Mendekatkan Aspirasi dan Kepedulian, Tgk Suryadi Kunjungi SDN Matang Kruet

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:28 WIB

50408 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur — Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan di daerah, kunjungan langsung wakil rakyat ke sekolah-sekolah menjadi penting untuk menjembatani kebutuhan di lapangan dengan kebijakan pembangunan. Hal inilah yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur dari Partai PAS Aceh, Tgk Suryadi, yang pada Kamis (17/7/2025) melakukan kunjungan silaturahmi ke SD Negeri Matang Kruet, Kecamatan Pante Bidari.

Kunjungan Tgk Suryadi tidak hanya bersifat simbolis atau seremonial. Ia hadir dengan niat mempererat komunikasi antara legislatif dengan institusi pendidikan dasar di wilayah pemilihannya, sekaligus untuk menyalurkan bantuan nyata. Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan secara simbolis bantuan baju seragam kepada murid-murid baru kelas 1 melalui kepala sekolah. Bantuan tersebut diharapkan mampu sedikit meringankan beban para orang tua di awal tahun ajaran yang kerap disertai dengan kebutuhan biaya yang tidak sedikit.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai wakil rakyat untuk terus hadir dan memberi kontribusi nyata terhadap pendidikan. Semoga seragam ini dapat memotivasi anak-anak kita untuk lebih semangat belajar,” ujar Tgk Suryadi kepada awak media yang hadir di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendidikan, kata dia, bukan hanya soal angka dan kebijakan dari balik meja kantor, melainkan juga menyentuh langsung kebutuhan dan kenyataan di ruang-ruang kelas yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Karena itu, dalam kunjungan tersebut, Tgk Suryadi tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan. Ia meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan Kepala Sekolah SDN Matang Kruet guna mendengarkan aspirasi dan harapan yang selama ini belum tersampaikan secara formal.

Salah satu kebutuhan mendesak yang disampaikan oleh pihak sekolah adalah pembangunan satu unit ruang kantor yang layak bagi para guru. Menurut penuturan kepala sekolah, hingga saat ini para guru belum memiliki ruangan tersendiri untuk melakukan kegiatan administratif, rapat dewan guru, maupun perencanaan kegiatan belajar. Akibatnya, para guru terpaksa menggunakan ruang kelas secara bergantian, bahkan kerap mengalah terhadap kebutuhan siswa yang lebih diutamakan.

“Kami sangat membutuhkan ruang kantor guru yang representatif. Selama ini kami tidak mempunyai ruangan untuk para guru untuk kegiatan administrasi maupun pertemuan dewan guru. Kami hanya memakai ruangan kelas secara bergantian dengan siswa,” ujar kepala sekolah kepada Tgk Suryadi dengan nada berharap.

Mendengar langsung aspirasi tersebut, Tgk Suryadi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan sekolah dalam agenda pembangunan ke depan. Ia menegaskan bahwa masukan langsung dari lapangan seperti inilah yang menjadi dasar penting bagi DPRK dalam menyusun prioritas anggaran dan kebijakan pendidikan.

“Kami akan mengupayakan agar permintaan pembangunan ruang dewan guru ini bisa masuk dalam program pembangunan pendidikan. Apa yang disampaikan oleh pihak sekolah menjadi masukan penting bagi kami dalam memperjuangkan anggaran di DPRK,” tegasnya.

Kehadiran Tgk Suryadi di SDN Matang Kruet mencerminkan salah satu wajah dari fungsi representasi anggota dewan yang dijalankan tidak hanya melalui forum resmi di ruang sidang, tetapi juga dengan menyapa langsung masyarakat dan menyerap aspirasi secara nyata. Bagi dunia pendidikan di daerah, kunjungan seperti ini menjadi jembatan penting yang menghubungkan kebutuhan nyata di sekolah dengan kemungkinan pemenuhan melalui kebijakan daerah.

Tgk Suryadi menilai bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Butuh sinergi antara pemerintah, legislatif, dan elemen masyarakat lainnya. Dengan memperkuat sinergi itulah, pendidikan di Aceh Timur bisa bergerak maju, terutama dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kunjungan ini sekaligus menjadi penanda bahwa perhatian terhadap pendidikan tidak boleh berhenti pada slogan dan janji kampanye, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan konkret, mulai dari kebutuhan paling dasar seperti seragam hingga sarana pendukung pembelajaran yang layak bagi guru dan siswa. Melalui langkah kecil seperti ini, semangat besar untuk membangun pendidikan dari pinggiran pun terus menyala. (*)

Berita Terkait

Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri Dengan Kebun Sayur
Haris Nduru Merasa Dibohongi, Kadis PUPR Aceh Timur Beri Keterangan Berbeda Soal Proyek Rp7,25 Miliar
Kurban Pekerja dan Kontraktor Medco E & P Jangkau Ratusan Penerima Manfaat Di Blok A
BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh
Peringati Hari Buruh, Pekerja Medco E&P Malaka Sumbang 136 Kantong Darah
Medco E&P Malaka Jangkau Ribuan Penerima Manfaat Lewat Program Ramadan Di Aceh Timur
Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak
IKABNAS Lemhannas membantu pendidikan warga Pasca bencana Hidrometeorologi di Aceh Timur

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:49 WIB

Kapolda Jawa Barat Beberkan Kronologi Penangkapan Taufik Hidayat, Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:48 WIB

Bangkai Keadilan di Tanah Sendiri: PT LNK Masih Dibiarkan, Aparat Tak Netral, Mafia Tanah Harus Disapu Tuntas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:48 WIB

DPRD Langkat Tantang PT LNK Tunjukkan HGU, Keluarga Sembiring Klaim Miliki Bukti Sah Penguasaan Lahan Sejak Lama

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:54 WIB

Empat Tersangka Penganiayaan Tiga Pekerja Migran Indonesia di Johor Ditahan Polisi Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:43 WIB

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:29 WIB

Prof Dr Nasomal: “Pak Kapolri, Galian Pasir Tidak Berizin Di Bintan Merusak Ekosistem Alam. Pelakunya Tidak Pernah Ditangkap. Di Mana Polisi?”

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Berita Terbaru