ACEH UTARA – Hingga Ahad, 23 Agustus 2026, keberadaan Tgk Ilyas, warga Gampong Cot Rheu, Kecamatan Kutamakmur, Kabupaten Aceh Utara, masih belum diketahui. Kabar hilangnya Tgk Ilyas muncul setelah kericuhan terjadi pada peringatan Hari Damai Aceh di Banda Aceh, 15 Agustus lalu. Beredar isu bahwa ia ditangkap dan dibawa oleh aparat keamanan, namun hingga kini informasi tersebut belum terverifikasi.
Geuchik Gampong Cot Rheu, Razali, melalui akun TikTok pribadinya mengaku menerima kabar Tgk Ilyas sempat diamankan di jalan dan dibawa ke kantor Kodim. Atas informasi itu, Razali mendatangi Kodim Lhokseumawe pada Sabtu lalu untuk memastikan kebenaran berita yang berkembang di masyarakat.
Menurut Razali, pihak Kodim Lhokseumawe menyatakan Tgk Ilyas dari Cot Rheu tidak ada di kantor mereka. Setelah itu, upaya pencarian terus dilakukan dengan menghubungi Ketua DPRK Aceh Utara dan melakukan pengecekan ke berbagai instansi, termasuk Polres dan Polda. Namun, hasilnya nihil—tidak satu pun yang mengetahui keberadaan Tgk Ilyas.
Banyak rumor simpang siur berkembang di tengah warga. Ada isu yang menyebut Tgk Ilyas sudah dibawa pulang, bahkan sempat muncul kabar kematian. Namun, Razali memastikan kabar tersebut tidak benar. Ia menegaskan kepada keluarga dan masyarakat bahwa hingga kini Tgk Ilyas belum kembali ke rumah, berdasarkan penuturan langsung dari anaknya.
Upaya mencari titik terang keberadaan Tgk Ilyas terus dilakukan, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait. Razali berharap ada kepastian agar keluarga tidak terus dibayangi ketidakjelasan. Sampai saat ini, keluarga bersama perangkat desa bersama-sama menunggu kembalinya warga Cot Rheu tersebut. (*)








































