slot preparation.lsrs.lu

Upaya Normalisasi Sungai Dimulai di Gayo Lues Pascabencana Banjir Bandang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:37 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akhirnya tiba di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (1/1/2026), sebagai bagian dari rangkaian respon pemerintah pusat terhadap bencana banjir bandang hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Kunjungan ini menandai dimulainya langkah penanganan darurat untuk normalisasi sungai, guna mencegah luapan air yang berpotensi mengancam infrastruktur permukiman maupun jalan.

Kehadiran Dirjen SDA beserta tim teknis disambut langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, di Bandara Blangkejeren. Dari bandara, rombongan langsung bergerak meninjau sungai yang terdampak parah, yakni Sungai Aih Bobo dan Sungai Badak. Kedua titik ini dinilai sebagai prioritas utama mengingat posisinya yang berdekatan dengan infrastruktur penting, termasuk jalan penghubung antar kecamatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues, Chairuddin Kasiman, menyampaikan bahwa kedatangan tim dari Direktorat Jenderal SDA menjadi langkah strategis untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana, khususnya yang berkaitan langsung dengan kondisi sungai. Ia menjelaskan bahwa komunikasi dan koordinasi dengan pusat sempat mengalami keterlambatan, terutama dalam hal pengiriman data teknis mengenai titik-titik rawan yang perlu segera ditangani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Chairuddin, keterlambatan bukan disebabkan oleh kurangnya perhatian, melainkan karena daerah pesisir lebih dahulu menyampaikan data sehingga penanganan awal oleh Kementerian PUPR difokuskan di sana. Namun, data dari Gayo Lues sudah masuk dan saat ini menjadi bagian dari agenda penanganan darurat. Tim dari pusat telah meminta data lengkap mengenai sungai-sungai yang harus dinormalisasi, termasuk alur, lebar, titik sedimentasi, hingga area yang berbatasan dengan jalan dan permukiman.

Ia menyebut, saat ini prioritas utama adalah mengerahkan alat berat ke lokasi-lokasi sungai terdampak untuk memulai proses normalisasi. Penanganan ini bersifat darurat, dengan sasaran utama memperlancar aliran air dan menghindari potensi luapan yang dapat mengancam keselamatan warga maupun merusak infrastruktur yang sedang dipulihkan. Selain pengerukan dan pelurusan alur sungai, akan dibangun pula proteksi tambahan berupa struktur dinding agar arus air tidak kembali menggerus tebing sungai maupun ruas jalan yang ada di sekitarnya.

Chairuddin menegaskan pentingnya keterpaduan antara sektor yang menangani jalan dan sektor yang menangani sumber daya air. Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa kasus, pembangunan jalan dilakukan di tepi sungai tanpa dibarengi dengan penataan sungai terlebih dahulu. Salah satu contohnya terjadi di kawasan Serkil, tempat jalan sempat dibangun oleh Bina Marga, namun karena sungai di sekitarnya belum dinormalisasi, badan jalan kembali hanyut saat hujan lebat datang dan debit air meningkat tajam.

Melalui kerja sama lintas sektor antara Bina Marga dan SDA, diharapkan ke depan tidak ada lagi pembangunan jalan yang berisiko langsung terhadap gangguan hidrologis. Fokus intervensi saat ini diarahkan ke beberapa sungai utama yang memiliki karakteristik sama, yakni bersinggungan langsung dengan infrastruktur darat. Selain Sungai Aih Bobo dan Sungai Badak, normalisasi juga akan dilakukan di alur Sungai Kala Pinang yang dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan potensi yang sama membahayakannya.

Ia menekankan bahwa pengendalian sungai harus dilakukan secara paralel dan sepadan dengan pembangunan jalan. Jika tidak, maka efisiensi pemulihan pascabencana akan hilang, karena pekerjaan jalan yang diselesaikan hari ini berpotensi rusak kembali esok hari apabila ancaman dari sungai tidak ditangani sejak awal.

Chairuddin berharap langkah cepat yang dilakukan oleh Kementerian PUPR, baik melalui Direktorat Bina Marga maupun SDA, mampu membentuk sistem pemulihan infrastruktur yang adaptif dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk memastikan semua titik rawan diidentifikasi dan ditangani, guna mencegah terulangnya kerusakan akibat banjir bandang dan longsor yang telah memberikan dampak besar pada kehidupan masyarakat Kabupaten Gayo Lues. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB