Viral Video Diduga Oknum Satpol PP-WH Aceh Utara Simpan Rokok Razia, Pihak Terkait Berikan Klarifikasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:47 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA — Publik Aceh Utara dihebohkan beredarnya video pendek yang diduga merekam dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) memasukkan bungkus rokok ke dalam saku saat melakukan razia rokok ilegal di kawasan Keude Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Senin (10/8/2026). Video tersebut viral di media sosial dan memicu dugaan adanya praktik tidak profesional aparatur negara dalam mengamankan barang hasil sitaan Operasi Pasar.

Menanggapi isu ini, Sekretaris Satpol PP-WH Aceh Utara, Abdullah, didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe Vicky Fadian, serta dua anggota yang terekam dalam video, menyampaikan klarifikasi resmi pada Kamis (13/8/2026). Abdullah menegaskan, seluruh rokok yang ditemukan dalam kegiatan razia dikumpulkan sebagai barang bukti dan diserahkan ke Bea Cukai Lhokseumawe, bukan untuk kepentingan pribadi petugas di lapangan.

“Barang yang ditemukan dalam kegiatan tersebut dikumpulkan sebagai barang bukti dan diserahkan kepada Bea Cukai,” tegas Abdullah saat memberikan penjelasan kepada media. Ia menekankan bahwa klarifikasi ini merupakan bentuk transparansi agar publik tidak salah paham terhadap pelaksanaan tugas Operasi Pasar oleh Satpol PP-WH dan Bea Cukai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video berdurasi pendek yang beredar di media sosial memperlihatkan dua petugas, masing-masing pria dan wanita, diduga memasukkan satu bungkus rokok ke dalam saku pada saat razia. Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP-WH Aceh Utara, Faisal, mengonfirmasi bahwa oknum petugas yang terekam adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu berinisial T dan M.

Faisal menyatakan pihaknya telah memanggil kedua oknum petugas untuk dilakukan pemeriksaan internal. Menurutnya, posisi tangan petugas dalam video masih simpang siur dan perlu dilihat lebih lanjut, apakah benar memasukkan rokok ke saku celana atau rokok tersebut sebenarnya terjatuh ke lantai. Pihak Satpol PP-WH berjanji akan mendengarkan keterangan para petugas, saksi dari toko, serta meneliti detail rekaman video sebelum mengambil keputusan mengenai sanksi yang akan dijatuhkan.

Pihak Bea Cukai maupun Satpol PP-WH menegaskan komitmen untuk menangani seluruh temuan rokok ilegal sesuai aturan, dan mengingatkan pentingnya pengawasan publik terhadap integritas aparatur dalam setiap proses penertiban. Sanksi akan diberikan apabila terbukti terjadi pelanggaran kode etik atau disiplin dalam proses razia. Kasus viral ini juga sekaligus mengingatkan pentingnya penerapan azas transparansi dan akuntabilitas dalam operasi penegakan hukum di tingkat daerah.

Berita ini dikutip dari video yang diunggah akun resmi TikTok Satpol PP dan WH Aceh Utara serta keterangan resmi yang diberikan pada konferensi pers di kantor Bea Cukai Lhokseumawe.  (*)

Berita Terkait

Dari Tsunami Menuju Kemajuan, Ketua DPW NasDem Aceh Irsan Gading Sebut Sukma Bangsa Simbol Kebangkitan Pendidikan Aceh
Saat Harapan Hanyut: 40 Ribu UMKM Aceh Utara Berjuang Bangkit dari Bencana Ketua Lentera Milenial Aceh Mendesak Kebijakan Nyata dan Komitmen Serius Pemerintah untuk Menyelamatkan UMKM Aceh Utara
Sinergi Bea Cukai Aceh dan Aparat Penegak Hukum Ungkap Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Utara
Korban Banjir Bandang Lubuk Pusaka Masih Menanti Kepastian Bantuan Pemerintah
Semarak HUT Yonkav 11/MSC, Bea Cukai Lhokseumawe Ikut Jalan Sehat dan Bakti Sosial
SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Hadir di Langkahan dengan Pendidikan Gratis “Program “Sejuta Santri untuk Negeri
SMK dan SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar”Wujudkan Sejuta Santri Di AOC
SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden atas Program Makan Gratis, Siap Tampung 1.000 Santri

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:06 WIB

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:53 WIB

Senjata Api Mengancam Masyarakat, IMP Desak Evaluasi dan Pemeriksaan Polres Aceh Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:31 WIB

Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:25 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Berita Terbaru