Sejarah Baru Kepala Desa Termuda Terpilih Di Pidie Muhammad Saleh Peusanuet Gampong Keude Ie Leubeu Dalam Syariat

ADMIN

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:00 WIB

50506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Dalam usia muda, Muhammad Saleh berhasil menorehkan sejarah baru di Gampong Keude Ie Leubeue, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.

Sosok yang dikenal sederhana dan visioner itu terpilih sebagai Keuchik (Kepala Desa) setelah meraih 118 suara, mengungguli kandidat lainnya dalam pemilihan yang berlangsung damai, Minggu (12/10/2025).

Pemilihan Keuchik Keude Ie Leubeue yang dimulai sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB itu berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Kembang Tanjong, Fauzi Arfa, Kapolsek AKP Azwar Efendi, Waka Polsek Ipda Muhammad, Danramil beserta Babinsa dan Babinkamtibmas turut hadir mengawal jalannya proses demokrasi tingkat gampong tersebut.

Dalam sambutannya, Camat Fauzi Harfa berpesan agar siapapun yang terpilih menjadi pemimpin harus amanah, rendah hati, dan mengayomi seluruh warga. “Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu menjaga silaturahmi, persatuan, dan kebersamaan. Gampong ini milik kita bersama, mari jadikan Keude Ie Leubeue sebagai contoh gampong bersejarah yang terus maju dari masa ke masa,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Saleh yang juga dikenal sebagai mantan Sekretaris Tim Pemenangan H. Sarjani Abdullah – Al Zaizi pada Pilkada 2024, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan amanah besar kepadanya.

Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Keude Ie Leubeue. Mari kita bangun gampong ini bersama-sama dalam bingkai syariat Islam,” ungkapnya dengan penuh haru.

Dalam visinya, Muhammad Saleh menekankan pentingnya mengembangkan potensi ekonomi lokal, seperti sektor kuliner, perikanan, tambak, dan garam warisan sejarah yang telah ada sejak masa kerajaan Aceh dan zaman kolonial Belanda.

Ia menilai Keude Ie Leubeue adalah salah satu pasar tertua di dunia yang memiliki nilai budaya tinggi serta daya tarik kuliner khas yang patut dipromosikan hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Gampong ini kaya potensi. Ada pasar ikan yang hidup setiap hari, ada kuliner legendaris seperti telur kocok, boh manok weng, putu ade, dan banyak lagi. Semua ini adalah identitas kita.

Mari kita rawat dan promosikan bersama agar Keude Ie Leubeue semakin dikenal dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya.

Ke depan, Muhammad Saleh bertekad menjadikan gampongnya sebagai contoh pembangunan berbasis syariat, partisipatif, dan ramah pemuda.

Masa depan gampong ada di tangan generasi emas. Saya mengajak seluruh pemuda untuk peusanut gampong dalam bingkai syariat _”‘Tapuga Pidie Menuju Aceh Meusyuhue_ tutupnya penuh Optimistis

Berita Terkait

Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
Tujuh Warga Meninggal Dunia Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Nasional Pidie
Polres Pidie Raih Penghargaan Kapolri atas Capaian Nilai IKPA Sempurna Tahun Anggaran 2025
Hadir untuk Masyarakat, Polres Pidie Salurkan Bantuan Air Bersih ke Gampong Dayah Beureueh
RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA
STIT Darussalamah Pidie Sukses Gelar Sidang Munaqasyah, Cetak Lulusan Unggul Berkarakter Islami
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana Ukir Sukses HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Kunjungan Delegasi PBB ke Aceh Picu Sorotan Dunia: Aspirasi Kemerdekaan dan Potensi Referendum Mencuat

Senin, 20 Juli 2026 - 21:53 WIB

Operasi Besar Ditres Siber Polda Jabar Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Berbasis Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:16 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Worning Bagi Pemimpin Korupsi!!

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:50 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:10 WIB

Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?

Senin, 9 Maret 2026 - 16:16 WIB

Truk DAM Kepung Kantor PLN di Gayo Lues, Ongkos Angkut BBM Belum Dibayar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:05 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Umumkan Masa Berkabung Nasional

Berita Terbaru