Setelah Enam Hari Tertutup Longsor, Jalan Blangkejeren–Kuta Cane Kembali Dibuka

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:24 WIB

50331 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Tenggara akhirnya kembali dapat dilalui kendaraan pada Kamis sore, 8 Januari 2026, setelah enam hari lumpuh total akibat bencana longsor. Akses utama yang menghubungkan Blangkejeren dengan Kuta Cane ini sebelumnya tertimbun material longsor di ruas jalan Dusun Begade Empat, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung. Peristiwa tersebut sempat memutus arus transportasi antar-kabupaten dan menyebabkan terjebaknya sejumlah kendaraan, termasuk mobil travel, truk barang, serta sepeda motor.

Upaya untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan tidak berlangsung mudah. Selain volume tanah yang besar, sejumlah batu berukuran besar juga turut menimbun jalur sehingga memperlambat proses evakuasi. PT Hutama Karya (HAKA), selaku kontraktor jalan nasional di wilayah tersebut, menurunkan enam unit alat berat guna mempercepat penanganan. Setelah hampir seminggu kerja keras tanpa henti, jalan yang sempat jadi titik macet selama berhari-hari akhirnya bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.

Puluhan kendaraan yang sebelumnya tertahan di sekitar lokasi langsung melanjutkan perjalanan setelah jalan dinyatakan aman untuk dilalui. Kondisi di sepanjang ruas yang terdampak memang belum sepenuhnya pulih secara permanen, namun lalu lintas sudah dapat dibuka dengan sistem satu jalur bergantian untuk memastikan keselamatan pengendara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suardi, warga Blangkejeren, merupakan salah satu yang terdampak langsung akibat bencana ini. Ia mengaku telah terjebak di lokasi longsor selama enam hari bersama para penumpang lainnya dalam perjalanan menuju Medan. Selama terisolasi, ia mengaku mengalami berbagai kesulitan, mulai dari kehabisan uang hingga masalah logistik pribadi.

“Sudah seminggu saya terjebak di sini. Alhamdulillah, hari ini sudah bisa lewat,” ungkap Suardi dengan nada lega. Ia juga menceritakan bagaimana selama masa tersebut ia harus bergantung pada bantuan warga sekitar untuk bertahan. “Makan dan tidur tidak menentu. Terpaksa menumpang di rumah warga. Untung masyarakat di sini sangat membantu para pengendara yang terjebak,” katanya.

Jalur Blangkejeren–Kuta Cane merupakan urat nadi perhubungan darat yang strategis bukan hanya untuk mobilitas warga, tetapi juga untuk pergerakan logistik, distribusi bahan kebutuhan pokok, dan layanan medis. Gangguan lalu lintas akibat bencana alam di ruas ini kerap menjadi masalah tahunan, terutama saat musim hujan. Pemerintah daerah bersama pihak terkait berupaya terus mengevaluasi penanganan darurat serta mencari solusi jangka panjang guna meminimalisir risiko terulangnya kejadian serupa.

Meskipun akses jalan telah pulih, aparat dan petugas masih bersiaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah di kawasan tersebut masih labil. Pengemudi juga diimbau agar tetap waspada, terlebih jika melintasi daerah rawan saat cuaca ekstrem.

Pembukaan kembali jalur Blangkejeren–Kuta Cane menjadi kabar baik bagi warga di kedua kabupaten yang selama hampir sepekan mengalami ketidakpastian perjalanan akibat situasi darurat. Bagi warga seperti Suardi dan puluhan penumpang lainnya, jalan yang terbuka bukan hanya lintasan fisik, melainkan harapan untuk kembali melanjutkan perjalanan hidup setelah terhenti sejenak oleh bencana alam. (*)

Berita Terkait

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir
Kapolres Gayo Lues Ajak Pekerja dan Masyarakat Bersatu untuk Kesejahteraan di Hari Buruh 2026
Kapolres Gayo Lues Tegaskan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Hari Pendidikan Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:25 WIB

Diduga Cederai Sportivitas FLS3N,Ketua HIPELMABDYA Desak Kadisdik Aceh Copot Kacabdin Abdya

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:03 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Bersama Warga Kebut Pembangunan MCK di Gunung Cut

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:18 WIB

Progres Rehab RTLH TMMD ke-128 Kodim Abdya Capai 60 Persen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Kejar Target, Satgas TMMD Abdya Intensifkan Distribusi Bahan Bangunan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Kejar Target, TNI Kebut Proyek MCK Program TMMD 128

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sentuhan Akhir TMMD: MCK di Gunung Cut Dicat dan Diberi Mural Kebanggaan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:28 WIB

Kolonel Jon Heriko Pimpin Wasev TMMD Abdya, Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 4 Mei 2026 - 20:41 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Percepat Rehab Rumah Nurhabibah

Berita Terbaru