Satpol PP dan WH Aceh Gelar Operasi Penertiban Gepeng, Dinas Sosial Lakukan Pendekatan Manusiawi dan Terukur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 06:06 WIB

50384 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Upaya menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat terus dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh melalui operasi penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng) yang marak beraktivitas di ruang-ruang publik Kota Banda Aceh. Pada Kamis sore, 9 Oktober 2025, petugas kembali menggelar razia gabungan di sejumlah titik strategis, seperti area persimpangan lampu merah, kawasan pertokoan, serta pusat-pusat keramaian lainnya yang kerap menjadi lokasi aktivitas mengemis.

Operasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menegakkan ketertiban umum dan mengurangi praktik mengemis, terutama yang melibatkan kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Keberadaan gepeng di jalanan tidak hanya menimbulkan kesan kumuh, tetapi juga dinilai mengganggu keselamatan pengguna jalan serta menciptakan kerentanan sosial baru di tengah masyarakat. Aparat penegak perda bertindak secara persuasif dalam menjaring para gepeng yang teridentifikasi melakukan aktivitas di lokasi-lokasi terlarang.

Dinas Sosial Aceh turut mengambil peran aktif dalam kegiatan ini melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Panti Sosial Tuna Sosial (UPTD PSTS). Kepala UPTD PSTS Dinas Sosial Aceh, Azizah, S.Pd., M.Pd., telah menugaskan langsung jajaran pelaksana teknis untuk memberikan penanganan cepat dan terukur terhadap para gepeng yang dijaring Satpol PP dan WH. Adapun tim yang diturunkan di antaranya adalah Kepala Seksi Pelayanan Dasar, Reza Fauzan, S.E., M.Si., Ak., C.A., dan Pekerja Sosial Chairunnisa, S.ST., yang bertanggung jawab melakukan asesmen awal terhadap kondisi sosial para calon warga binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh individu yang terjaring dalam kegiatan tersebut untuk sementara ditempatkan di Rumah Singgah milik Dinas Sosial Kota Banda Aceh, sebelum dilakukan proses lanjut. Azizah menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Aceh bukan sekadar tindakan penampungan, melainkan menyeluruh dan berbasis asesmen guna memastikan penanganan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan setiap individu.

“Setiap orang yang terjaring tidak langsung kami tempatkan di panti. Sebelum itu, kami lakukan asesmen terlebih dahulu untuk mengevaluasi kondisi sosial, ekonomi, serta psikologis mereka. Hal ini sangat penting demi menentukan apakah mereka membutuhkan layanan rehabilitasi, pemberdayaan ekonomi, atau upaya reunifikasi dengan keluarga,” ungkapnya.

Dirinya juga menekankan bahwa pendekatan manusiawi menjadi prinsip utama dalam setiap intervensi sosial yang dilakukan. Menurutnya, banyak dari para gepeng tersebut yang berasal dari latar belakang sosial yang berat, termasuk korban kekerasan, keterlantaran, hingga ketidakmampuan ekonomi. Oleh sebab itu, orientasi pelayanan sosial tidak boleh berhenti pada penindakan semata, tetapi harus dilanjutkan dengan proses pemulihan dan penguatan kapasitas sosial.

Kerja sama lintas sektor antara Satpol PP dan WH Aceh dengan Dinas Sosial Aceh dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab persoalan gepeng di perkotaan secara komprehensif. Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas penertiban di lapangan, tetapi juga memastikan bahwa penanganan sosial terhadap para gepeng berjalan dalam koridor hak asasi dan keadilan sosial. Pemerintah berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta lingkungan kota yang lebih tertib, manusiawi, dan bebas dari praktik eksploitasi terselubung yang kerap menimpa kelompok rentan.

Dinas Sosial Aceh menyebutkan bahwa pelaksanaan operasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, disertai dengan pendekatan penguatan data dan pola intervensi berbasis kebutuhan. Dengan demikian, output kegiatan penertiban tidak hanya sekadar tercapainya ruang publik yang bersih dari gepeng, tetapi juga mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan. Langkah-langkah reintegrasi sosial dan rehabilitasi ke depan akan menjadi prioritas agar para gepeng dapat terbebas dari siklus jalanan dan hidup dengan lebih bermartabat. (RED)

Berita Terkait

Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Jagong Aceh Tengah, Puluhan Rumah dan Ruko Hangus

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Gema Bangsa Aceh Gaspol Jelang Verifikasi 2027, 21 DPD Sudah Terbentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:26 WIB

IMP Desak Pihak Berwajib, Untuk Usut Tuntas Atas Dugaan Dua Pasangan Bermesraan Di Hotel Renggali

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si Langsung Tancap Gas: Siap Lanjutkan Prestasi, Tegakkan Hukum, dan Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:11 WIB

Perkuat Sinergi dengan Generasi Muda, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Silaturahmi dan Temu Ramah Bersama OKP Cipayung Plus

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:08 WIB

Ketua DPD PSI Kabupaten Rote Ndao: Jejak Pengabdian Bapak Jokowi di NTT Menjadikannya Tetap Istimewa di Hati Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:52 WIB

Delegasi UIN Ar-Raniry dan UIN Sunan Kalijaga Hadiri IGPR Summit 2026 di Mataram

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:40 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan 300 Karung Material Diduga Mengandung Emas dari Lokasi PETI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.