Aceh Timur – Pertandingan sepak bola antar-dusun di Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, berakhir duka setelah tiga pemuda tersambar petir, Senin (24/8/2026) sore. Satu orang meninggal, sementara dua lainnya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa bermula ketika pertandingan masih berlangsung di tengah cuaca mendung dan hujan, sekitar pukul 17.45 WIB. Tiba-tiba, petir menyambar lapangan yang tengah dipadati pemain dan penonton. Tiga korban—Aril Ramadhan (17), Syawal Fazli (26), dan Halim Wahidin (22)—yang merupakan warga Gampong Pante Panah terkena sambaran langsung.
Aril Ramadhan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Syawal Fazli dan Halim Wahidin segera dilarikan ke RSUD dr. Zubir Mahmud untuk memperoleh penanganan medis. Hingga Selasa, kedua korban masih menjalani perawatan.
Camat Pante Bidari, Darkasyi, membenarkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa semua korban adalah warga setempat yang menjadi peserta pertandingan sepak bola antar-dusun. Ia mengungkapkan keprihatinan mendalam atas musibah yang mengakhiri kegembiraan warga menjadi tragedi.
Darkasyi meminta masyarakat agar lebih waspada, terutama ketika cuaca menunjukkan tanda-tanda mendung atau hujan. Ia mengingatkan agar segala bentuk aktivitas di luar ruangan, khususnya yang melibatkan keramaian dan olahraga, untuk sementara dihentikan demi menghindari risiko tersambar petir.
Imbauan tersebut diharapkan bisa mencegah terulangnya musibah serupa di masa mendatang, seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem di wilayah Aceh. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat luas agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan kondisi cuaca saat menggelar kegiatan di ruang terbuka.(*)






































