Berita Terbaru