HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

50504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah | Yayasan Pasak Reje Linge mengadakan open donasi untuk korban dan masyarakat terdampak longsor-banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Sudah berjalan sejak dua hari yang lalu (Sabtu). Donasi bisa berupa uang atau barang. Mudah-mudahan, banyak yang berpartisifasi, sehingga banyak yang terbantu nantinya,” kata Arlina, Ketua Yayasan Pasak Reje Linge, Takengon, Senin (5/1/2026).

Kebutuhan yang mendesak untuk saat ini, ungkap Arlina, meliputi sembako, kebutuhan di pengungsian (tenda, selimut, kasur, kelambu), perlengkapan dapur, obat-obatan, air bersih, dan perlengkapan sekolah anak-anak. “Bantuan berupa barang, dapat langsung diantarkan ke Sekretariat Yayasan Pasak Reje Linge, yang beralamat di Lorong Bank Aceh, Kampung Kayu Kul, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah,” tuturnya.

Dilanjutkan mantan Anggota DPRK Aceh Tengah itu, bantuan dalam bentuk uang, dapat ditransfer ke rekening Bank Aceh Syariah dengan nomor 05001080000114, atas nama Yayasan Pasak Reje Linge, dan donasi yang dikirim, dikonfirmasi ke nomor 081277658724 (Arlina), 081361220435 (Yusradi Usman al-Gayoni), 08116856116 (Hajar Ashwad), 082277625930 (Kamarudin), 085262563611 (Taufan Juwana) atau 082215337268 (Rahmadi).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara terpisah, Pembina Yayasan Pasak Reje Linge yang sekaligus Diaspora Inggris-Indonesia, Yusradi Usman al-Gayoni, melalui WhatsApp dari London, Inggris, menyebutkan, “Untuk saat ini, siapa pun, yang terpenting, bagaimana kita bisa berbuat, membantu saudara kita yang ada di Aceh, Sumut, dan Sumbar, terlebih lagi di Tanoh Tembuni. Pasalnya, apa pun yang kita kerjakan, sekecil apa pun, meski tidak langsung, sangat berarti bagi para korban dan masyarakat yang terdampak longsor dan banjir Sumatera.”

Lebih-lebih lagi, terang Inisiator World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) itu, longsor dan banjir yang terjadi tanggal 26 November 2025 lalu, dari cakupan wilayah dan dampaknya, jauh lebih luas dan berat dari tsunami Aceh 2004. “Untuk benar-benar pulih pun, bisa 3-5 tahun. Itupun kalau dilakukan dengan cepat, tepat, terukur, dan optimal. Kalau tidak, bisa lebih lama lagi, 5-7 tahun. Karenanya, bantuan kita sangat berarti. Apalagi, setelah masa tanggap darurat selesai dan bantuan dari luar tiga provinsi ini mulai kurang,” tutup Yusradi yang pernah keja di Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Sumut dan NGO asal Prancis (Handicap International) tersebut. (*)

Berita Terkait

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana
Jembatan Reje Payung di Linge Aceh Tengah Kembali Terputus, Akses Warga Lumpuh Total
Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Ridwansyah Dorong Petani Kopi di Gayo Lues Kembangkan Tembakau dengan Pola Tumpang Sari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Brigjen TNI (Mar) Guslin Tinjau Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Ekskavator Bantuan Presiden Telah Beroperasi di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pemerintah Pusat Kirim 16 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Excavator Tertimbun Longsor Susulan di Jalan Ketukah Gayo Lues, Operator Lompat Selamatkan Diri

Berita Terbaru