Satu Bulan Pascabencana, Pemerintah Mulai Wujudkan Langkah Konkret di Aceh dan Sumatra

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 01:51 WIB

50285 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG — Di hari pertama tahun 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung progres hunian sementara yang dibangun untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang. Presiden mengecek secara langsung sebanyak 600 unit rumah pertama dari rencana total 15.000 unit yang dikerjakan oleh pihak swasta Danantara. Kegiatan peninjauan ini sekaligus dibarengi dengan rapat koordinasi nasional penanganan bencana yang berlangsung pada Kamis (1/1/2026).

Kehadiran Presiden menjadi penanda dimulainya tahun dengan tekad pemulihan dan pembangunan kembali yang lebih kuat di wilayah-wilayah terdampak. Langkah ini sekaligus menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam menjamin percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Dalam waktu satu bulan sejak bencana melanda wilayah di tiga provinsi — Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat — pemerintah bergerak cepat tidak hanya dalam tahap tanggap darurat, tetapi juga memasuki fase pembangunan. Hingga awal Januari 2026, lebih dari 1.000 unit rumah hunian telah selesai dibangun dan mulai digunakan oleh warga terdampak. Selain pembangunan hunian, sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur dasar seperti jembatan, jalan, dan jaringan air bersih juga mulai diperbaiki secara bertahap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di kawasan Aceh Tamiang, kompleks hunian sementara berdiri di atas lahan seluas 5,5 hektar milik BUMN. Di lokasi tersebut, pemerintah melalui Danantara tengah membangun 2.500 unit rumah dengan standar kelayakan tinggi. Hunian sementara ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar warga secara menyeluruh, di antaranya sambungan listrik, sumber air bersih, tempat ibadah, taman bermain anak, dapur umum, hingga akses Wi-Fi gratis.

Tidak hanya itu, di seberang kawasan tersebut, pemerintah juga tengah membangun kompleks hunian tetap di atas lahan seluas 3,5 hektar sebagai bagian dari tahap lanjutan pemulihan jangka panjang. Hunian jangka panjang ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Pembangunan hunian di Aceh Tamiang menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, serta sektor swasta dijalankan cepat dan terukur. Pemerintah pusat memfasilitasi pembangunan fisik hunian secara langsung, sementara pemerintah daerah bertugas mendata dan mengatur proses penempatan warga yang akan menghuni rumah-rumah tersebut.

Presiden Prabowo menegaskan kembali pentingnya menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan cepat bagi warga terdampak. Tidak hanya untuk mengembalikan kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga sebagai titik awal pembangunan wilayah yang lebih tangguh terhadap bencana.

Sebagai bagian dari roadmap pemulihan pascabencana, pemerintah menargetkan pembangunan total 15.000 unit hunian di lokasi-lokasi terdampak dalam kurun waktu tiga bulan. Langkah ini merupakan wujud konkret dari arah kebijakan yang responsif, inklusif, serta berorientasi pada kebutuhan langsung masyarakat.

(*)

Berita Terkait

Zona Anak Hadir Pascabencana di Aceh Tamiang, Wujud Kepedulian terhadap Pemulihan Psikososial Anak
PMI Berangkatkan 72 Relawan dan 2.500 Ton Bantuan ke Sumatera dan Aceh lewat Kapal Kemanusiaan
Kementerian PU Prioritaskan Pembangunan Sumur Bor di Fasilitas Sosial dan Umum di Aceh
Kementerian PU Usulkan Pembangunan SPAM Baru di Aceh Utara untuk Perkuat Layanan Air Minum di Wilayah Rawan Bencana
Kementerian PU Fokus Pulihkan Infrastruktur Air dan Tangani Darurat Pascabencana di Aceh
KUHAP Baru Dinilai Marzuki Darusman Sebagai Alat Pembungkam Demokrasi
Korban Jiwa Bencana di Sumatra Bertambah, Total Tembus 1.157 Orang
Presiden Apresiasi Pembangunan 600 Hunian Cepat untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:13 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:16 WIB

Irmawan Realisasikan Aspirasi Rakyat, Dua Unit Bus Sekolah Diserahkan untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 16:52 WIB

Dukung Akses Pendidikan di Daerah Terpencil, Anggota DPR RI H.Irmawan Serahkan Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:54 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Karya Bakti Bangun Bendungan Pengalihan Sungai di Desa Rigeb

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:58 WIB

Meninjau Jalan Rusak hingga Serahkan Perangkat Starlink, Sekda Aceh Kawal Langsung Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:52 WIB

Fokus Penanganan Korban Bencana Sumatera Ditekankan, Dugaan Sabotase Diminta Tak Ganggu Pemulihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:37 WIB

Upaya Normalisasi Sungai Dimulai di Gayo Lues Pascabencana Banjir Bandang

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:29 WIB

BNPB Siapkan Bantuan Rp3 Juta untuk Perabotan dan Rp5 Juta Biaya Hidup bagi Korban Banjir Gayo Lues

Berita Terbaru