slot preparation.lsrs.lu

Tani Merdeka Bireuen Dorong Petani Adopsi PM-AAS, Efisiensi Biaya dan Tingkatkan Hasil Panen Jadi Fokus

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 15:50 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Upaya mendorong petani agar semakin adaptif terhadap teknologi dan inovasi pertanian terus dilakukan di Kabupaten Bireuen. Salah satunya melalui pengenalan teknik Pertanian Modern *Advance Agri System* (PM-AAS) yang didampingi Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh.

Program strategis Kementerian Pertanian tersebut mendapat apresiasi dari Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Bireuen. Pendampingan dinilai penting untuk membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam usaha tani.

Pengenalan dan pendampingan PM-AAS berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Bireuen, dengan diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan kelompok tani dari berbagai kecamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BRMP Aceh, Firdaus, S.P., M.Si., hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan tersebut. Sementara pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Distanbun Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Mulyadi menilai inovasi yang diperkenalkan BRMP Aceh menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan pola pengelolaan pertanian.

Ia mengapresiasi antusiasme para petani yang hadir dan bersedia mempelajari teknologi serta pendekatan baru dalam usaha tani.

> “Apa yang hari ini diajarkan oleh Bapak Firdaus dari BRMP Aceh adalah inovasi. Saya bangga kepada Bapak Ibu karena sudah mau hadir untuk menerima inovasi itu,” ujar Mulyadi.

Menurutnya, inovasi tersebut diharapkan tidak hanya berdampak terhadap peningkatan produksi, tetapi juga mampu membenahi manajemen usaha tani dan memangkas biaya produksi.

> “Dengan adanya program ini kita petani dapat memangkas biaya dan meningkatkan penghasilan petani karena inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen,” katanya.

Sementara itu, Kepala BRMP Aceh Firdaus menjelaskan bahwa salah satu konsep utama PM-AAS adalah meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dengan memanfaatkan waktu secara lebih efektif.

Ia menggambarkan sistem tersebut melalui pola kerja alat dan mesin pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan setelah proses panen.

> “Kementerian hari ini memikirkan bagaimana indeks pertanaman kita terus meningkat. Bagaimana caranya di belakang combine, traktor langsung mengikuti untuk bajak kembali. Jangan ada istilah tanah istirahat atau menganggur,” ujar Firdaus.

Konsep tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan lahan secara lebih optimal sehingga petani memiliki peluang meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas pertanian.

Ketua Tani Merdeka Bireuen, Azhari yang akrab disapa Datok, menyambut positif pendampingan yang dilakukan BRMP Aceh. Menurutnya, keberhasilan penerapan inovasi pertanian membutuhkan sinergi berbagai pihak, terutama pemerintah, penyuluh, kelompok tani dan organisasi petani.

> “Kami mengapresiasi sinergi BRMP Aceh, Distanbun, kawan-kawan penyuluh dan Tani Merdeka. Semoga ini menjadi kolaborasi solid untuk menyukseskan Program Kementerian Pertanian,” ungkap Datok Azhari.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal TMI Bireuen, Asnawi, S.P., menilai PM-AAS memiliki peluang menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia menilai efisiensi biaya produksi harus menjadi perhatian karena besarnya biaya yang dikeluarkan petani secara langsung berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima.

> “Kami sangat mendukung inovasi PM-AAS ini untuk kesejahteraan petani melalui peningkatan hasil panen dan memangkas *cost* yang selama ini dikeluarkan petani yang masih tinggi,” ujar Asnawi.

Pengenalan PM-AAS di Bireuen diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat berlanjut pada penerapan di tingkat petani. Dengan kolaborasi antara BRMP Aceh, Distanbun, penyuluh dan kelompok tani, inovasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertanian Bireuen yang lebih efisien, produktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Berita Terkait

Khanduri Turun Sawah Paya Supat, Kadistanbun Bangga Sawah Tadah Hujan Kini Dua Kali Panen
Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing
Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98
Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia
Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam
Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga
Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru