Presiden Prabowo Tinjau Hunian Sementara untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 01:43 WIB

50230 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026), untuk meninjau progres pembangunan rumah hunian sementara bagi warga terdampak banjir dan longsor. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Keduanya tiba di lokasi dengan menaiki mobil taktis Maung berwarna putih berpelat RI-1.

Dikutip dari tayangan Liputan6 SCTV, suasana hangat dan penuh antusias menyertai kedatangan Presiden dan Gubernur. Ketika melintasi jalan utama menuju lokasi hunian, Prabowo dan Mualem melambaikan tangan dari dalam kendaraan, disambut sorak dan sambutan warga yang berjejer di sepanjang jalan. Beberapa warga juga sempat diajak berjabat tangan dan berinteraksi langsung oleh Presiden, menciptakan suasana akrab di tengah peninjauan resmi.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo meninjau langsung blok-blok hunian sementara yang tengah dibangun oleh pihak swasta Danantara. Hunian tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang dan sekitarnya beberapa waktu lalu. Presiden secara cermat mengelilingi area perumahan bantuan, meninjau fasilitas yang disediakan serta berdialog dengan sejumlah pejabat dan pelaksana proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Danantara, Rosan Roeslani, dalam keterangannya menjelaskan kepada Presiden bahwa pihaknya tengah membangun total 600 unit hunian yang dirancang untuk menunjang kenyamanan dan kebutuhan dasar para pengungsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 198 unit telah rampung dan siap huni per 1 Januari 2026. Sisanya ditargetkan selesai pada 8 Januari, sebelum melanjutkan target berikutnya untuk membangun hingga 15.000 unit hunian dalam kurun waktu tiga bulan.

Setiap hunian dirancang dengan memperhatikan standar kelayakan. Lima unit rumah menggunakan sistem satu klaster bersama dengan toilet dan kamar mandi bersama. Hunian juga dilengkapi dengan kasur, kipas angin, jaringan listrik, dapur umum, mushola, taman bermain anak, serta akses Wi-Fi gratis.

Presiden Prabowo menunjukkan atensinya terhadap detail teknis pembangunan, bahkan sempat menanyakan mengenai jenis material yang digunakan. “Ini dari seng ya?” tanyanya kepada Rosan saat mengamati atap salah satu unit hunian.

Dalam momen tersebut, Presiden terlihat berdiskusi dengan sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria.

Usai melakukan peninjauan area, Presiden Prabowo melanjutkan kegiatan dengan memimpin rapat terbatas bersama 10 menteri Kabinet, Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Rapat tersebut digelar dalam satu ruangan yang disiapkan di kompleks hunian guna membahas percepatan penanganan dampak bencana serta langkah-langkah pemulihan jangka panjang bagi masyarakat.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar para korban bencana. Pemerintah pusat terus mengintensifkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, menyeluruh, dan tepat sasaran. (*)

Berita Terkait

Zona Anak Hadir Pascabencana di Aceh Tamiang, Wujud Kepedulian terhadap Pemulihan Psikososial Anak
PMI Berangkatkan 72 Relawan dan 2.500 Ton Bantuan ke Sumatera dan Aceh lewat Kapal Kemanusiaan
Kementerian PU Prioritaskan Pembangunan Sumur Bor di Fasilitas Sosial dan Umum di Aceh
Kementerian PU Usulkan Pembangunan SPAM Baru di Aceh Utara untuk Perkuat Layanan Air Minum di Wilayah Rawan Bencana
Kementerian PU Fokus Pulihkan Infrastruktur Air dan Tangani Darurat Pascabencana di Aceh
KUHAP Baru Dinilai Marzuki Darusman Sebagai Alat Pembungkam Demokrasi
Korban Jiwa Bencana di Sumatra Bertambah, Total Tembus 1.157 Orang
Presiden Apresiasi Pembangunan 600 Hunian Cepat untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:13 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:16 WIB

Irmawan Realisasikan Aspirasi Rakyat, Dua Unit Bus Sekolah Diserahkan untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 16:52 WIB

Dukung Akses Pendidikan di Daerah Terpencil, Anggota DPR RI H.Irmawan Serahkan Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:54 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Karya Bakti Bangun Bendungan Pengalihan Sungai di Desa Rigeb

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:58 WIB

Meninjau Jalan Rusak hingga Serahkan Perangkat Starlink, Sekda Aceh Kawal Langsung Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:52 WIB

Fokus Penanganan Korban Bencana Sumatera Ditekankan, Dugaan Sabotase Diminta Tak Ganggu Pemulihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:37 WIB

Upaya Normalisasi Sungai Dimulai di Gayo Lues Pascabencana Banjir Bandang

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:29 WIB

BNPB Siapkan Bantuan Rp3 Juta untuk Perabotan dan Rp5 Juta Biaya Hidup bagi Korban Banjir Gayo Lues

Berita Terbaru