HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Sejarah Baru Kepala Desa Termuda Terpilih Di Pidie Muhammad Saleh Peusanuet Gampong Keude Ie Leubeu Dalam Syariat

ADMIN

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:00 WIB

50527 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Dalam usia muda, Muhammad Saleh berhasil menorehkan sejarah baru di Gampong Keude Ie Leubeue, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.

Sosok yang dikenal sederhana dan visioner itu terpilih sebagai Keuchik (Kepala Desa) setelah meraih 118 suara, mengungguli kandidat lainnya dalam pemilihan yang berlangsung damai, Minggu (12/10/2025).

Pemilihan Keuchik Keude Ie Leubeue yang dimulai sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB itu berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Kembang Tanjong, Fauzi Arfa, Kapolsek AKP Azwar Efendi, Waka Polsek Ipda Muhammad, Danramil beserta Babinsa dan Babinkamtibmas turut hadir mengawal jalannya proses demokrasi tingkat gampong tersebut.

Dalam sambutannya, Camat Fauzi Harfa berpesan agar siapapun yang terpilih menjadi pemimpin harus amanah, rendah hati, dan mengayomi seluruh warga. “Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu menjaga silaturahmi, persatuan, dan kebersamaan. Gampong ini milik kita bersama, mari jadikan Keude Ie Leubeue sebagai contoh gampong bersejarah yang terus maju dari masa ke masa,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Saleh yang juga dikenal sebagai mantan Sekretaris Tim Pemenangan H. Sarjani Abdullah – Al Zaizi pada Pilkada 2024, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan amanah besar kepadanya.

Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Keude Ie Leubeue. Mari kita bangun gampong ini bersama-sama dalam bingkai syariat Islam,” ungkapnya dengan penuh haru.

Dalam visinya, Muhammad Saleh menekankan pentingnya mengembangkan potensi ekonomi lokal, seperti sektor kuliner, perikanan, tambak, dan garam warisan sejarah yang telah ada sejak masa kerajaan Aceh dan zaman kolonial Belanda.

Ia menilai Keude Ie Leubeue adalah salah satu pasar tertua di dunia yang memiliki nilai budaya tinggi serta daya tarik kuliner khas yang patut dipromosikan hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Gampong ini kaya potensi. Ada pasar ikan yang hidup setiap hari, ada kuliner legendaris seperti telur kocok, boh manok weng, putu ade, dan banyak lagi. Semua ini adalah identitas kita.

Mari kita rawat dan promosikan bersama agar Keude Ie Leubeue semakin dikenal dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya.

Ke depan, Muhammad Saleh bertekad menjadikan gampongnya sebagai contoh pembangunan berbasis syariat, partisipatif, dan ramah pemuda.

Masa depan gampong ada di tangan generasi emas. Saya mengajak seluruh pemuda untuk peusanut gampong dalam bingkai syariat _”‘Tapuga Pidie Menuju Aceh Meusyuhue_ tutupnya penuh Optimistis

Berita Terkait

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Menggila, Alat Berat Terus Beroperasi, LLA Akan Laporkan Dugaan Jaringan ke Polda Aceh
Tambang Emas Ilegal Menganga di Geumpang, Negara Ditantang Hadir!
APW Soroti Maraknya PETI di Pidie, Minta Penertiban Tak Berhenti pada Formalitas
Polres Pidie Gelar Upacara Hari Juang Polri, Kobarkan Semangat Pengabdian dan Keteladanan
Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
Tujuh Warga Meninggal Dunia Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Nasional Pidie
Polres Pidie Raih Penghargaan Kapolri atas Capaian Nilai IKPA Sempurna Tahun Anggaran 2025

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB