Dukung Akses Pendidikan di Daerah Terpencil, Anggota DPR RI H.Irmawan Serahkan Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub untuk Pelajar Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 16:52 WIB

50311 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Anggota DPR RI H. Irmawan menyerahkan satu unit bus sekolah dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues pada Senin, 5 Januari 2026. Penyerahan dilangsungkan di kompleks Sekolah Muhammadiyah, Kota Blangkejeren, dan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah serta perwakilan dari dunia pendidikan.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, S.E., M.AP., yang dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan pendidikan di wilayahnya. Dalam keterangannya, Maliki menyebut bahwa transportasi menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi siswa di daerah-daerah terpencil seperti Gayo Lues, terutama mengingat medan geografis yang cukup menantang. Oleh karena itu, dengan adanya bus sekolah ini, diharapkan mobilitas siswa menuju dan dari sekolah dapat lebih terjamin serta aman.

Setelah diserahkan kepada pemerintah daerah, bus sekolah tersebut kemudian dialokasikan untuk digunakan oleh SMPIT Muhammadiyah Gayo Lues. Sekolah swasta berbasis Islam ini memang dikenal cukup aktif dalam kegiatan pendidikan dan memiliki jangkauan siswa dari berbagai pelosok daerah, yang selama ini kerap menghadapi kendala transportasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Irmawan, dalam sambutannya, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Perhubungan, dalam mendukung kemudahan akses pendidikan di wilayah-wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Ia mengungkapkan bahwa dirinya terus mendorong realisasi program-program pemerintah pusat agar tidak hanya menjangkau kota-kota besar, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan warga di wilayah-daerah dengan infrastruktur terbatas.

“Bus sekolah ini diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas belajar siswa serta meringankan beban orang tua, terutama dalam penyediaan transportasi yang aman dan layak,” ujarnya usai penyerahan. Ia juga menambahkan bahwa bantuan ini tidak hanya simbolis, melainkan merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk memajukan kualitas pendidikan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Kepala SMPIT Muhammadiyah Gayo Lues, Syaifullah Ikhsan, S.T., M.Pd.Gr., yang hadir menerima bantuan tersebut mewakili pihak sekolah, menyambut baik dan penuh rasa syukur. Ia menyampaikan bahwa selama ini pihak sekolah memang menemui banyak siswa yang harus menempuh jarak cukup jauh hanya untuk sampai ke sekolah setiap hari. Dengan adanya bus sekolah ini, diharapkan beban tersebut dapat berkurang dan siswa bisa lebih fokus dalam proses belajar mengajar tanpa kelelahan akibat perjalanan jauh.

“Mudah-mudahan bus ini benar-benar bermanfaat bagi siswa kami, serta menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang telah memperjuangkan hingga bantuan ini diterima oleh sekolah kami,” ujarnya.

Penyerahan bantuan seperti ini dianggap sebagai langkah nyata sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga menyatakan komitmen untuk memastikan penggunaan dan perawatan bus ini dilakukan secara optimal agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Wakil Bupati H. Maliki pun mengimbau masyarakat, khususnya pihak sekolah dan siswa pengguna bus, agar menjaga fasilitas ini bersama-sama, karena keberadaannya memiliki arti penting dalam mendukung hak dasar anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Hingga saat ini, kebutuhan akan sarana transportasi pendidikan di berbagai kabupaten di Aceh dan wilayah terpencil Indonesia masih dinilai tinggi. Dengan hadirnya satu unit bus sekolah di Gayo Lues, diharapkan menjadi inspirasi sekaligus awal dari lebih banyak lagi upaya kolektif dalam mengurangi hambatan akses pendidikan di daerah-daerah yang kurang terjangkau. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru