Tindakan KIP Bireuen Diduga Memecah Belahkan Anggota Disabilitas, Ketua PPDI Bireuen Kecewa dan Tidak Terima

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 25 November 2023 - 20:21 WIB

50399 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen-Persiapan Menghadapi Pemilu 2024 yang semakin dekat Komisi Independen Pemilihan KIP Kabupaten Bireuen Melakukan sosialisasi kepada berbagai unsur masyarakat dan golongan termasuk Anggota PERS dan kaum Disabilitas Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dan mencegah golput saat Pemilu nanti yang dilaksanakan di kantor KIP Bireuen sejak beberapa hari lalu sampai hari Jumat 24/11/2023

Yusaini Ketua perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bireuen Kepada Awak Media Ini Jum,at Malam 24,11/23 Meminta Di Publikasi tentang kejadian yang Membuat Dirinya Sangat kecewa Dan Tidak Bisa terima Karena diya Merasa Dipermalukan Oleh Pihak KIP Bireuen dengan Anggotanya, Dalam sosialisasi pemilu yang dilakukan oleh KIP itu telah mengumpulkan 50 orang kaum disabilitas yang bernaung di bawah PPDI Yang di pimpin olehnya tanpa sepengetahuan dirinya.
Sedangkan ketua KIP dan jajarannya tidak Asing Dengan Ketua PPDI Tetapi Dalam Hal Ini seperti tidak Saling Kenal mengenal.

Saat Yusaini menghubungi ketua KIP Saiful Hadi mempertanyakan kenapa dia tidak mendapat undangan sementara anggotanya dipergunakan oleh pihak KIP, Saiful Hadi mengatakan tidak tahu itu urusan sekretaris sekarang saya kirim nomor kontak sekretaris saya tuturnya kata Yusaini

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak lama kemudian sekretaris KIP menelepon yusaini langsung dipertanyakan kenapa saya tidak mendapat informasi atau undangan sementara anggota saya dikumpulkan Oleh KIP, kata sekretaris sudah dikirim undangan nya sama Pak mansur,ketika ditanya siapa Pak Mansur itu dia nggak tahu,lalu yusaini mengatakan apa Sekretaris KIP tidak bisa baca tulis ya, selanjutnya terjadilah percakapan panjang lebar dengan bahasa dan nada kurang bersahabat kata yusaini.

Baca Juga :  Stop!!! Perambahan Paya Nie untuk Kelapa Sawit!

Lanjut Yusaini,mereka KIP melakukan sosialisasi kepada peserta penyandang disabilitas sebagai bentuk tugas dan tanggung jawabnya yang harus di jalankan,tetapi bagi Yusaini menilai Akibat Dengan Cara yang tak bersahabat begitu telah menimbulkan Konplik baru dalam interen PPDI Sehingga terkesan menimbulkan rasa Pelecehan dan Bentuk perpecahan dari luar yang mencoba menghancurkan PPDI Hari ini,apalagi dalam pertemuan tersebut sempat ada anggotanya yang di mintai kata kata sambutan mewakili PPDI yang sepatutnya itu hak Ketua sebagai penanggung jawab organisasi.

Setelah kegiatan KIP selesai sesuai harapannya,pro kontra antar sesama Anggota PPDI pun spontan terjadi,karena sebahagian mulai curiga Yusaini Bukan ketua PPDI lagi buktinya dalam Acara besar itu Tidak Mendapat undang, sebagaian lainnya mulai tak senang melihat rekannya yang Tampil Mewakili Ketua PPDI dalam acara tersebut yang menurut mereka dianya sudah lancang mengambil Alih posisi ketua tanpa sepengetahuan nya.semua ini terjadi akibat kecerobohan pihak KIP Yang Bekerja sesukanya tanpa menjaga Marwah orang lain.

Baca Juga :  Mesin Pilkada Bireuen Mulai Memanas

Lanjut yusaini lagi, yang dia tak bisa membayangkan Apa Tujuan Pihak KIP Bireuen dalam diam diam kumpulkan anggota PPDI tanpa sepengetahuan dirinya sebagai Ketua,dan tidak mengundang dirinya beserta sekretaris PPDI kenapa mereka berbuat demikian tanpa memperhitungkan akibat yang akan di timbulka.

Dalam badan PPDI dalam kegiatan sosialisasi tersebut Yusaini menduga ini memang cara mereka untuk menghancurkan PPDI karena yang berperan dalam badan KIP itu bukan orang orang bodoh,akan tetapi semua Orang Berpendidikan tinggi,kendati tidak bermoral yang standar pendidikannya ucap ketua PPDI.

Kendati rasa kesal Yusaini tak dapat Di bendung,namun yusaini masih sempat berharap di lain waktu dan tempat, mereka Pihak KIP semua bisa mengedepankan moral dan etika supaya tidak menjatuhkan harkat serta martabat orang,juga tidak menghancurkan organisasi orang lain,Kendati kami penyandang disabilitas yang di anggap kaum rendah, tetapi sebaiknya jangan direndahkan lagi,kami juga punya harga diri walaupun taraf hidup kami beda dengan mereka.

Saiful Hadi ketua KIP kabupaten Bireuen yang dihubungi awak media ini melalui pesan whatsapp tidak memberi tanggapan apa-apa sampai berita ini ditayangkan.”H83

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Muhammad Furqan Mencuat Sebagai Calon Kuat Ketua Karang Taruna Bireuen
Tahapan Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen Dibuka oleh DPD NasDem
IAI Almuslim Aceh Harapkan Bantuan Presiden Terkait Pembangunan Rusunawa
Wapres Persiraja Pastikan Seremonial Pembukaan Dilangsukan Besok
Mesin Pilkada Bireuen Mulai Memanas
Iran Kelihatan Belum Siap Hadapi Israel?
Pemuda Bireuen Gelar Silaturrahmi Akbar
Pemuda HKTI Bireuen Sampaikan Harapan Kepada Kadis Pertanian Untuk Pengembangan Sektor Pertanian Yang Berkelanjutan.

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:28 WIB

Pelatihan E-Raport Tingkat SD Bagi Kepala Sekolah, Guru Serta Operator

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:25 WIB

Disdukcapil Berikan Dokumen Kependudukan Baru Bagi Korban Kebakaran Bahgie Bertona

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:23 WIB

Turut Berduka Cita, Pj. Bupati Bener Meriah Bersama Istri Tinjau Korban Kebakaran Bahgie Bertona.

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:06 WIB

Aktivis Mahasiswa Lhokseumawe Minta Masyarakat Bener Meriah Cerdas Dalam Pilkada Tahun 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:31 WIB

Komunitas Pecinta Kopi Dan Seni Akan Menggelar Pertunjukan Seni dan Budaya Dipendestrian Bener Meriah.

Jumat, 17 Mei 2024 - 02:36 WIB

Polres Bener Meriah Edukasi Generasi Muda tentang Bahaya Narkoba

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:35 WIB

Pj. Ketua TP-PKK kab Bener Neriah Hadiri HUT ke 42 Dekranas dan HKG ke 52 PKK di Solo

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:14 WIB

Pj. Sekda Khairmansyah Motivasi Peserta Program Sekolah Belangi Angkatan 2

Berita Terbaru