slot preparation.lsrs.lu

Kapolres Bireuen Hadiri Pelantikan Pengurus HUDA, Wujudkan Sinergi Ulama dan Pemerintah untuk Jawab Tantangan Sosial

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 00:09 WIB

50230 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN |  Pelantikan Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Aceh Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 yang digelar Rabu (9/9/2026) sore di aula Universitas Islam Aceh (UIA), Paya Lipah, Peusangan, menjadi peristiwa penting bagi masyarakat Bireuen. Ketua Pengurus Besar HUDA Aceh, Anwar Usman, secara langsung melantik Muzakir Abdul Wahab sebagai Ketua Pengurus Wilayah bersama jajaran lengkap, di tengah suasana khidmat yang dirangkai dengan prosesi peusijuek oleh Abdul Hadi.

Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat lintas instansi, termasuk Wakil Bupati Razuardi, unsur kepala dinas, para ulama, pimpinan dayah, dan jajaran aparat kepolisian. Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, hadir dan menunjukkan peran aktif kepolisian dalam memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan ulama serta pemerintah. Keterlibatan Polres Bireuen pada momentum strategis ini memberikan pesan bahwa kepolisian siap menjadi mitra utama dalam mendukung peran ulama dayah dalam pembinaan umat, penguatan nilai keislaman, serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penegasan komitmen ini disampaikan Kapolres Yulhendri di sela acara. Ia menyoroti tantangan nyata yang dihadapi Bireuen, khususnya terkait krisis sosial dan pembinaan generasi muda. Menurutnya, Polres Bireuen selalu membuka ruang sinergi dengan para ulama dan institusi pendidikan guna melindungi masyarakat dari paham ekstrem dan membangun ketahanan moral di tengah arus perubahan. Dengan dukungan jajaran kepolisian, dia berharap program HUDA dapat berjalan efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Wakil Bupati Bireuen, Razuardi, menambahkan bahwa kemajuan daerah bukan semata-mata terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang berakhlak dan tangguh. Pemerintah mendorong agar ulama tampil lebih proaktif dalam membimbing generasi muda, menjaga moralitas publik, serta berperan sebagai mitra kritis pemerintah dalam setiap kebijakan pembangunan.

Ketua HUDA Bireuen, Muzakir Abdul Wahab, pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya kepengurusan baru memperkuat keteladanan dan membangun komunikasi lintas sektor. Ia menegaskan, pengurus HUDA harus mampu mengambil peran nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar sebagai simbol keagamaan, melainkan penggerak utama dalam pembinaan umat dan penjaga kearifan lokal Aceh.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pengurus Besar HUDA Aceh, Anwar Usman, yang mengajak seluruh elemen untuk menjaga kekompakan dan memperkuat jejaring kerja sama. Ia berharap, kehadiran langsung Kapolres dalam pelantikan ini menjadi tanda kuatnya soliditas antara institusi kepolisian, pemerintah, dan ulama dalam mengawal stabilitas sosial di Bireuen.

Prosesi acara juga diisi dengan pembacaan Surat Keputusan pengangkatan pengurus, pengambilan sumpah jabatan, serta penyerahan pataka sebagai lambang amanah. Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan kepolisian, Rektor UIA Nazaruddin secara simbolis menyerahkan cenderamata kepada Kapolres Bireuen di hadapan seluruh hadirin.

Majelis Tanfiziyah Pengurus Wilayah HUDA Kabupaten Bireuen periode lima tahun ke depan terdiri dari Ketua Umum Muzakir Abdul Wahab, Wakil Ketua Umum Agussalim, Sekretaris Umum Musbani, dan Bendahara Umum M. Jafar Abd. Para pejabat tinggi, ketua organisasi keagamaan, serta administratur pemerintah daerah turut hadir memberi dukungan penuh agar HUDA Bireuen semakin solid sebagai mitra pemerintah dan kepolisian dalam menyelesaikan krisis sosial dan pembinaan karakter generasi muda.

Pelantikan ini dipandang sebagai tonggak baru bagi sinergi lintas sektor di Bireuen. Kolaborasi ulama, pemerintah, dan aparat keamanan diyakini akan memperkuat harmoni sosial, mempertahankan nilai agama, serta menciptakan Bireuen yang lebih damai, religius, dan berdaya saing. (RED)

Berita Terkait

Khanduri Turun Sawah Paya Supat, Kadistanbun Bangga Sawah Tadah Hujan Kini Dua Kali Panen
Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing
Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98
Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia
Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam
Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga
Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru