PPA Teken KONTRAK dengan Dua Perusahaan Cina, Akan Ekspor Teripang dan Kopi Aceh

HS

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 11:30 WIB

50502 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPA Teken KONTRAK dengan Dua Perusahaan Cina, Akan Ekspor Teripang dan Kopi Aceh

BANDA ACEH – Partai Perjuangan Aceh (PPA) resmi menjalin kerja sama dengan dua perusahaan asal Cina, Dabashou Commercial dan Yomglichang, untuk ekspor komoditas unggulan Aceh berupa kopi dan teripang. Penandatanganan kontrak kerja sama ini berlangsung di Kantor PPA, Banda Aceh, pada Senin (17/2/2025), dengan target pengiriman 500 ton kopi dan 40 ton teripang setiap bulan.

Kesepakatan tersebut disahkan oleh Ketua Umum PPA, Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes., bersama perwakilan kedua perusahaan Cina, yakni Qin Hai Hu dari Dabashou Commercial dan Xie Qiaobang dari Yomglichang. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan perusahaan Cina lainnya seperti Chen Dong Lai, Mr Xu Tu Fa, dan Wei Yu Zhu, yang turut menyaksikan penandatanganan kerja sama internasional ini.

Dalam pernyataannya, Prof. Marniati menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis PPA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh melalui pengembangan potensi komoditas lokal. “Kami menargetkan pengadaan kopi sebanyak 300 ton per bulan di tahap awal, dan terus memperluas jaringan bisnis internasional di bawah perusahaan PPA,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, perwakilan Dabashou Commercial, Qin Hai Hu, menyampaikan rasa syukur dan antusiasme atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia mengungkapkan kepercayaan pihaknya terhadap pengalaman bisnis Prof. Marniati yang menjadi faktor kunci dalam tercapainya kesepakatan ini. “Kami yakin kerja sama ini akan berjalan dengan baik. Selain kopi dan teripang, kami juga tertarik pada komoditas lain seperti lobster, kerapu, dan ikan merah yang memiliki potensi pasar besar di Cina,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, PPA melalui Marniati Center of Excellence akan mengadakan program pembinaan kepada masyarakat terkait peluang bisnis teripang dan kopi. Pembinaan tersebut meliputi pelatihan, pengolahan, hingga standar pembersihan teripang yang sesuai dengan persyaratan ekspor. Jenis teripang yang menjadi prioritas ekspor meliputi teripang pasir, sepatu, bakau, batu, gamat, dan gajah.

Menurut Prof. Marniati, teripang merupakan hasil laut yang belum banyak dioptimalkan masyarakat Aceh, padahal komoditas ini memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar internasional. “Kami berharap kerja sama ini dapat membuka lapangan pekerjaan baru, terutama bagi para nelayan yang dapat memanfaatkan peluang ini untuk memenuhi permintaan pasar ekspor,” tuturnya.

Selain itu, PPA juga menerapkan konsep bisnis Business to Business (B2B) dalam pengelolaan ekspor ini. Prof. Marniati menegaskan bahwa pihaknya akan bergerak cepat dalam memastikan kualitas dan kuantitas produk yang dikirimkan sesuai dengan permintaan pasar internasional. “Kami ingin memberikan layanan terbaik dalam bisnis ekspor ini, karena kepercayaan mitra adalah prioritas kami,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPA, T Rayuan Sukma, juga menyambut baik kerja sama ini. Ia optimistis bahwa bisnis ekspor kopi dan teripang akan membawa dampak positif bagi perekonomian Aceh dan pengurus PPA di daerah. “Dengan adanya bisnis ekspor ini, lapangan kerja akan terbuka lebih luas, dan PPA di berbagai wilayah akan terlibat langsung dalam memenuhi kebutuhan pasar,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pengembangan bisnis, pabrik pengolahan teripang dan gudang penyimpanan akan difokuskan di Kota Langsa. Untuk mendukung keberlanjutan bisnis ini, PPA telah menunjuk Suhaida, Ketua DPD PPA Kota Langsa, sebagai koordinator. Para petani kopi dan nelayan yang ingin terlibat dalam rantai bisnis ini dapat menghubungi Suhaida di nomor kontak 081262023642.

Dengan kerja sama ini, PPA menunjukkan komitmennya dalam mendorong potensi ekonomi Aceh melalui kolaborasi dengan investor asing. Langkah strategis ini diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan sektor komoditas lokal sekaligus memperkenalkan kopi dan teripang Aceh ke pasar internasional, khususnya Cina.[Heri]

Berita Terkait

Suryadi Djamil: Mualem Jangan Biarkan Polisi Terbentur dengan Mahasiswa dan Masyarakat
Pelantikan ORMAWA Fakultas Ushuluddin dan Filsafat 2026/2027 Resmi Digelar
Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi
Universitas Serambi Mekkah Matangkan Persiapan Wisuda XXXVII, Sejumlah Tokoh Dijadwalkan Hadir
Michael Octaviano vs Chaidir: Adu Rekam Jejak, Birokrasi atau Gerakan Sosial yang Dibutuhkan Dinsos Aceh?
Bencana Belom Selesai Hadiah Izin Tambang Kembali Ke Beutong Ateuh Banggala
Perkuat Sinergi Data, FORSIDA Dorong Akselerasi Ekonomi Aceh 2026
DPD BM PAN Aceh Jaya Resmi Terima SK Kepengurusan, Siap Perkuat Konsolidasi Politik Muda Menuju 2029

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:54 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:57 WIB

PT Rosin Sanggah Pembekuan, Hasil Rapat Pemerintah Aceh dan LIRA Tegaskan: Tidak Ada Negara di Atas Negara

Senin, 11 Mei 2026 - 16:03 WIB

Tiga Pabrik Getah Pinus Resmi Dibekukan, LIRA: Negara Tak Boleh Lagi Lunak

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58 WIB

Dukung Perkembangan Industri di Wilayah Aceh, Bea Cukai Langsa Lakukan CVC ke PT Rosin Trading International

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:39 WIB

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:31 WIB

Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:09 WIB

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:50 WIB

Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Semangat Kebersamaan TNI dan Warga Antar TMMD Abdya Menuju Rampung

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:09 WIB

ACEH BARAT DAYA

Cerita Rosmanila, Anggota Satgas TMMD Sudah Dianggap Seperti Anak Sendiri

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:47 WIB